Setelah UN Diganti, Ini Masalah yang Harus Dihadapi Setiap Kepala Sekolah

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 16 Desember 2019 | 14:38 WIB
Setelah UN Diganti, Ini Masalah yang Harus Dihadapi Setiap Kepala Sekolah
Jakarta Principals Shadowing Program. (Dok. JIS)

Suara.com - Kepala sekolah adalah kunci dari dunia pendidikan Indonesia. Mereka juga harus memiliki kualitas kepemimpinan yang baik dan mempunyai kemampuan berinteraksi yang bagus dengan seluruh pemangku kepentingan di sekolah.

Dalam menjawab tantangan pendidikan Abad 21, para pendidik juga harus siap menyongsong perubahan yang begitu cepat akibat perkembangan teknologi yang pesat. Tantangan inilah yang membuat para pemimpin sekolah harus selalu terbuka dengan berbagai wawasan dan ilmu-ilmu baru.

Jakarta Intercultural School bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta menyelenggarakan program Jakarta Principals Shadowing Program, sebuah workshop peningkatan kompetensi manajerial kepala sekolah negeri di lingkungan DKI Jakarta.

Program ini melibatkan 22 pendidik yang menghadiri program selama dua hari di bawah bimbingan para pengajar berpengalaman dari Jakarta Intercultural School.

“Jakarta Principals Shadowing Program adalah bagian dari dedikasi JIS untuk terhubung dengan Indonesia melalui pendidikan. Ini adalah kesempatan bagi para kepala sekolah sehingga mereka dapat mengembangkan jaringan dengan para pengajar kami, sekaligus meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan siap menjawab berbagai tantangan dalam gerak laju dunia pendidikan Indonesia,” ujar Dr. Tarek Razik Ed.D, Head of School, JIS, seperti dikutip dari rilis yang diterima Suara.com.

Inspirasi untuk Kepala Sekolah

“Saat ini kepala sekolah bukan cuma pemimpin dalam pembelajaran. Kami ini penanggung jawab keseluruhan di sekolah, termasuk mengurus anggaran, laporan keuangan, administrasi dan pendataan aset. Dengan begitu banyak pekerjaan administratif yang harus kami kerjakan, tentu kepala sekolah akan kesulitan memantau proses belajar mengajar di sekolah,” ujar Yenny Dwi Maria, M.Ed. Kepala Sekolah SMPN 211, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Jakarta Principals Shadowing Program. (Dok. JIS)
Jakarta Principals Shadowing Program. (Dok. JIS)

Adriansyah, Kepala Sekolah SMAN 3, Setiabudi, Jakarta Selatan, juga mengungkapkan hal senada. Saat ini para pendidik sangat terbebani dengan Rencana Pelaksana Pembelajaran (RPP) yang sangat gemuk. “Mereka harus bekerja untuk mencapai target berat tersebut. Akibatnya, RPP sifatnya administratif saja, bukan implementatif. Para guru tidak memiliki waktu banyak untuk berdiskusi dengan sesama guru, bahkan kepala sekolah yang juga sibuk dengan pekerjaan administratif,” ujarnya.

Ia juga menyambut baik rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, membuat RPP yang lebih ramping.

Yenny dan Adriansyah adalah bagian dari program yang diikuti 22 Kepala Sekolah yang digelar pada dua gelombang, 12-13 November 2019 dan 11-12 Desember 2019 di kampus Cilandak, Jakarta Intercultural School. Dua pengajar berpengalaman, Greg Zolkowski dan Ryan Campbell, membimbing mereka secara langsung dalam kelas dengan berbagai topik inspiratif.
Program ini dijalankan dengan format belajar di kelas, diskusi dan pemecahan masalah.

Tak hanya itu, para pemimpin sekolah juga diberi kesempatan mengikuti kegiatan keseharian para kepala sekolah dan wakil kepala sekolah di Sekolah Dasar, SMP dan SMA Jakarta Intercultural School. Topik yang diangkat, antara lain Menciptakan dan Memelihara Budaya Sekolah dan Kepemimpinan Instruksional.

“Mereka juga diharapkan dapat melakukan aktivitas kepala sekolah secara profesional sehingga dapat membuat lingkungan dan proses belajar dan mengajar yang lebih baik,” ujar Greg Zolkowski, koordinator program.

Setelah mengikuti program, Adriansyah mendapat perspektif baru tentang cara memotivasi guru dan menciptakan proses mengajar yang lebih baik. “Dalam program ini, saya didorong untuk membuat para guru lebih terbuka dan sering berdialog dengan sesama guru dengan berbagai cara kreatif, misalnya meja kerja dan ruang guru yang ditempeli gambar-gambar pendukung belajar. Saya harus menuangkan hal-hal baru ini dalam action plan dan menjalankannya. Berdasarkan pengalaman JIS, hal-hal seperti ini bisa menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih baik juga di kelas,” ujar Adriansyah.

Yenny juga mendapatkan inspirasi yang sama. “Dalam program ini, saya terkesan dengan cara membangun budaya sekolah. Misalnya, semua guru diharapkan memberikan penampilan terbaiknya setiap hari. Bukan karena ada tamu, orangtua akan datang atau saat supervisi. Budaya sekolah memang dibangun secara jangka panjang dan menjadi tanggung jawab kepala sekolah sepenuhnya. Saat ada yang belum berhasil, kepala sekolah harus melakukan refleksi atau melihat kembali kesalahan terjadi dan memikirkan cara lain yang harus ditempuh agar hasilnya berbeda,” tambah Yenny. Di tengah padatnya kesibukan, Yenny sendiri juga menginspirasi para guru dan murid di sekolah dalam bidang lingkungan dan literasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wacana Mendikbud Hapus UN Didukung Akademisi Unsoed

Wacana Mendikbud Hapus UN Didukung Akademisi Unsoed

Jawa Tengah | Sabtu, 14 Desember 2019 | 02:30 WIB

Sepakat UN Diganti, Sultan HB X: Fungsi Guru Sekarang "Ora Minteri"

Sepakat UN Diganti, Sultan HB X: Fungsi Guru Sekarang "Ora Minteri"

Jogja | Jum'at, 13 Desember 2019 | 20:17 WIB

UN Dihapus, Gubernur Jatim Khofifah Isyaratkan 3 Hari Sekolah

UN Dihapus, Gubernur Jatim Khofifah Isyaratkan 3 Hari Sekolah

Jatim | Kamis, 12 Desember 2019 | 19:01 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Primer yang Tahan Lama, Bikin Makeup Menempel Seharian

5 Rekomendasi Primer yang Tahan Lama, Bikin Makeup Menempel Seharian

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 19:05 WIB

Tak Sekadar Kuliah, Program Ini Bantu UMKM Desa Naik Kelas hingga Diakui Dunia

Tak Sekadar Kuliah, Program Ini Bantu UMKM Desa Naik Kelas hingga Diakui Dunia

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 18:46 WIB

Apa Itu Whistleblower? Istilah Viral di Tengah Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI

Apa Itu Whistleblower? Istilah Viral di Tengah Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 18:36 WIB

Terungkap Peran 16 Mahasiswa FH UI dalam Skandal Chat Dugaan Pelecehan Seksual yang Viral

Terungkap Peran 16 Mahasiswa FH UI dalam Skandal Chat Dugaan Pelecehan Seksual yang Viral

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 17:53 WIB

5 Mesin Cuci Front Loading Hemat Air, Tagihan Lebih Irit dan Tetap Bersih Maksimal

5 Mesin Cuci Front Loading Hemat Air, Tagihan Lebih Irit dan Tetap Bersih Maksimal

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 17:34 WIB

5 Pelembap yang Memutihkan Wajah agar Cepat Glow Up dan Tidak Kusam

5 Pelembap yang Memutihkan Wajah agar Cepat Glow Up dan Tidak Kusam

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 17:05 WIB

Gen Z Mulai Pilih Baju dengan Nilai, Bisakah Ini Tekan Limbah Fashion?

Gen Z Mulai Pilih Baju dengan Nilai, Bisakah Ini Tekan Limbah Fashion?

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 16:55 WIB

Tak Cuma Edukasi, Ini Strategi Kertabumi Ubah Cara Warga Kelola Sampah

Tak Cuma Edukasi, Ini Strategi Kertabumi Ubah Cara Warga Kelola Sampah

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 16:55 WIB

Mahasiswa FH UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Terancam DO, Masih Bisa Kuliah Lagi?

Mahasiswa FH UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Terancam DO, Masih Bisa Kuliah Lagi?

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 16:33 WIB

5 Cushion Tahan Lama dan Anti Oksidasi untuk Kulit Berminyak

5 Cushion Tahan Lama dan Anti Oksidasi untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 16:13 WIB