Inilah Danielle Galvin, Model yang Sering Diteror karena Obesitas

Vika Widiastuti | Rima Suliastini
Inilah Danielle Galvin, Model yang Sering Diteror karena Obesitas
Danielle Galvin. (Instagram/@iamdaniadriana)

Ia bahkan sering dituduh mempromosikan obesitas.

Suara.com - Seorang model bernama Danielle mengaku sering dapat teror hanya karena dirinya bertubuh besar. Teror yang ia dapatkan beragam, dari ancaman mengerikan hingga hujatan berbau seksual.

Danielle Galvin menceritakan ia kerap mendapat perlakuan diskriminatif di Instagram. Meski begitu wanita yang menggunakan nama Dani Adriana di Instagram ini tak lelah menyuarakan tentang hidup dengan positif.

"Aku memilih untuk meng-advokasi mereka yang menderita gangguan makan di tubuh yang lebih besar," ujarnya pada Daily Mail.

Model asal Australia ini memang sering menyuarakan body positivity bagi penggemarnya di akun Instagram miliknya @iamdaniadriana. Danielle bicara untuk mendukung orang-orang bertubuh plus size.

Aksinya banyak didukung oleh orang-orang bertubuh gemuk lainnya tapi justru dihujat oleh warganet. Wanita yang menderita gangguan makan di masa lalu menerima berbagai komentar jahat seperti ancaman kematian dan pemerkosaan.

Danielle Galvin. (Instagram/@iamdaniadriana)
Danielle Galvin. (Instagram/@iamdaniadriana)

"Fotoku penuh dengan ribuan komentar tentang bagaimana saya seharusnya diperkosa dan dibunuh. Awalnya itu benar-benar menghancurkan hidupku. Aku membiarkan komentar itu mempengaruhiku," ujarnya.

Wanita yang kerap dihujat karena dianggap mempromosikan obesitas ini memilih untuk menghapus komentar-komentar kejam dari warganet. Dia juga memblokir akun-akun jahat yang sering menyinggungnya.

Danielle Galvin. (Instagram/@iamdaniadriana)
Danielle Galvin. (Instagram/@iamdaniadriana)

Terkait dengan tuduhan mempromosikan obesitas, model berusia 26 tahun ini mengatakan hanya menjalani hidup, bukan mempromosikan obesitas seperti yang dituduhkan.

"Aku tidak mempromosikan obesitas. Setiap orang memiliki otonomi tubuh mereka sendiri untuk melakukan apa yang mereka inginkan. Apakah orang yang memiliki segelas anggur berarti mempromosikan alkoholisme?" tulisnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS