Kemen PPPA dan KPAI Temukan 7 Alasan Anak Sekolah Ikut Demo RKUHP

Silfa Humairah Utami, Vessy Dwirika Frizona

Jum'at, 11 Oktober 2019 | 16:30 WIB
Kemen PPPA dan KPAI Temukan 7 Alasan Anak Sekolah Ikut Demo RKUHP
Lenny N. Rosalin dalam forum Media Talk dan Susanto, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (Suara.com/Vessy Frizona)

Suara.com - Kemen PPPA dan KPAI Temukan 7 Alasan Anak Sekolah Ikut Demo RKUHP

Aksi demonstrasi pada akhir September lalu yang telah melibatkan para pelajar masih menyisakan kesedihan. Melihat adanya sejumlah anak yang menjadi korban luka dalam aksi demonstrasi menolak RUU RKUHP.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menyerukan bahwa anak tentu memiliki hak atau kebebasan berekspresi dan mengeluarkan pendapat namun cara penyampaiannya harus sopan dan beretika. Tetapi jangan sampai pendapat atau aspirasi anak disalahgunakan, apalagi sampai mengganggu ketertiban, keamanan, dan kenyamanan.

Melihat keterlibatan anak sekolah yang masih di bawah usia ikut aksi unjuk rasa, menunculkan pertanyaan apa sesungguhnya alasan anak sekolah ikut demo dan sejauh apa pemahaman mereka mengerti tentang isu yang diperjuangkan?

Lenny N. Rosalin, Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak, Kementerian PPPA menyangkan, tidak ada yang bisa mencegah anak sekolah turun aksi demo kemarin. Namun berdasarkan survei terungkap tujuh point yang menjadi alasan anak sekolah terlibat aksi demo.

"Yang mendorong anak-anak ikut demo adalah dari pesan berantai yang tidak bertanggung jawab. Anak sangat rentan sehingga mudah terprovokasi. Kemudian mereka. Aksi solidaritas juga tutut mendorong mereka terpengaruh," ujar Lenny N. Rosalin dalam forum Media Talk yang dihadiri Suara.com, Jumat (11/9/2019).

Ia menambahkan berdasarkan hasil wawancara media masa dan penyelidikan polisi, alasan anak-anak lainnya juga sama sekali tidak memperlihatkan pemahaman substansi isu yang mereka bawa.

"Ketika ditanya, alasannya semakin macam-macam, ada yang karena diajak teman, diajak seseorang, penasaran ingin merasakan pengalaman demo, ingin melihat langsung, ingin ke Jakarta. Rata-rata jawabannya itu saja," tambah Lenny.

Di tempat yang sama, Susanto, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengatakan, bahwa pihaknya telah memberi imbauan kepada pihak-pihak yang bisa menjadi media untuk mencegah aksi demo. Baik Kepala Dinas Provinsi, sekolah, dan orang tua.

baca juga

"Sebab, tidak semua anak secara umum mendapat informasi substansi demo. Umumnya motivasi mereka adalah karena tertarik ajakan medsos, teman, dan viralisasi. Tidak semua memperjuangkan idealime," ucap Santoso.

Lenny N. Rosalin, Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak, Kementerian PPPA dan Susanto, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siswa SMP Tewas Usai Dihukum, KPAI Kecam Sekolah Terapkan Hukuman Fisik

Siswa SMP Tewas Usai Dihukum, KPAI Kecam Sekolah Terapkan Hukuman Fisik

News | Minggu, 06 Oktober 2019 | 05:00 WIB

Pelajar Demo Tak Perlu Diproses Hukum, KPAI: Mereka Punya Hak Berpendapat

Pelajar Demo Tak Perlu Diproses Hukum, KPAI: Mereka Punya Hak Berpendapat

News | Rabu, 02 Oktober 2019 | 22:03 WIB

KPAI: Hampir 40 Persen Anak-anak Hadir di Lokasi Demo

KPAI: Hampir 40 Persen Anak-anak Hadir di Lokasi Demo

News | Rabu, 02 Oktober 2019 | 18:34 WIB

Terkini

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:52 WIB

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:45 WIB

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 20:33 WIB

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 20:30 WIB

Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL

Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 20:21 WIB

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 20:16 WIB

Pasokan KRL PT INKA Terlambat, Dirut KAI Buka-bukaan di DPR

Pasokan KRL PT INKA Terlambat, Dirut KAI Buka-bukaan di DPR

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

Ada Retakan di Rangka Bawah, PT KAI Tarik Kembali 7 Rangkaian KRL Buatan INKA

Ada Retakan di Rangka Bawah, PT KAI Tarik Kembali 7 Rangkaian KRL Buatan INKA

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

Gen Z dan Conscious Unbossing: Saat Karier Tidak Harus Naik secara Vertikal

Gen Z dan Conscious Unbossing: Saat Karier Tidak Harus Naik secara Vertikal

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

Pidato Trump di Sidang Umum PBB Menyesatkan: Klaim Akhiri 8 Perang dan Musnahkan 97 Persen Narkoba

Pidato Trump di Sidang Umum PBB Menyesatkan: Klaim Akhiri 8 Perang dan Musnahkan 97 Persen Narkoba

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:10 WIB

×