Mengintip Kehidupan Muslimah Pinggiran Thailand di Biennale Jogja 2019

Rima Sekarani Imamun Nissa, Yasinta Rahmawati

Jum'at, 25 Oktober 2019 | 08:08 WIB
Mengintip Kehidupan Muslimah Pinggiran Thailand di Biennale Jogja 2019
Karya Muslimah Collective di Biennale Jogja 2019. (Suara.com/Yasinta Rahmawati)

Suara.com - Biennale Jogja 2019 menghadirkan beragam karya dan instalasi seni dari puluhan seniman Asia Tenggara. Salah satu yang menarik perhatian yakni deretan karya dari Muslimah Collective.

Kelompok kolaboratif dari lima wanita muslim asal Thailand ini mencoba menangkap kehidupan muslimah lewat karya yang estetik. Mereka berasal dari Pattani, Vala dab Narathiwat, bagian paling selatan Thailand.

Kelimanya adalah Keeta Isran, Nuriya Waji, Heedayah Mahavi, Kusafiyah Nibuesa dab Arichama Pakapet. Untuk Biennale Jogja 2019, mereka mempresentasikan karya-karya berbeda yang fokus pada kehidupan muslimah di Pattani.

Dalam membuat karya, mereka terinspirasi dari lingkungan terdekat, seperti keluarga dan orang tua.

Contohnya adalah karya dari Arichama Pakapet yang terinspirasi dari profesi orang tua sebagai nelayan. Ia memilih untuk menggunakan serat alam dalam bentuk benang yang digunakan dalam perikanan untuk menciptakan sebuah seni berupa jaring raksasa.

Lain lagi dengan karya dari Kusafiyah Nibuesa. Ia memamerkan karya seninya yang mencerminkan kesederhanaan kehidupan muslimah di tiga provinsi perbatasan selatan Thailand.

Karya Muslimah Collective di Biennale Jogja 2019. (Dewiku.com/Yasinta Rahmawati)
Karya Muslimah Collective di Biennale Jogja 2019. (Dewiku.com/Yasinta Rahmawati)

Dalam karyanya, ia menggunakan kertas bertekstur untuk membuat gambar 3 dimensi berupa wanita di pasar yang dikelilingi keranjang penuh ikan. Ia juga menangkap aktivitas muslimah di sana dengan foto yang dicetak pada kertas khusus.

Menurut Alia Swastika, Direktur Eksekutif Yayasan Biennale Yogyakarta, karya dari Muslimah Collective memperlihatkan bagaimana perjuangan mereka mengangkat identitas muslim di sana.

Karya Muslimah Collective di Biennale Jogja 2019. (Dewiku.com/Yasinta Rahmawati)
Karya Muslimah Collective di Biennale Jogja 2019. (Dewiku.com/Yasinta Rahmawati)

"Mereka di wilayah Thailand kan kan agama resminya agama Budha, sementara mereka Muslim, makanya sering terpinggirkan. Jadi melalui seni sebenarnya sedang memperjuangkan identitasnya," ujar Alia Swastika saat ditemui Suara.com di Taman Budaya Yogyakarta, Kamis (24/10/2019) kemarin.

baca juga

Muslimah Collective sendiri didirikan pada 2015 dengan usaha untuk membuat sesuatu di luar kelaziman, utamanya berkaitan dengan kesetaraan gender.

Melalui seni, mereka membingkai pandangan tentang jilbab yang mengatur nilai keperempuanan, refleksi dari kecantikan, dan realitas masyarakat di selatan, termasuk harapan mereka tentang perdamaian.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hentak Panggung Biennale Jogja 2019, Begini Serunya Aksi Voice of Baceprot

Hentak Panggung Biennale Jogja 2019, Begini Serunya Aksi Voice of Baceprot

Lifestyle | Senin, 21 Oktober 2019 | 07:15 WIB

Ngobrol Seru Bareng AMUBA, Girlband Waria Pertama di Indonesia

Ngobrol Seru Bareng AMUBA, Girlband Waria Pertama di Indonesia

Lifestyle | Minggu, 20 Oktober 2019 | 20:20 WIB

Hadirkan Instalasi Seni Berdampak Panjang, Ini Kerennya Biennale Jogja 2019

Hadirkan Instalasi Seni Berdampak Panjang, Ini Kerennya Biennale Jogja 2019

Lifestyle | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 17:54 WIB

Unik, Biennale Jogja XV 2019 Siap Hadirkan Hotel di Kampung Jogoyudan

Unik, Biennale Jogja XV 2019 Siap Hadirkan Hotel di Kampung Jogoyudan

Lifestyle | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 17:54 WIB

Terkini

Pasar Kripto Semringah Pada Agustus 2026, Transaksi Melonjak 16%

Pasar Kripto Semringah Pada Agustus 2026, Transaksi Melonjak 16%

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:07 WIB

Profil Abe Hoed, Anak Melly Goeslaw yang Resmi Lamar Putri Bambang Soesatyo

Profil Abe Hoed, Anak Melly Goeslaw yang Resmi Lamar Putri Bambang Soesatyo

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 09:58 WIB

BYD Makin Perkasa: Ekspansi Raksasa Otomotif Tiongkok Kini Rambah Kereta Listrik Industri

BYD Makin Perkasa: Ekspansi Raksasa Otomotif Tiongkok Kini Rambah Kereta Listrik Industri

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:56 WIB

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:50 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 09:35 WIB

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

×