Jadi Duta Wisata Papua, Deva Mahendra Ceritakan Sulitnya Kondisi di Asmat

Silfa Humairah Utami, Vessy Dwirika Frizona

Selasa, 08 Oktober 2019 | 20:50 WIB
Jadi Duta Wisata Papua, Deva Mahendra Ceritakan Sulitnya Kondisi di Asmat
Deva Mahendra, Duta Wisata Papua. (Suara.com/Vessy Frizona)

Suara.com - Jadi Duta Wisata Papua, Deva Mahendra Ceritakan Sulitnya Kondisi di Asmat

Pulau Papua merupakan salah satu pulau terbesar di Indonesia. Namun, kehidupan penduduk di sana tak seindah alamnya yang menawan. Khususnya di wilayah pedalaman Asmat.

Hal itu diungkap oleh Deva Mahendra, yang merupakan Duta Wisata Indonesia untuk Papua 2008. Meski belum pernah menjajah wilayah yang masih jauh dari kata layak itu, tetapi ia tahu persis kondisi di Asmat sungguh memprihatinkan.

"Dari kecil saya hidup di Papua, keluarga besar saya masih tinggal di sana juga sampai saat ini. Rumah saya di Timika, jadi kalau mau ke Asmat, aksesnya mendarat di Timika dulu. Jujur saya belum pernah ke Asmat karena aksesnya sangat sulit sekali. Daerahnya dipenuhi dengan pegunungan, jadi memang sulit menjangkau satu titik ke titik yang lain," kata Deva dalam acara bertajuk Minum Kopi Sambil Donasi untuk Anak di Asmat persembahan Wahana Visi, Selasa (8/10/2019).

Lebih lanjut ia memaparkan orang-orang di Asmat sangat kesulitan air bersih. Air bersih bagi mereka adalah air hujan yang ditampung. Jika air bersih saja sulit, bisa dibayangkan bagaimana kehidupan di sana. Untuk mandi saja sulit, maka tak heran kalau anak-anak tidak bisa mandi. Sulit sekali mempraktikan perilaku hidup bersih untuk anak-anak.

"Karena akses yang sulit maka membuat sumber dan pengairan menjadi terjambah. Untuk menuju Asmat, orang-orang haru menyebrang laut dengan speedboat kayu, sama sekali tidak aman. Kalau tidak naik perahu lewat jalur sungai," tambahnya.

Untuk itu ia senang sekali ada gerakan yang membangun 300 Penampungan Air Hujan (PAH). Gunanya untuk mencukupi kebutuhan air bersih bagi 1200 KK di empat desa. Semoga dengan gerakan tersebut warga di Asmat bisa mempraktikan pola hidup bersih.

"Orang-orang yang bisa hidup di Papua, bertahan dalam waktu yang lama adalah orang-orang yang beruntung. Saya mengajak lebih banyak orang lagi yang tergerak hatinya berbuat untuk Asmat," harap Deva.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berbisnis Kopi, Deva Mahendra Ungkap Alasan Es Kopi Susu Jadi Hits

Berbisnis Kopi, Deva Mahendra Ungkap Alasan Es Kopi Susu Jadi Hits

Lifestyle | Selasa, 08 Oktober 2019 | 19:22 WIB

Kirim Seribu Pasukan ke Wamena, Kapolri: Kalau Kurang Kami Tambah Lagi

Kirim Seribu Pasukan ke Wamena, Kapolri: Kalau Kurang Kami Tambah Lagi

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 18:44 WIB

Tahanan Kasus Papua Kondisinya Memprihatinkan, Polda: Dokter Rutin Mengecek

Tahanan Kasus Papua Kondisinya Memprihatinkan, Polda: Dokter Rutin Mengecek

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 15:19 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×