3 Bahaya Kuku Palsu, Begini Cara Mencegahnya

Rima Sekarani Imamun Nissa
3 Bahaya Kuku Palsu, Begini Cara Mencegahnya
Ilustrasi perawatan kuku. (Sumber: Shutterstock)

Kuku palsu memang cantik tapi juga punya dampak negatif.

Suara.com - Banyak perempuan yang memilih kuku palsu untuk mempercantik jari tangan. Meski begitu, perlu dipahami berbagai risiko yang mungkin terjadi di balik indahnya kuku palsu.

Walau terbilang cukup aman, kuku palsu tetap membawa beberapa dampak negatif. Hal itu karena kuku palsu menggunakan bahan kimia yang bisa merusak kesehatan kuku dan kulit di sekitarnya. Melansir Hellosehat, beberapa masalah yang mungkin terjadi antara lain:

1. Kuku jadi rusak

Pemasangan kuku akrilik akan mengikir kuku asli sebelumnya kemudian dilapisi oleh bahan kimia. Proses tersebut bisa membuat kuku jadi semakin tipis. Jika ingin melepasnya, proses menghapus kuku palsu berbahan akrilik ataupun gel juga bisa mempertipis kuku asli.

Biasanya, kuku akan direndam dalam aseton selama 10 menit atau lebih. Paparan bahan kimia ini bakal membuat lapisan kuku semakin kering. Jika hal ini dilakukan terus-menerus tanpa perawatan yang tepat, kuku akan menjadi sangat rapuh dan mudah patah.

Ilustrasi kuku. (Shutterstock)
Ilustrasi kuku. (Shutterstock)

2. Infeksi

Menurut Lawrence E. Gibson, M.D, seorang ahli kesehatan kulit di Mayo Clinic, meski jarang terjadi, kuku palsu bisa meningkatkan risiko infeksi pada kuku.

Pemakaian kuku akrilik menyebabkan adanya celah kuku. Area tersebut sangat mudah lembap sehingga memungkinkan bakteri dan jamur berkembang.

Infeksi bakteri akan menyebabkan kuku merah, bengkak, dan bernanah. Sementara, infeksi jamur akan membuat kulit sekitarnya jadi gatal, kuku berubah menjadi kekuningan, dan mudah rapuh.

3. Alergi

Anda mungkin saja alergi terhadap bahan kimia dari kuku palsu sehingga menimbulkan iritasi. Jika Anda termasuk pemilik kulit sensitif, bahaya kuku palsu yang mungkin terjadi adalah timbulnya reaksi alergi, misalnya kuku memerah, gatal, dan bengkak.

Meski begitu, bahaya kuku palsu tentu saja bisa diminimalkan. Mengutip laman American Academy of Dermatology via Hellosehat, berikut beberapa tipsnya:

Ilustrasi gel manicure. (Shutterstock)
Ilustrasi gel manicure. (Shutterstock)

Jangan keseringan pakai kuku palsu

Jangan terlalu sering menggunakan kuku palsu. Sesekali biarkan kuku Anda bersih dari cat, gel, ataupun akrilik.

Manfaatkan penggunaan kuku palsu hanya untuk menghadiri acara tertentu, seperti pernikahan, pesta, atau acara lain, tak perlu setiap hari.

Sinar LED

Pilih salon kuku yang menggunakan sinar LED untuk mengeringkan kuku gel buatan ketimbang sinar UV. Sinar LED memancarkan radiasi lebih rendah dibanding sinar UV.

Jangan pangkas kutikula

Minta petugas salon untuk tidak memangkas kutikula saat kuku dibersihkan sebelum pemakaian kuku palsu. Kutikula ini berfungsi melindungi kuku dan kulit sekitarnya dari infeksi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS