Bikin Tegang, Saat Penyelam Beri Makan Langsung Ikan Hiu Ganas di SeaWorld

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Kamis, 03 Oktober 2019 | 19:54 WIB
Bikin Tegang, Saat Penyelam Beri Makan Langsung Ikan Hiu Ganas di SeaWorld
Lihat keganasan ikan hiu di atraksi Live Fedding Shark: Face to Face di SeaWorld Ancol. (Dok. Ancol)

Suara.com - Bikin Tegang, Saat Penyelam Beri Makan Langsung Ikan Hiu Ganas di SeaWorld

Keganasan ikan hiu kini hadir tak hanya melalui film dan layar kaca. Anda bisa melihat sendiri keganasan ikan hiu di unit wisata Ancol, Sea World, pada Oktober ini akan menghadirkan pertunjukkan spesial pertama dan satu-satunya bertajuk "Live Fedding Shark: Face to Face".

Atraksi menegangkan ini ditampilkan oleh dua orang penyelam profesional yang akan memberikan makan hiu secara langsung di dalam air. Tanpa menggunakan pembatas atau kerangkeng besi, kedua penyelam hanya menggunakan kostum khusus atau shark suit.

Hiu sendiri dikenal sebagai salah satu biota penghuni laut yang memiliki kesan ganas. Kesan ini melekat berkat banyaknya film terkenal dan juga beberapa video games yang menjadikan hiu sebagai tokoh utama yang memangsa hewan lain, bahkan manusia.

Faktanya, terdapat sekitar 500 jenis hiu di dunia dan tercatat 32 jenis di antaranya tergolong ganas.

Beberapa jenis yang tergolong ganas adalah Hiu Kepala Martil (hammerhead shark) yang menempati urutan keganasan nomor 6 di dunia, disusul Hiu Sirip Hitam (blacktip reef shark) di posisi 26 dan Hiu Buto (giant nurse shark) urutan ke 32.

Lantas, bagaimana bila ketiga jenis hiu ini berada di dalam aquarium yang sama dengan penyelam yang memberikan makan hewan ini secara langsung di dalam air?

Lihat keganasan ikan hiu di atraksi Live Fedding Shark: Face to Face di SeaWorld Ancol. (Dok. Ancol)
Lihat keganasan ikan hiu di atraksi Live Fedding Shark: Face to Face di SeaWorld Ancol. (Dok. Ancol)

Untuk itu, pihak manajemen Ancol harus menyediakan konstum dengan standar keamanan yang sangat tinggi untuk meminimalisir kemungkinan luka akibat gigitan hiu.

Bahan yang digunakan pun terbuat dari bahan stainless steel dengan bobot sekitar 15 kg. Kostumnya didesain secara khusus yang melindungi semua bagian tubuh mulai dari badan, telapak tangan, lengan, kaki hingga bagian kepala.

baca juga

Untuk memakainya, para penyelam membutuhkan waktu sekitar 20 menit lamanya. Dalam atraksi tersebut, para penyelam akan memberikan makan hiu dengan ikan segar 5-7 kilo gram dalam sekali pemberian makan yang berlangsung selama 10 menit.

Penasaran dengan atraksi tersebut? Yuk langsung kunjungi Sea World Ancol dan jadi saksi pemberian makan ikan hiu secara langsung yang hanya dilakukan satu kali setiap harinya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyelamatan Hiu Paus Terdampar di sekitar PLTU Paiton Diapresiasi Profauna

Penyelamatan Hiu Paus Terdampar di sekitar PLTU Paiton Diapresiasi Profauna

Press Release | Minggu, 22 September 2019 | 11:53 WIB

Hiu Paus yang Terjebak di Saluran Air PLTU Paiton Berhasil Dibebaskan

Hiu Paus yang Terjebak di Saluran Air PLTU Paiton Berhasil Dibebaskan

Jatim | Kamis, 19 September 2019 | 19:46 WIB

Hiu Paus Langka Ini Terjebak Empat Hari di Saluran Air PLTU Paiton

Hiu Paus Langka Ini Terjebak Empat Hari di Saluran Air PLTU Paiton

Jatim | Senin, 16 September 2019 | 15:00 WIB

Terkini

3 Pilihan Karier di Bidang Customer Experience untuk Kamu yang Menguasai Bahasa Asing

3 Pilihan Karier di Bidang Customer Experience untuk Kamu yang Menguasai Bahasa Asing

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 16:23 WIB

Cara Mengatasi Memori HP Penuh Padahal Aplikasi Sedikit, Ini Solusinya

Cara Mengatasi Memori HP Penuh Padahal Aplikasi Sedikit, Ini Solusinya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 16:23 WIB

Jaga Independensi Komisi Nasional Disabilitas, Kemensos Pastikan Seleksi Bebas Intervensi

Jaga Independensi Komisi Nasional Disabilitas, Kemensos Pastikan Seleksi Bebas Intervensi

News | Senin, 02 November 2026 | 16:20 WIB

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:17 WIB

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:15 WIB

Zaskia Sungkar Doakan Raffi Ahmad: Semoga Allah Kembalikan Sahabat Kami dari Dunianya Sekarang

Zaskia Sungkar Doakan Raffi Ahmad: Semoga Allah Kembalikan Sahabat Kami dari Dunianya Sekarang

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 16:14 WIB

Tegaskan Wantimpres Tak Bahas Putusan MA Soal Gibran, Margarito: Itu Bukan Isu Presiden

Tegaskan Wantimpres Tak Bahas Putusan MA Soal Gibran, Margarito: Itu Bukan Isu Presiden

News | Senin, 02 November 2026 | 16:11 WIB

Sikap Golkar Tanggapi Desakan Gibran Mundur Usai Putusan MA: Kami Pelajari Kata per Kata!

Sikap Golkar Tanggapi Desakan Gibran Mundur Usai Putusan MA: Kami Pelajari Kata per Kata!

News | Senin, 02 November 2026 | 16:10 WIB

Pebalap Muda Astra Honda Raih Podium di Sepang Malaysia

Pebalap Muda Astra Honda Raih Podium di Sepang Malaysia

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 16:08 WIB

Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet

Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet

News | Senin, 02 November 2026 | 16:06 WIB

×