Area 51 Terancam Digeruduk Netizen, Militer AS Panik Bukan Kepalang

Dany Garjito, Aditya Prasanda

Rabu, 17 Juli 2019 | 14:35 WIB
Area 51 Terancam Digeruduk Netizen, Militer AS Panik Bukan Kepalang
Ilustrasi pesawat alien atau UFO (Shutterstock).

Suara.com - Bukan Amerika Serikat namanya, jika tidak serba kebakaran jenggot ketiban panik saat mengendus apa pun yang berbau 'ancaman'.

Amerika Serikat barangkali tidak sendirian dalam hal ini, sebab kiwari, banyak negara tak terkecuali Indonesia, begitu alergi dengan segala sesuatu yang dianggap membahayakan stabilitas negara. Bahkan sumpah serapah dan anggapan warganya soal pemerintah di media sosial dapat berujung penjara.

Dan di antara deretan negara tersebut, Amerika Serikat boleh dibilang yang 'terparno' di antara yang 'terparno'.

Tak salah, jika melihat bagaimana reaksi otoritas AS yang kelabakan dengan ancaman invasi Area 51, tempat latihan angkatan udara AS yang juga dikenal sebagai kawasan rahasia di Negeri Paman Sam, belum lama ini.

Narasi yang dibangun pemerintah Amerika Serikat soal tempat yang dimitoskan ini kelewat membuat penasaran tak sedikit pengagum teori konspirasi.

Area 51 disebut tak hanya sekadar tempat pelatihan angkatan udara AS namun juga kawasan penelitian bangkai alien dan kendaraan anomalinya nan tersohor, UFO.

Desas desus ini kian mengeras tatkala Pentagon mengklaim, pada tahun 2017 sebuah kucuran dana segar sebesar 22 juta dollar AS atau setara Rp 306 miliar diambil dari pajak negara hanya demi mendalami serba-serbi UFO dan alien.

Kadung penasaran, seorang pengguna Facebook, Jack Barnes setengah iseng memprakarsai sebuah event bernama "Storm Area 51, They Can’t Stop All of Us" yang mendapatkan likes dari sekitar 86 ribu netizen.

Event tersebut sedianya hendak mengumpulkan ribuan orang yang tertarik untuk berkumpul di Armagosa Valley, Nevada pada tanggal yang ditentukan.

Dari titik keberangkatan, mereka berniat menggeruduk Area 51 demi memperoleh kebenaran desas desus terkait operasi rahasia UFO dan alien di kawasan tersebut.

Tentu forum iseng ini ditimpali dengan berbagai reaksi kocak dari netizen macam, "Kita akan berlari secepat Naruto untuk menghindari desingan peluru  militer AS, ayo kita cari alien!" ujar seorang pengguna Facebook, SmyleeKun.

Ilustrasi alien (Shutterstock).
Ilustrasi alien (Shutterstock).

Mengetahui rencana itu, angkatan udara AS menyerukan pernyatan tegas siap menghalau segala sesuatu yang berbau 'ancaman'.

"Area 51 difungsikan sebagai tempat latihan angkatan udara Amerika Serikat. Kami meminta agar siapa pun tidak datang ke kawasan pelatihan angkatan bersenjata AS. Angkatan Udara kami selalu siap melindungi negara beserta isinya," tegas juru bicara Angkatan Udara AS, Laura McAndrews, seperti dikutip Suara.com dari Washington Post.

Menimpali reaksi tegas tersebut, Jack Barnes dalam sebuah pernyataan meluruskan maksud postingan iseng tersebut, "Yth. Pemerintah AS, saya hanya bercanda dan tak sungguh-sungguh ingin datang ke sana."

Agaknya pernyataan tegas militer AS untuk kesekian kalinya itu bukan sekadar isapan jempol semata, sebab pernah pada tahun 2014, sebuah bus tur tak sengaja memasuki Area 51 yang dipagari kamera pengintai dan penjagaan ekstra ketat. Operator bus malang itu dikenakan sanksi denda 650 dollar AS atau setara Rp 9 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Syarat Iran ke Amerika Serikat Agar Selat Hormuz Dibuka untuk Tanker Minyak?

Apa Syarat Iran ke Amerika Serikat Agar Selat Hormuz Dibuka untuk Tanker Minyak?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:46 WIB

7 Tentara AS Tewas Bentrok Berdarah di Kapal Perang USS Abraham Lincoln

7 Tentara AS Tewas Bentrok Berdarah di Kapal Perang USS Abraham Lincoln

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:19 WIB

Beredar Rumor! Netflix Batalkan Proyek Serial Squid Game Versi AS

Beredar Rumor! Netflix Batalkan Proyek Serial Squid Game Versi AS

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Kemlu: Ancaman Saksi Ekonomi AS Tanda Tak Mampu Diplomasi Damai dengan Iran

Kemlu: Ancaman Saksi Ekonomi AS Tanda Tak Mampu Diplomasi Damai dengan Iran

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:32 WIB

Sedang Jalani Pemeriksaan Kesehatan di AS, SBY Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR dan HUT ke-81 RI

Sedang Jalani Pemeriksaan Kesehatan di AS, SBY Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR dan HUT ke-81 RI

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Intelijen AS Evakuasi Donald Trump Diam-diam dengan Truk Katering Bandara Turki

Intelijen AS Evakuasi Donald Trump Diam-diam dengan Truk Katering Bandara Turki

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:02 WIB

Donald Trump Umumkan Terbuka untuk Perang Lagi: Amerika Satu-satunya Pengendali Selat Hormuz

Donald Trump Umumkan Terbuka untuk Perang Lagi: Amerika Satu-satunya Pengendali Selat Hormuz

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Babak Baru! Donald Trump Tuntut Iran Bayar Ganti Rugi Perang karena Ini

Babak Baru! Donald Trump Tuntut Iran Bayar Ganti Rugi Perang karena Ini

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:36 WIB

Eks Menhan Mark Esper: Tawaran Damai Iran Konyol, Merasa Lagi di Atas Angin

Eks Menhan Mark Esper: Tawaran Damai Iran Konyol, Merasa Lagi di Atas Angin

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:28 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×