Mitos atau Fakta? Keramas Bikin Menstruasi Tak Lancar dan Sakit Kepala

Rima Sekarani Imamun Nissa

Rabu, 09 Oktober 2019 | 10:45 WIB
Mitos atau Fakta? Keramas Bikin Menstruasi Tak Lancar dan Sakit Kepala
Ilustrasi keramas, mandi. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak mitos menstruasi yang merebak di kalangan masyarakat. Salah satunya adalah larangan mencuci rambut atau keramas saat haid. Benarkah perempuan yang sedang menstruasi tidak boleh melakukannya?

Rambut Anda sudah terasa kotor dan berminyak. Namun, di sisi lain Anda masih dalam masa menstruasi. Ingin segera keramas tapi takut bakal terjadi sesuatu yang tidak baik. Padahal, Anda bahkan sebenarnya tak memahami hubungan antara larangan keramas dan haid secara ilmiah, terutama dari sisi medis.

Melansir Healthline, banyak perempuan masih percaya bahwa keramas saat menstruasi bisa menyebabkan sakit kepala. Katanya, perubahan suhu di kepala bisa mempengaruhi perubahan hormonal sehingga bikin kepala pusing

Kenyataannya, bukan keramas yang menyebabkan sakit kepala dan migrain saat haid. Itu adalah pengaruh perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron yang memang wajar terjadi selama menstruasi berlangsung. 

Selain itu, ada pula keyakinan bahwa keramas bisa membuat haid tidak lancar. Apakah Anda termasuk yang berpikir demikian?

Ilustrasi rambut basah setelah keramas di malam hari. (Shutterstock)
Ilustrasi rambut basah setelah keramas di malam hari. (Shutterstock)

Anda mungkin pernah mengalami darah haid sempat berhenti tapi lalu keluar lagi di tengah siklus menstruasi. Nah, apakah keramas adalah hal yang harus dihindari untuk mencegahnya?

Namun, pola haid yang tersendat seperti itu benar-benar tidak ada hubungannya dengan keramas. Penyebabnya masih sama seperti mitos pertama tadi, yakni perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron.

Pergeseran kadar hormon juga bisa menyebabkan pola stop-and-start selama siklus menstruasi.

Ilustrasi (Foto: shutterstock)
Ilustrasi sakit kepala saat menstruasi. (Shutterstock)

Meski begitu, ada pula beberapa hal lain yang bisa menyebabkan terjadikan pola stop-and-start saat menstruasi. Hal itu misalnya stres berat dan melakukan olahraga ekstrem.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Stres, 3 Hal Ini Juga Bisa Menyebabkan Migrain!

Selain Stres, 3 Hal Ini Juga Bisa Menyebabkan Migrain!

Health | Rabu, 09 Oktober 2019 | 07:30 WIB

Tanda dan Gejala Kecanduan Internet, Kamu Mengalaminya?

Tanda dan Gejala Kecanduan Internet, Kamu Mengalaminya?

Health | Selasa, 01 Oktober 2019 | 15:35 WIB

Dikira Sakit Kepala Biasa, Pria Ini Baru Tahu Kanker Otak Sebelum Operasi

Dikira Sakit Kepala Biasa, Pria Ini Baru Tahu Kanker Otak Sebelum Operasi

Health | Minggu, 29 September 2019 | 16:00 WIB

Sering Sakit Kepala Setelah Orgasme? Coba Periksakan ke Dokter!

Sering Sakit Kepala Setelah Orgasme? Coba Periksakan ke Dokter!

Health | Rabu, 25 September 2019 | 21:50 WIB

Terkini

5 Sepatu Lari Nike Termurah di Sports Station, Harga Mulai Rp400 Ribuan

5 Sepatu Lari Nike Termurah di Sports Station, Harga Mulai Rp400 Ribuan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:56 WIB

Bukan Soal Jumlah, Frekuensi Pakaian Dapat Tentukan Dampak Lingkungan

Bukan Soal Jumlah, Frekuensi Pakaian Dapat Tentukan Dampak Lingkungan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:42 WIB

Tak Perlu Hapus Makeup! Ini Cara Praktis Reapply Sunscreen Tanpa Merusak Riasan

Tak Perlu Hapus Makeup! Ini Cara Praktis Reapply Sunscreen Tanpa Merusak Riasan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:40 WIB

Apakah Viva Covering Cream Oksidasi? Simak Manfaat, Harga, dan Review Pengguna

Apakah Viva Covering Cream Oksidasi? Simak Manfaat, Harga, dan Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:31 WIB

5 Rekomendasi Setrika Anti Lengket dan Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Daya 450 VA

5 Rekomendasi Setrika Anti Lengket dan Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Daya 450 VA

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:07 WIB

Perbedaan Body Mist dan Body Cologne  Sariayu Tanjung, Begini Karakter dan Review Penggunanya

Perbedaan Body Mist dan Body Cologne Sariayu Tanjung, Begini Karakter dan Review Penggunanya

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:05 WIB

2 Cushion Wardah untuk Kulit Kering, Hasil Makeup Natural Menurut Review Pengguna

2 Cushion Wardah untuk Kulit Kering, Hasil Makeup Natural Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:01 WIB

Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli

Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 12:54 WIB

3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?

3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 12:05 WIB

7 Sepatu New Balance yang Mengandung Kulit Babi, Cek Rinciannya Sebelum Membeli

7 Sepatu New Balance yang Mengandung Kulit Babi, Cek Rinciannya Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 12:01 WIB