Kemenparekraf Kenalkan Perjalanan Ekowisata Terintegrasi di Jawa Timur

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 08 November 2019 | 10:49 WIB
Kemenparekraf Kenalkan Perjalanan Ekowisata Terintegrasi di Jawa Timur
Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Ni Wayan Giri Adnyani. (Dok : Kemenpar).

Suara.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mempernalkan pola perjalanan ekowisata mengintegrasikan kawasan konservasi di Provinsi Jawa Timur. Mulai dari Taman Nasional (TN) Bromo Tengger Semeru, TN Meru Betiri, TWA Kawah Ijen dan TN Baluran kepada 18 orang tour operator baik dalam maupun luar negeri.

Dari total 18 orang peserta tersebut 6 berasal dari tour operator international seperti Malaysia, Singapura dan Thailand. Dan 12 orang peserta lainnya berasal dari Jawa Timur, Bali dan Jakarta.

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Ni Wayan Giri Adnyani, di Jakarta, Selasa (7/11/2019) menjelaskan , Indonesia sangat kaya akan wisata alam. Hampir seluruh daerah di Indonesia memiliki potensi wisata alam yang luar biasa. 

“Kita mencoba mengangkat semua potensi yang ada. Untuk itu, kami memperkuat jejaring antar tour operator ekowisata nasional dan internasional. Agar sama-sama mengemas paket wisata yang menarik buat pasar maisng-masing negara,” katanya.

Giri juga menjelaskan, daerah harus sadar terhadap potensi pariwisata yang dimiliki. Karena pariwisata bisa berimbas positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Terlebih, buat masyarakat sekitar destinasi.

“Yang kita harapkan, pengembangan ekowisata ini bisa berdampak nyata terhadap peningkatan ekonomi daerah dan masyarakat. Selain tentunya bisa membantu pencapaian terget kunjungan wisatawan yang dibebankan pemerintah,” katanya.

Asisten Deputi Pengembangan Wisata Alam dan Buatan (PWAB) Kemenparekraf, Alexander Reyaan menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk membagi pengetahuan tentang produk ekowisata, dan memberikan masukan untuk perbaikan pola perjalanan kepada tour operator.

“Sudah tentu, goal-nya meningkatkan jumlah kunjungan ekowisata ke Indonesia,” katanya.

Kegiatan Famtrip ini dilatarbelakangi oleh moment penting yang terjadi Pada tahun 2018. Saat itu Kementerian Pariwisata melalui Asdep Pengembangan Wisata Alam dan Buatan bekerjasama dengan INDECON (Indonesia Ecotourism Network) dan EJEF (East Java Ecotourism Forum) telah menginisiasi pengembangan klaster destinasi ekowisata di wilayah Jawa Timur dan Bali Barat.

baca juga

Kerjasama itu menghubungkan 6 kawasan konservasi yaitu: TN Bromo Tengger Semeru, TN Meru Betiri, TN Alas Purwo, TWA Kawah Ijen dan TN Baluran plus TN Bali Barat. Sebagai tindak lanjut, Asdep WAB menyelenggarakan Ecotourism Tour Operator Forum untuk memperkenalkan kluster Jawa Timur sebagai pola perjalanan ekowisata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wishnutama Hadiri Raker Perdana dengan Komisi X DPR

Wishnutama Hadiri Raker Perdana dengan Komisi X DPR

Foto | Kamis, 07 November 2019 | 17:09 WIB

Banyak Besi di Gedung Kemenparekraf, Wishnutama: Kaya Diskotik

Banyak Besi di Gedung Kemenparekraf, Wishnutama: Kaya Diskotik

Bisnis | Kamis, 07 November 2019 | 15:34 WIB

Kemenparekraf akan Wujudkan 3 Target dari Kolaborasi Pariwisata dan Ekraf

Kemenparekraf akan Wujudkan 3 Target dari Kolaborasi Pariwisata dan Ekraf

Lifestyle | Kamis, 07 November 2019 | 13:13 WIB

Resmi Dibuka, Festival Bahari Kepri 2019 Akan Dihebohkan Virzha

Resmi Dibuka, Festival Bahari Kepri 2019 Akan Dihebohkan Virzha

Lifestyle | Rabu, 06 November 2019 | 14:08 WIB

Pensiun Jadi Menteri Pariwisata, Ini Kegiatan Arief Yahya

Pensiun Jadi Menteri Pariwisata, Ini Kegiatan Arief Yahya

News | Minggu, 03 November 2019 | 18:00 WIB

Kemenparekraf Dorong Stakeholder Miliki Kesamaan Pengembangan Wisata Selam

Kemenparekraf Dorong Stakeholder Miliki Kesamaan Pengembangan Wisata Selam

Lifestyle | Sabtu, 02 November 2019 | 14:44 WIB

Terkini

Centang Biru Mati dan Slow Reply: Menjaga Batasan atau Ruang Manipulasi Chat?

Centang Biru Mati dan Slow Reply: Menjaga Batasan atau Ruang Manipulasi Chat?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Jokowi Disebut Mulai Beri Sinyal Pisah dengan Prabowo, Benarkah?

Video | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Gema Bangsa Tolak Syarat Capres-Cawapres Didukung Minimal 2 Fraksi, Singgung Risiko Oligarki

Gema Bangsa Tolak Syarat Capres-Cawapres Didukung Minimal 2 Fraksi, Singgung Risiko Oligarki

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:57 WIB

Dirjen SDA Arnold Ritiauw: Yang Dimarahi Menteri PU Bukan Saya

Dirjen SDA Arnold Ritiauw: Yang Dimarahi Menteri PU Bukan Saya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 16:57 WIB

Biaya Mahal Menguatkan Nilai Tukar Rupiah

Biaya Mahal Menguatkan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 16:57 WIB

Baru Hirup Udara Bebas, Indra Kenz Terancam Dijebloskan ke Penjara Lagi

Baru Hirup Udara Bebas, Indra Kenz Terancam Dijebloskan ke Penjara Lagi

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:52 WIB

Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles Hanya Untuk Nasabah BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles Hanya Untuk Nasabah BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Bali | Rabu, 30 September 2026 | 16:50 WIB

Nasabah Mendapatkan Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Nasabah Mendapatkan Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 16:46 WIB

Dobrak Stagnasi 5 Ton, Teknologi Tani Modern di Lampung Sukses Lipat Gandakan Panen Jadi 11 Ton/Ha

Dobrak Stagnasi 5 Ton, Teknologi Tani Modern di Lampung Sukses Lipat Gandakan Panen Jadi 11 Ton/Ha

Lampung | Rabu, 30 September 2026 | 16:46 WIB

×