Temu Bisnis Wisata Halal Siap Digelar di JCC

Ade Indra Kusuma | Vessy Dwirika Frizona
Temu Bisnis Wisata Halal Siap Digelar di JCC
Ilustrasi traveling. (Shutterstock)

Temu Bisnis Wisata Halal ini penting karena Indonesia meraih juara 1 sebagai negara tujuan wisata halal tahun ini.

Suara.com - Temu Bisnis Wisata Halal Siap Digelar di JCC.

Temu Bisnis Wisata Halal kembali digelar di Jakarta pada 29 Juni 2019 di Jakarta Covention Center, Senayan, Jakarta. Acara ini kali ini adalah event ke-4 yang menghadirkan vendor dan ratusan pelaku bisnis wisata halal dari wilayah Indonesia dan mancanegara.

Sekertaris Jenderal Asosiasi Travel Halal Indonesia, Cheriatna mengatakan event ini merupakan kegiatan tahunan yang bertujuan agar pelaku bisnis wisata halal terus semangat mengembangkan bisnis mereka. Hadirnya ratusan vendor juga akan memberi pilihan yang variatif kepada para pengunjung untuk menentukan rencana perjalanan mereka.

“Bagi para pebisnis ini sangat menguntungkan karena akan memberi dampak dari promosi kepada masyarakat. Di samping itu wisata halal juga semestinya mendatangkan untung lebih karena peminatnya rata-rata untuk wisata bersama keluarga. Jadi sekali deal langsung banyak pesertanya,” ungkap Cheriatna saat menggelar jumpa media, Rabu (26/6/2019) di kawasan Jakarta Selatan.

Event ini didukung oleh Halal Travel Konsorisum yang disponsori oleh Cheria Halal Holiday sebagai agen travel pelopor wisata halal dunia. Rencananya acara ini akan dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakil dari Kementerian Pariwisata.

Dalam kesempatan yang sama, Nur Iman Santoso, Co-Founder Halal Travel Konsorisum (HTK) menyatakan, acara Temu Bisnis Wisata Halal ini sangat penting karena Indonesia tahun ini meraih juara pertama sebagai negara tujuan wisata halal dunia versi Mastercard-Cresent Rating Global Muslim Travel Index (GMTI) untuk pertama kalinya.

“Tren wisata halal terus mengalami peningkatan. Indonesia sebagai wisata halal nomor satu dunia harus bekerja lebih optimal lagi. Sebab kini  banyak negara-negara non muslim yang mulai berbenah untuk menjadikan destinassi wisata mereka memenuhi standar halal,” kata Nur Iman.

Dalam acara temu bisnis ini direncanakan ada penandatanganan MOU bisnis peluncuran aplikasi Halal Travel sebagai bagian memudahkan pengenalan kepada wisatawan tentang wisata halal juga. Pada kesempatan ini, diluncurkan pula aplikasi B2B wisata halal pertama dan terbesar di Indonesia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS