Arabica atau Robusta, Jenis Kopi Apa yang Paling Populer di Indonesia?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 20 November 2019 | 19:12 WIB
Arabica atau Robusta, Jenis Kopi Apa yang Paling Populer di Indonesia?
Pedagang biji kopi asal Lampung di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (11/2). (Dok. Suara.com)

Suara.com - Arabica atau Robusta, Jenis Kopi Apa yang Paling Populer di Indonesia?

Gerai-gerai kopi sedang menjamur dan trennya tengah meningkat di Indonesia. Dari beragam jenis kopi, lalu kopi jenis apa yang sedang hits?

COO Fore Coffee, Elisa Suteja selaku brand kopi lokal mengatakan kopi arabica tengah menjadi hits. Ini karena selain kualitas yang terjamin tapi juga punya efek kesehatan, dibanding robusta.

"Tren global juga, mereka klaim 100 persen arabica, konsumen interested ke kualitas dan efek kesehatan, kenapa pilih arabica esensial, bukan nggak baik robusta, dari kadar kafein nggak sendang itu, robusta deg-degan banget, ternyata karena kafein, dari pengamatan tren global," ujar Elisa di Fore Coffee Sudirman City, Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2019).

Beruntung, meski tinggi minat di dunia, Indonesia terkenal dengan sumber daya alamnya, termasuk mampu memproduksi biji kopi arabica. Bahkan di Sumatera sebagai penyumbang produksi kopi terbesar, ada sebanyak 3 sampai 4 jenis kopi yang Indonesia punya.

"Kita kaya sekali ada setiap pulau 3 sampai 4 jenis kopi. Di Sumatera itu penyumbang 70 persen kopi arabica di Indonesia. Kota kerjasamanya Bali, kopi dari Flores, sama Aceh, alasannya karena kompeksitas rasa. Bali rasanya lebih fruity, jadi ada lawan kita pilih region ini," jelas Elisa.

Elisa kemudian menjelaskan dari sisi kesehatan robusta juga punya keunggulan, tapi sayangnya untuk kesehatan lebih rendah 20 persen dibanding arabica. Namun perempuan itu mengingatkan jika semuanya hanya bergantung pada sugesti, seperti efek deg-degan karena pahit.

COO Fore Coffee, Elisa Suteja, bicara tentang tren kopi di Indonesia. (Suara.com/Dini Afrianti)
COO Fore Coffee, Elisa Suteja, bicara tentang tren kopi di Indonesia. (Suara.com/Dini Afrianti)

"(Kesehatan robusta) lebih rendah 20 persen, nendang nggak nendang itu sugesti saja, kalau minum kopi pahit bilangnya nendang, terus kalo misalnya di maksimalkan sekali deg-degan. Kita pengen kasih efek rasanya pas," ungkapnya.

Sementara itu, untuk jenis gula diakui Felisa jika gula aren kini semakin banyak peminatnya. Memang dari sisi kesehatan tidak jauh beda dengan gula pasir, tapi tekstur rasa gula aren yang creamy lebih diminati orang Indonesia.

baca juga

"Aren latte, kopi susu dengan gula aren. Konsumen Indonesia cukup familiar rasa manis dan creamy. Kalau kopi hitam agak jauh, kalau minum aren latte fore pasion of Indonesia. Manisnya pun nggak terlalu agresif," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Foto di Ladang Jagung, Ringgo Agus Ajak Sabai Dieter Psywar

Foto di Ladang Jagung, Ringgo Agus Ajak Sabai Dieter Psywar

Lifestyle | Kamis, 14 November 2019 | 13:48 WIB

Ngopi Cantik, Intip 3 Momen Natasha Rizky Kulineran di Yogyakarta

Ngopi Cantik, Intip 3 Momen Natasha Rizky Kulineran di Yogyakarta

Lifestyle | Kamis, 14 November 2019 | 12:03 WIB

Wisata di Kebun Senaru, Tempat Kopi Bertemu Sejuknya Air Terjun

Wisata di Kebun Senaru, Tempat Kopi Bertemu Sejuknya Air Terjun

Lifestyle | Minggu, 17 November 2019 | 15:00 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×