Disajikan Panas-panas, Ini Kuliner Favorit Korea di Tengah Musim Panas

Dany Garjito | Amertiya Saraswati
Disajikan Panas-panas, Ini Kuliner Favorit Korea di Tengah Musim Panas
Samgyetang, Kuliner Favorit Orang Korea Saat Musim Panas (Pixabay/cegoh)

Saat hawa panas bertandang, kuliner ini malah turut disajikan dalam kondisi panas mengepul.

Suara.com - Ketika suhu udara mulai naik dan musim panas datang bertandang, makanan bercita rasa manis dan segar seperti es krim, buah-buahan, dan aneka dessert lainnya akan menjadi primadona.

Bahkan, di beberapa negara Asia, ada pula kuliner berupa mie dingin yang disebut dapat menghalau hawa panas.

Namun, di Korea Selatan, rupanya bukan cuma makanan dan minuman dingin saja yang dicari saat musim panas tiba.

Ya, alih-alih mencari kuliner yang mendinginkan, orang Korea Selatan rupanya lebih suka sup yang mengepul panas-panas disajikan saat musim panas.

Salah satu jenis sup tersebut adalah samgyetang atau sup ayam ginseng yang disajikan mengepul panas saat suhu tengah lembap dan hawa panas bertandang.

Samgyetang, Kuliner Favorit Orang Korea Saat Musim Panas (Wikimedia Commons)
Samgyetang, Kuliner Favorit Orang Korea Saat Musim Panas (Wikimedia Commons)

Dilansir dari laman Nextshark, hal ini didasarkan pada filosofi orang Korea yang menganggap bahwa "api harus dilawan dengan api".

"Samgyetang memiliki keunggulan. Ketika suhu terlalu panas dan kita makan makanan dingin, perut kita menjadi dingin namun bagian lain dari tubuh kita tetap panas," jelas Choi Mi-hee, pemilik restoran samgyetang di Korea.

"Jadi, kita harus memakan sesuatu yang memiliki temperatur sama."

Tak heran, warga Korea Selatan pun biasanya akan mencari samgyetang saat hari chobok, jungbok, dan malbo atau 3 hari terpanas di Korea.

Samgyetang, Kuliner Favorit Orang Korea Saat Musim Panas (Wikimedia Commons)
Samgyetang, Kuliner Favorit Orang Korea Saat Musim Panas (Wikimedia Commons)

Selain itu, dipercaya pula bahwa kandungan ayam dan ginseng dalam sup dapat meningkatkan stamina seseorang di tengah suhu panas.

Samgyetang sendiri dimasak dengan menggunakan ayam yang sudah berumur satu bulan lamanya dan disajikan secara utuh.

Ayam ini akan diisi dengan bawang putih serta beras, kemudian dimasak dengan ginseng, jujube, kastanye, dan bahan-bahan lainnya.

Tak cuma di Korea Selatan, samgyetang rupanya juga mulai populer dan bahkan bisa ditemukan di luar negeri karena dipercaya memiliki khasiat menyehatkan.

Bahkan, terlepas dari jumlah kalorinya yang bisa mencapai 1.000 kalori per mangkok, samgyetang tetap digemari karena tidak mengandung bahan kimia dan lebih baik dibandingkan makanan cepat saji.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS