6 Strategi Jitu Menekan Anggaran Renovasi Rumah

Vania Rossa

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 17:00 WIB
6 Strategi Jitu Menekan Anggaran Renovasi Rumah
Renovasi rumah. (Shutterstock)

Suara.com - Selayaknya manusia, rumah juga semakin tua. Tanda-tanda penuaannya bisa Anda lihat mulai dari cat yang sudah mulai kusam, atap yang retak-retak atau bahkan bocor, dan kerusakan lainnya. Jika hal-hal tersebut muncul, mungkin ini saatnya Anda untuk renovasi rumah.

Renovasi yang besar membutuhkan anggaran yang besar. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa mencari cara untuk menekan anggaran renovasi rumah. Ada beberapa lifehack yang bisa Anda ikuti untuk bisa mereduksi biaya-biaya yang sebenarnya bisa dihilangkan atau dikurangi dalam proses renovasi. Ikuti cara-cara jitu dari Dekoruma berikut untuk bisa menekan anggaran renovasi rumah.

Membuat Skala Prioritas

Sebelum memulai renovasi, lihat ke sekeliling rumah dan tentukan bagian mana yang paling krusial untuk diperbaiki. Memang idealnya semua kerusakan perlu diperbaiki dan kekurangan mesti ditambah. Namun jika budget terbatas, Anda perlu menentukan skala prioritas bagian mana yang perlu diperbaiki sesegera mungkin atau ruangan apa yang perlu ditambah fungsi atau fiturnya. Cocokkan skala prioritas dengan budget awal dan mulai dari situ.

Membuat Perencanaan Biaya

Ketika perencanaan renovasi secara umum sudah ditentukan, Anda bisa mulai untuk melakukan perencanaan biaya terkait jumlah dana yang akan dialokasikan ke setiap poin-poin renovasi. Cara ini dapat membantu Anda untuk tetap bertahan pada budget yang sudah ditentukan di awal dan tidak menambah biaya di tengah-tengah. Alokasi budget yang jelas juga nantinya akan membantu dan mempercepat proses konsultasi dengan kontraktor yang Anda pilih.

Tentukan Tenggat Waktu yang Pasti

Sebelum lanjut ke tahap pemilihan dan konsultasi dengan kontraktor, Anda perlu menentukan sendiri tenggat waktu atau deadline dari renovasi karena akan berdampak pada banyak hal. Hal-hal tersebut adalah seberapa besar skala renovasi dan apakah Anda beserta keluarga harus menyewa tempat tinggal lain sambil menunggu renovasi selesai atau masih bisa tinggal di rumah. Keputusan seperti ini punya potensi untuk menambah biaya.

Dengan menentukan tenggat waktu yang pasti, Anda bisa jauh dari risiko yang tidak diingnkan serta dari pihak kontraktor juga bisa mengefisiensikan pekerjaan mereka.

Pilih Kontraktor yang Profesional

baca juga

Langkah selanjutnya adalah memilih kontraktor yang sudah terbukti kualitas pekerjaannya. Pastikan bahwa mereka mempunyai servis yang mumpuni dan portofolio yang sama bagusnya. Mempekerjakan kontraktor profesional akan mengurangi risiko penyelesaian mundur dari tenggat waktu renovasi, uang yang terbuang sia-sia karena pekerja yang nakal dan koruptif, pengerjaan yang serampangan, atau bahkan yang paling ekstrim kontraktor yang kabur.

Lakukan Riset Mandiri

Setelah memilih dan melakukan konsultasi dengan kontraktor, Anda akan menerima penawaran untuk biaya renovasi dari mereka. Untuk menghindari mark up atau penggelembungan harga, Anda perlu melakukan riset mandiri khususnya harga-harga material yang rentan untuk digelembungkan. Lakukan riset mengenai harga jasa kontraktor yang bisa menjadi dasar untuk melihat apakah harga jasa yang ditawarkan masuk akal atau ada potensi digelembungkan.

Terapkan Prinsip Reuse, Reduce, Recycle

Esensi dari renovasi memang memperbarui apa yang sudah usang atau rusak, namun tidak ada salahnya menerapkan prinsip 3R (Reuse, Reduce, and Recycle), khususnya terkait dengan furnitur dan perabotan. Apabila masih bisa diperbaiki dengan harga yang lebih murah daripada membeli baru, buat apa membuang-buang uang untuk membeli yang baru. Selain memperbaiki, Anda juga bisa menyegarkan tampilan furnitur-furnitur yang awalnya ingin diganti atau dibuang.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, diharapkan Anda bisa melakukan efisiensi biaya dan anggaran renovasi lebih lagi. Penghematan sekecil apapun pasti akan sangat berarti dan bisa dialokasikan untuk kebutuhan lain atau dikembalikan ke dana darurat atau tabungan.

Artikel terkait:

Tetap dalam Budget, Ketahui 6 Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah Sederhana
Apa Saja yang Harus Diperhatikan Saat Renovasi Rumah Type 36?
Bata Merah, Batako Press, dan Bata Ringan, Apa Bedanya?

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Musim Hujan Akan Datang, Pastikan Rumah Antibocor dengan 5 Tips Ini

Musim Hujan Akan Datang, Pastikan Rumah Antibocor dengan 5 Tips Ini

Lifestyle | Minggu, 13 Oktober 2019 | 17:00 WIB

Butuh Rp 2,4 Miliar, Ternyata Atap Rumah Dinas Anies Mau Pakai Kayu Jati

Butuh Rp 2,4 Miliar, Ternyata Atap Rumah Dinas Anies Mau Pakai Kayu Jati

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 20:26 WIB

Tampil Up-to-Date dengan 5 Inspirasi Ruang Keluarga Kekinian

Tampil Up-to-Date dengan 5 Inspirasi Ruang Keluarga Kekinian

Lifestyle | Senin, 07 Oktober 2019 | 17:28 WIB

Terkini

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:23 WIB

×