Selain Amerika, 6 Negara Ini Juga Punya Tradisi Serupa Halloween

Dany Garjito | Amertiya Saraswati
Selain Amerika, 6 Negara Ini Juga Punya Tradisi Serupa Halloween
Ilustrasi peramal [shutterstock]

Memasuki bulan September, atmosfer Halloween mulai dirasakan di beberapa negara.

Suara.com - Halloween merupakan festival yang dilakukan untuk mengenang mereka yang sudah meninggal dan digelar setiap tanggal 31 Oktober.

Walau perayaan Halloween masih lebih dari satu bulan lamanya, atmosfer Halloween sudah dapat dirasakan di beberapa negara.

Di Amerika Serikat sendiri, Halloween identik dengan perayaan trick-or-treat serta berdandan menggunakan kostum hantu.

Namun, bukan cuma Amerika Serikat, negara-negara ini ternyata juga punya tradisi serupa Halloween mereka sendiri.

Melansir dari laman Mental Floss, inilah 7 negara yang punya tradisi serupa Halloween.

1. Samhain, Irlandia dan Skotlandia

Ilustrasi Tradisi Halloween (Wikimedia Commons)
Ilustrasi Tradisi Halloween (Wikimedia Commons)

Di Irlandia, ada tradisi Halloween modern yang diturunkan dari ritual Celtic dan Pagan serta festival bernama Samhain.

Rakyat Irlandia dan Skotlandia biasanya menyelenggarakan Halloween dengan api unggun, aneka permainan, dan makanan tradisional.

Salah satu makanan tersebut adalah kue buah yang berisi koin, cincin, atau kancing dan digunakan untuk meramal.

2. Day of Dracula, Romania

Ilustrasi Tradisi Halloween (Pixabay/BlueBird666)
Ilustrasi Tradisi Halloween (Pixabay/BlueBird666)

Romania dikenal sebagai rumah dan tempat asal drakula. Saking terkenalnya, banyak orang-orang di dunia yang datang kemari untuk merayakan Halloween.

Biasanya, perayaan Halloween dilakukan di Kastil Bran di Transylvania, Romania.

Selain itu, ada pula tur dan pemandu wisata khusus untuk acara Halloween di kastil milik sang drakula tersebut.

3. Kawasaki Halloween Parade, Jepang

Ilustrasi Tradisi Halloween (Pixabay/xusenru)
Ilustrasi Tradisi Halloween (Pixabay/xusenru)

Jepang punya cara sendiri untuk merayakan Halloween dalam bentuk parade.

Selama 21 tahun terakhir, ribuan orang dengan kostum Halloween akan berkumpul di Kawasaki untuk ikut Kawasaki Halloween Parade.

Festival ini merupakan festival Halloween terbesar di Jepang, namun ada syarat khusus untuk dapat bergabung di dalamnya.

Selain harus mengikuti aturan, peserta juga harus membayar lebih dulu sebelum ikut berparade.

4. Pangangaluluwa, Filipina

Tradisi Halloween asal Filipina ini sepintas mirip trick-and-treat dari Amerika Serikat.

Anak-anak di Filipina akan pergi dari pintu ke pintu menggunakan kostum, lantas bernyanyi dan meminta doa untuk penyucian arwah.

Sayangnya, tradisi Pangangaluluwa kini menjadi makin mirip dengan treat-or-trick di Amerika dan banyak warga lokal yang ingin mengubahnya agar kembali seperti semula.

5. Hungry Ghost Festival, Hongkong

Ilustrasi Tradisi Halloween (Wikimedia Commons)
Ilustrasi Tradisi Halloween (Wikimedia Commons)

Setiap pertengahan Agustus hingga pertengahan September, warga Hongkong akan menyelenggarakan festival yang bernama Hungry Ghost Festival.

Warga percaya bahwa di bulan-bulan ini, roh-roh akan merasa tidak tenang dan mulai bergentayangan di dunia.

Maka, festival ini pun dilakukan sebagai cara untuk "memberi makan" roh-roh tersebut dengan makanan dan uang, sehingga para roh itu dapat melanjutkan perjalanan ke alam baka.

6. Festival Awuru Odo, Nigeria

Terakhir, ada festival Awuru Odo di Nigeria yang menandai kembalinya roh keluarga dan orang terkasih ke dunia manusia.

Uniknya, festival ini berlangsung selama 6 bulan dan dirayakan dengan makan-makan, musik, hingga memakai topeng saat pesta.

Festival ini sendiri tergolong sebagai sesuatu yang penting bagi warga Nigeria, namun hanya dilakukan sekali setiap dua tahun.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS