Traveling Lebih Ramah Lingkungan, Simak 5 Tips Berikut

Dany Garjito, Amertiya Saraswati

Senin, 12 Agustus 2019 | 11:46 WIB
Traveling Lebih Ramah Lingkungan, Simak 5 Tips Berikut
Traveling Ramah Lingkungan (Pixabay/Pexels)

Suara.com - Seorang traveler yang baik tentunya akan berusaha untuk melakukan traveling secara bertanggung jawab dan tidak merusak daerah yang dikunjungi.

Belakangan ini, tren traveling ramah lingkungan atau sustainable traveling pun makin sering terdengar.

Bukan hanya traveling semata, banyak travelers di seluruh dunia yang mulai tergerak untuk melindungi alam sekitar sekaligus mendukung budaya lokal.

Bagi Anda yang juga ingin melakukan traveling ramah lingkungan, Suara.com telah merangkum beberapa tipsnya dari laman Smarter Travel.

Simak tips traveling ramah lingkungan ini.

Traveling Ramah Lingkungan (Pixabay/Free-Photos)
Traveling Ramah Lingkungan (Pixabay/Free-Photos)

1. Hindari aktivitas yang memengaruhi lingkungan secara negatif

Melakukan riset aktivitas yang akan dilakukan dapat membantu Anda untuk melakukan traveling ramah lingkungan.

Salah satu contohnya adalah di pegunungan Alpen, di mana kota-kota setempat banyak menggunakan mesin pembuat salju demi menarik wisatawan untuk main ski saat musim panas.

Padahal, pemakaian mesin pembuat salju ini malah memiliki dampak buruk bagi lingkungan dan mempercepat pemanasan global.

baca juga

Maka, sebisa mungkin, hindarilah aktivitas main ski di musim panas dan gantilah dengan aktivitas lainnya.

2. Gunakan sepeda atau transportasi publik

Banyak kota dan negara di dunia ini yang sudah menyediakan transportasi publik memadai. Bahkan, ada juga yang menyediakan persewaan sepeda bagi turis.

Demi mengurangi jejak karbon, gunakanlah alternatif-alternatif transportasi di atas alih-alih memakai taksi atau menyewa mobil.

Traveling Ramah Lingkungan (Pixabay/evita-ochel)
Traveling Ramah Lingkungan (Pixabay/evita-ochel)

3. Bawa botol air sendiri

Saat traveling, membeli air mineral dalam kemasan mungkin akan terasa lebih praktis. Namun, hal ini dapat meningkatkan jumlah sampah plastik yang ada di dunia.

Sebagai gantinya, bawalah botol air sendiri dari rumah. Hal ini dapat mengurangi jumlah sampah plastik yang ada.

4. Membeli suvenir dari warga lokal dan makan di restoran lokal

Tidak ada salahnya mengunjungi pasar saat traveling demi menemukan suvenir atau makanan yang dihasilkan oleh warga lokal.

Selain mendukung ekonomi setempat, membeli produk lokal juga dapat membantu mengurangi jejak karbon karena barang yang dijual dihasilkan di tempat dan tidak diimpor dari negara lain.

Traveling Ramah Lingkungan (Pixabay/Pexels)
Traveling Ramah Lingkungan (Pixabay/Pexels)

5. Melakukan donasi atau menanam pohon

Terlepas dari usaha yang ada, tak bisa dipungkiri bahwa traveling tetap menghasilkan jejak karbon yang cukup besar.

Untuk mengatasi hal tersebut, tak ada salahnya jika travelers ikut berkontribusi melakukan donasi bagi lingkungan atau ikut menanam pohon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasisw ITB Kembangkan Minyak Jelantah Jadi Cat Ramah lingkungan

Mahasisw ITB Kembangkan Minyak Jelantah Jadi Cat Ramah lingkungan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Rela Bawa Rantang ke Restoran, Luna Maya Ungkap Gaya Hidup Agar Lebih Ramah Lingkungan

Rela Bawa Rantang ke Restoran, Luna Maya Ungkap Gaya Hidup Agar Lebih Ramah Lingkungan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:30 WIB

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Bisnis HVAC RI Makin Besar, Isu Energi Jadi Tantangan

Bisnis HVAC RI Makin Besar, Isu Energi Jadi Tantangan

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 18:18 WIB

Tumbler, Status Sosial Baru, dan Jebakan Elitisme Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Tumbler, Status Sosial Baru, dan Jebakan Elitisme Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 16:14 WIB

Paper Cup Berlabel Biodegradable Tetap Bisa Lepaskan Mikroplastik, Kok Bisa?

Paper Cup Berlabel Biodegradable Tetap Bisa Lepaskan Mikroplastik, Kok Bisa?

News | Rabu, 02 September 2026 | 14:56 WIB

Kebiasaan Unik Orang Indonesia: Beli Asuransi Perjalanan Mendadak Tanpa Persiapan

Kebiasaan Unik Orang Indonesia: Beli Asuransi Perjalanan Mendadak Tanpa Persiapan

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Waspada Greenwashing, Klaim Ramah Lingkungan yang Tak Selalu Hijau

Waspada Greenwashing, Klaim Ramah Lingkungan yang Tak Selalu Hijau

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026

Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×