31 Tahun Terbit sebagai Majalah, Marie Claire Inggris Hentikan Edisi Cetak

Vika Widiastuti | Rima Suliastini
31 Tahun Terbit sebagai Majalah, Marie Claire Inggris Hentikan Edisi Cetak
Marie Claire. (Instagram/@marieclaireuk)

Marie Claire akan menghentikan produksi majalah edisi cetak.

Suara.com - Bagi pecinta majalah gaya hidup pasti tak asing lagi dengan Marie Claire. Yup, majalah yang sudah menemani perempuan di seluruh dunia selama 31 tahun terakhir ini akhirnya tiba di penghujung usia.

Majalah Marie Claire akan berhenti dicetak.

Melansir dari Independent edisi Kamis (12/9/2019), Kepala Eksekutif IT Marie Claire Inggris, Marcus Rich menyebut peralihan formasi ini demi meningkatkan kesadaran akan masalah budaya yang penting.

"Selama lebih dari tiga dekade, Marie Claire Inggris telah memimpin tentang isu yang sangat penting bagi perempuan," ujarnya.

"Dari kampanye untuk pemberdayaan perempuan hingga perubahan iklim, sambil memberikan positioning dunia fashion dan kecantikan premium yang mencerminkan kehidupan sehari-hari," lanjut Rich.

Marie Claire. (Instagram/@marieclaireuk)
Marie Claire. (Instagram/@marieclaireuk)

Fokus pada format digital menjadi alasan utama Marie Claire menghentikan edisi cetaknya.

Rich pun menyebutkan bahwa ada potensi bagi Marie Claire Inggris untuk memperluas bisnis digitalnya. Rencananya, publikasi digital Marie Claire Inggris akan sepenuhnya dipegang oleh Group Marie Claire.

Marie Claire. (Instagram/@marieclaireuk)
Marie Claire. (Instagram/@marieclaireuk)

Sejauh ini, Marie Claire sudah memperkenalkan The Edit and Fable by Marie Claire.

The Edit menjadi platform belanja online Marie Claire Inggris dengan tampilan yang telah diperbaharui. Sementara Fable menjadi merek kecantikan premium yang didirikan Marie Claire Inggris bekerja sama dengan Ocado.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS