Jangan Biarkan Emosi Kesedihan Menguasai Anda, Ini 5 Cara Mengusirnya

Silfa Humairah Utami

Jum'at, 15 November 2019 | 16:10 WIB
Jangan Biarkan Emosi Kesedihan Menguasai Anda, Ini 5 Cara Mengusirnya
Ilustrasi bahagia. [shutterstock]

Bersamaan dengan tindakan-tindakan utama ini dan secara aktif bekerja untuk mengurangi tingkat stres umum dalam hidup Anda, Anda akan menemukan bahwa setelah periode 3 hingga 6 bulan, Anda akan kembali pada perasaan bahagia awal. Di sinilah Anda mulai membangun kembali dan memperkuat fondasi Anda dalam kehidupan - kesejahteraan fisik, spiritual, dan emosional Anda.

c) Depresi

Jika Anda merasa sedih, putus asa, tidak berdaya, tidak bisa makan atau tidur dan tidak memiliki energi untuk jangka waktu lebih dari satu atau dua bulan, maka Anda cenderung merasa tertekan.

Depresi biasanya muncul sebagai akibat dari suatu peristiwa yang biasanya Anda atasi. Namun, untuk beberapa alasan, mekanisme koping Anda telah rusak.

2. Identifikasi Kebahagiaan Bagi Anda

Ilustrasi traveling. (Pixabay/Rawpixel)
Ilustrasi traveling. (Pixabay/Rawpixel)

Kebahagiaan adalah satu-satunya obat untuk kesedihan. Tidak ada obat lain yang bekerja lebih baik. Pada tingkat paling dasar, kebahagiaan adalah perasaan yang muncul sebagai hasil dari kita melakukan hal-hal dalam hidup kita yang kita sukai.

Jadi jika kita merasa sedih, maka kita harus mengambil tindakan dan kegiatan yang membawa kegembiraan, seperti bertemu dengan seorang teman, berjalan-jalan, pijat, pergi makan malam, pergi ke bioskop, atau bersembunyi untuk membaca buku bagus. Membuat daftar kegiatan yang dapat kita lakukan dapat membuat kita merasa bahagia secara luas.

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengidentifikasi kegiatan apa yang Anda lakukan atau ingin Anda lakukan, yang dapat membuat bahagia.

3. Berkomitmen Untuk Melatih 3 Tindakan Kebahagiaan Ini Setiap Hari

baca juga
Ilustrasi tertawa. (Shutterstock)
Ilustrasi tertawa. (Shutterstock)

3 tindakan kebahagiaan ini adalah cara yang sangat praktis di mana Anda mengambil tindakan untuk menjauh dari perasaan sedih menjadi lebih bahagia. Yang diperlukan hanyalah bagi Anda untuk membuat pilihan, mengambil tindakan, dan berkomitmen untuk secara konsisten melakukan tindakan-tindakan kebahagiaan ini.

1) Berterima Kasih

Mengekspresikan rasa terima kasih setiap hari dan secara aktif menghargai orang-orang dalam hidup Anda yang penting bagi Anda sangat sederhana namun, tindakan kuat yang akan membawa Anda dari tempat kesedihan ke tempat yang lebih menyenangkan.

2) Menerima

Menerima hal-hal yang tidak dapat Anda ubah dan bertindak atas hal-hal yang dapat Anda ubah adalah kunci untuk Anda menemukan sukacita dan kedamaian dalam hidup. Setelah Anda mengakui kenyataan dari situasi Anda, Anda kemudian dapat merencanakan untuk mengambil tindakan efektif yang akan memungkinkan Anda untuk bergerak maju ke tempat yang lebih baik dalam hidup Anda.

3) Perbuatan Baik

Ketika Anda merasa sedih, fokus Anda sangat dalam, terutama pada diri sendiri. Membantu orang lain adalah cara yang tepat untuk merasa lebih baik. Seringkali tindakan kebaikan spontanlah yang memberi kita paling banyak sukacita. Semakin kita membantu orang lain dan semakin banyak kita berinteraksi dan terlibat dengan orang, semakin sedikit kita cenderung untuk menarik diri dan fokus ke dalam perasaan kesedihan.

Kebahagiaan dan kegembiraan adalah perasaan eksternal yang perlu dibagi dengan orang lain. Dan tindakan kebaikan adalah cara yang efektif bagi kita untuk berbagi dan merasakan sukacita dengan orang lain.

4. Berkomitmen Untuk Menumbuhkan Kesejahteraan Pribadi Anda

Kebahagiaan lebih dari sekadar perasaan; itu adalah kondisi yang lebih tahan lama yang disebut kesejahteraan Anda. Kesejahteraan Anda meliputi kondisi pikiran, tubuh, dan emosi Anda.

Ketika semuanya seimbang, maka Anda akan mengalami kepuasan dan ketenangan pikiran. Anda lebih gesit secara emosional dan tangguh secara fisik, dan karenanya lebih efektif dalam mengelola tantangan yang akan dihadapinya.

Berkomitmen untuk menjadikan kesejahteraan Anda sebagai prioritas utama dalam hidup Anda. Ketika Anda melakukan ini, Anda menjadi lebih efektif dalam mengelola dan menghilangkan kesedihan dari hidup Anda.

5. Hilangkan Frasa “Aku Akan Senang Ketika ... .”.

Kebahagiaan yang tiba-tiba tidak ada dan ungkapan "Aku akan bahagia saat ..." menunjukkan bahwa kebahagiaan datang ketika Anda mendapatkan apa yang Anda yakini akan membuat Anda bahagia.

Banyak orang berpikir bahwa jika mereka memenangkan Lotre, maka mereka akan bahagia, ini tidak benar. Dalam masyarakat yang dikendalikan konsumen saat ini, mudah untuk jatuh ke dalam perangkap membandingkan kebahagiaan Anda dengan keuntungan materi dan kesuksesan orang lain.

Berhati-hatilah agar Anda tidak menyamakan kebahagiaan dengan kesenangan sesaat karena jika Anda melakukannya, Anda pada akhirnya akan merasa bertentangan dan tidak puas. Perasaan inilah yang akan membawa Anda terus berada dalam perasaan kesedihan. (Aflaha rizal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Mitos Belaka, Ternyata Uang Memang Bisa Membeli Kebahagiaan

Bukan Mitos Belaka, Ternyata Uang Memang Bisa Membeli Kebahagiaan

Lifestyle | Kamis, 14 November 2019 | 18:30 WIB

Jangan Sering Begadang, Kurang Tidur Malam Bisa Memicu Pertengkaran!

Jangan Sering Begadang, Kurang Tidur Malam Bisa Memicu Pertengkaran!

Health | Minggu, 10 November 2019 | 20:06 WIB

Studi: Wanita Lajang Lebih Bahagia, Emma Watson Mengatakan Hal yang Sama

Studi: Wanita Lajang Lebih Bahagia, Emma Watson Mengatakan Hal yang Sama

Health | Sabtu, 09 November 2019 | 18:10 WIB

Terkini

Kapan Hari Ayah di Indonesia? Beda dengan Tanggal Internasional, Ketahui Sejarahnya

Kapan Hari Ayah di Indonesia? Beda dengan Tanggal Internasional, Ketahui Sejarahnya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:50 WIB

Apakah Parfum Kedaluwarsa Masih Bisa Dipakai? Kenali Ciri-cirinya

Apakah Parfum Kedaluwarsa Masih Bisa Dipakai? Kenali Ciri-cirinya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:00 WIB

Apa Itu Sillage Parfum? Ini 4 Rekomendasi Lokal yang Wanginya Semerbak saat Lewat

Apa Itu Sillage Parfum? Ini 4 Rekomendasi Lokal yang Wanginya Semerbak saat Lewat

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:29 WIB

4 Cushion yang Tidak Luntur saat Berkeringat, Cocok untuk Aktivitas Seharian

4 Cushion yang Tidak Luntur saat Berkeringat, Cocok untuk Aktivitas Seharian

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:05 WIB

30 Kata-Kata Hari Ayah Sedunia dalam Bahasa Inggris untuk Caption dan Story, Penuh Makna

30 Kata-Kata Hari Ayah Sedunia dalam Bahasa Inggris untuk Caption dan Story, Penuh Makna

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:06 WIB

Membaca, Menjelajah Kota, dan Bertemu Orang Baru Bersama LiteraTOUR

Membaca, Menjelajah Kota, dan Bertemu Orang Baru Bersama LiteraTOUR

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 09:59 WIB

25 Ucapan Hari Ayah Sedunia 2026 yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna

25 Ucapan Hari Ayah Sedunia 2026 yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 09:48 WIB

4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil

4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 09:38 WIB

Tren Perawatan Non-Bedah Meningkat, Ini Manfaat dan Risikonya

Tren Perawatan Non-Bedah Meningkat, Ini Manfaat dan Risikonya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 09:35 WIB

Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya

Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 09:26 WIB