Mengenal Tradisi Nyekar dalam Pandangan Islam dan Makna Filosofis di Balik Tabur Bunga

Yasinta Rahmawati

Rabu, 11 Februari 2026 | 10:43 WIB
Mengenal Tradisi Nyekar dalam Pandangan Islam dan Makna Filosofis di Balik Tabur Bunga
Warga saat nyekar di kawasan TPU Babussalam, Gg Merak 1, Kecamatan Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Rabiansyah/suara.com)
baca 10 detik
  • Nyekar adalah tradisi yang kerap dilakukan masyarakat Muslim menjelang maupun sesudah Ramadan.
  • Nyekar secara harfiah berarti menaburkan bunga dari bahasa Jawa "sekar".
  • Dalam Islam, praktik ini diperbolehkan sebagai pengingat akhirat dan sarana mendoakan keselamatan almarhum, bukan pemujaan.

Suara.com - Menjelang bulan suci Ramadan atau hari raya Idulfitri, tempat pemakaman umum (TPU) biasanya menjadi ramai. Fenomena tersebut akrab kita kenal dengan istilah nyekar.

Namun, apa sebenarnya arti di balik kegiatan ini?

Secara etimologi, nyekar adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa Jawa, yaitu "sekar" yang berarti bunga. Jadi, secara harfiah nyekar berarti menaburkan bunga.

Namun dalam praktiknya, nyekar bukan sekadar aktivitas fisik menabur bunga di atas pusara, melainkan sebuah bentuk ziarah kubur yang sarat akan nilai spiritual, penghormatan kepada leluhur, dan pengingat akan kematian.

Nyekar dalam Perspektif Islam dan Sunnah Nabi

Banyak yang bertanya-tanya, apakah nyekar memiliki landasan dalam agama?

Mengutip dari laman NU Online, tradisi ziarah kubur yang menjadi inti dari nyekar memiliki sejarah yang dinamis dalam Islam.

Pada awal masa Islam, Nabi Muhammad SAW sempat melarang umatnya melakukan ziarah kubur karena dikhawatirkan akan memicu kemusyrikan atau pemujaan berlebihan terhadap ruh.

Namun, seiring dengan menguatnya iman para sahabat, Rasulullah SAW kemudian memperbolehkannya.

Dalam sebuah nabi yang diriwayatkan Muslim, Abu Dawud, dan at-Tarmizi, beliau bersabda: "Dahulu aku telah melarangmu berziarah kubur, maka sekarang berziarahlah, karena sesungguhnya ziarah kubur itu mengingatkan akhirat."

baca juga

Dengan demikian, nyekar atau ziarah kubur dalam Islam bukan bertujuan untuk meminta sesuatu kepada mayat, melainkan untuk mendoakan keselamatan bagi mereka yang telah mendahului kita dan menjadi pengingat bagi yang hidup bahwa dunia ini fana.

Makna Filosofis di Balik Tabur Bunga

Mengapa nyekar menggunakan bunga? Menurut ulasan di laman Perpus Tebu Ireng, penggunaan bunga dalam nyekar memiliki makna simbolis.

Salah satu hadis yang sering dijadikan rujukan diriwayatkan oleh Ibnu Abbas r.a., yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah menancapkan pelepah kurma yang masih basah di atas makam untuk meringankan siksa kubur penghuninya selama pelepah itu masih basah.

Hadis tersebut menjadi dasar qiyas (analogi) antara pelepah kurma basah dengan bunga segar yang ditaburkan di atas makam.

Para ulama berpendapat bahwa bahan atau media yang masih segar dan basah memiliki kesamaan fungsi simbolis dalam meringankan siksa kubur.

Di Indonesia, pelepah kurma digantikan dengan bunga-bungaan segar (seperti mawar, melati, dan kenanga) serta air. Air yang disiramkan dan bunga yang ditaburkan melambangkan kesegaran dan doa agar kondisi ahli kubur diberikan ketenangan dan kesejukan di alam barzakh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadorot Ziarah Kubur Orang Tua Sebelum Puasa Ramadhan, Kapan Waktu yang Tepat?

Hadorot Ziarah Kubur Orang Tua Sebelum Puasa Ramadhan, Kapan Waktu yang Tepat?

Lifestyle | Selasa, 10 Februari 2026 | 16:37 WIB

Panduan Bacaan Doa Ziarah Kubur Lengkap Beserta Arti Sesuai Urutan

Panduan Bacaan Doa Ziarah Kubur Lengkap Beserta Arti Sesuai Urutan

Lifestyle | Selasa, 10 Februari 2026 | 13:35 WIB

Bacaan Doa Ziarah Kubur Lengkap Sebelum Puasa Ramadhan Sesuai Sunnah

Bacaan Doa Ziarah Kubur Lengkap Sebelum Puasa Ramadhan Sesuai Sunnah

Lifestyle | Minggu, 08 Februari 2026 | 23:37 WIB

Terkini

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:45 WIB

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:41 WIB

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 20:23 WIB

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:20 WIB

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:15 WIB

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:05 WIB

×