Pakai Topi Sebabkan Kebotakan, Mitos atau Fakta? Ini Kata Dokter Tompi

Ade Indra Kusuma

Rabu, 10 Juli 2019 | 08:30 WIB
Pakai Topi Sebabkan Kebotakan, Mitos atau Fakta? Ini Kata Dokter Tompi
Tompi [Revi C Rantung/Suara.com]

Suara.com - Sering Pakai Topi Benarkah Menyebabkan Kebotakan.

Kebotakan adalah salah satu mimpi buruk yang ditakuti pria. Salah satu mitos yang berkembang mengenai kebotakan adalah pengaruh pemakaian topi.

Bisa dibilang, topi memang aksesoris yang disukai banyak lelaki. Tak sedikit orang yang menjadikan topi sebagai ciri khas penampilannya, bahkan menjadikannya barang koleksi.

Walau begitu, ada anggapan, sering menggunakan topi bisa membuat rambut mudah rontok dan berujung kebotakan Apakah anggapan tersebut benar?

Ilustrasi lelaki yang mengalami kebotakan. (Shutterstock)
Ilustrasi lelaki yang mengalami kebotakan. (Shutterstock)

Terkait hal ini, Dokter Tompi berkata, "Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan lelaki menjadi botak, seperti penyakit, genetik, usia, dan lain-lain. Tapi yang pasti, setiap kebotakan selalu diawali dari rambut yang rontok,” ujarnya seperti mengutip siaran pers MEN/O/LOGY by ZAP beberapa waktu lalu.

rata-rata manusia memiliki 100.000 folikel rambut di kepala. Setiap orang lahir dengan jumlah folikel yang tetap hingga dewasa dan jumlah folikel ini tidak dapat ditambah dengan cara apapun.

Berkurangnya jumlah folikel adalah proses alami yang terjadi seiring dengan bertambahnya usia, namun perawatan yang efektif mampu mempertahankan kesehatan rambut dan folikelnya. Rambut manusia memiliki keunikan dibandingkan sistem organ lainnya, karena rambut mengalami siklus pengulangan pertumbuhan yang berlangsung selama 2 hingga 7 tahun.

Siklus pertumbuhan rambut terbagi dalam 3 fase, yaitu fase Anagen, Katagen, dan Telogen. Fase Anagen berlangsung selama 2-6 tahun dan merupakan fase pertumbuhan aktif dari siklus rambut.

Fase kedua adalah fase Katagen, dimana fase ini berlangsung 2-3 minggu dan merupakan fase transisi dalam proses pertumbuhan rambut. Fase ketiga adalah fase Telogen yang berlangsung sekitar 100 hari dan merupakan fase istirahat pada folikel rambut yang berlangsung sejak rambut rontok hingga helai rambut berikutnya tumbuh kembali.

baca juga

Kebotakan pada lelaki umumnya memiliki pola tertentu, yaitu kebotakan yang dimulai dari dahi dan yang dimulai dari vertex (bagian atas kepala belakang). Pada perempuan penipisan rambut dapat dipicu dan dipengaruhi oleh gangguan hormon androgen pada tahap pre-menopause.

Dokter Tompi menggarisbawahi soal mitos topi sebagai penyebab kebotakan, perlu diperhatikan higienitas dan frekuensi memakai topi.

"Apabila kamu sangat fanatik memakai topi hingga menggunakannya setiap hari dalam waktu yang lama, berbulan-bulan atau bertahun-tahun, waspada rambut rusak, rontok dan pada akhirnya menyebabkan kebotakan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Tompi Bedah 5 Mitos Perawatan Wajah pada Lelaki

Dokter Tompi Bedah 5 Mitos Perawatan Wajah pada Lelaki

Lifestyle | Selasa, 09 Juli 2019 | 19:00 WIB

Ketemu! Ini Sosok 2 Wanita 'Adu Senggol' saat Nonton Glenn dan Tompi

Ketemu! Ini Sosok 2 Wanita 'Adu Senggol' saat Nonton Glenn dan Tompi

News | Rabu, 03 Juli 2019 | 15:33 WIB

5 Hal yang Tidak Disukai Lelaki dari Perempuan Versi Warga Twitter

5 Hal yang Tidak Disukai Lelaki dari Perempuan Versi Warga Twitter

Lifestyle | Selasa, 02 Juli 2019 | 21:00 WIB

Terkini

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:36 WIB

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Perum Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Perum Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Kekurangan Gula Rafinasi, Industri Mamin RI Terancam Stop Produksi

Kekurangan Gula Rafinasi, Industri Mamin RI Terancam Stop Produksi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:25 WIB

×