5 Cara Mengurangi Penggunaan Plastik Rumah

Vania Rossa

Jum'at, 17 Januari 2020 | 15:48 WIB
5 Cara Mengurangi Penggunaan Plastik Rumah
Ilustrasi Penggunaan Plastik Rumah. (Shutterstock)

Suara.com - Memasuki dekade baru, berbagai lapisan masyarakat semakin menyadari dan gencar menyebarkan informasi mengenai bahaya perubahan iklim ekstrem yang mengancam bumi.

Berbagai riset, lembaga penelitian, dan ilmuwan telah merilis berbagai hasil penelitian yang menunjukkan peningkatan kecepatan perubahan iklim dan ancamannya bagi ekosistem bumi dalam beberapa tahun ke depan.

Bencana alam dahsyat, kepunahan tanaman dan satwa, kekurangan sumber pangan dan air, dan lahan yang tidak bisa ditanami dan ditinggali adalah beberapa di antaranya.

Menjawab kekhawatiran tersebut, gerakan hidup ramah lingkungan untuk mencoba mengurangi dampak perubahan iklim ekstrem sudah banyak dipraktikan oleh banyak orang. Salah satu caranya adalah dengan diet plastik atau mengurangi pemakaian plastik secara drastis.

Plastik diklaim sebagai polutan terbesar di bumi saat ini yang banyak berakhir di laut, mencemari laut dengan zat mikroplastik berbahaya, membunuh satwa laut yang tak sengaja memakan atau tersumbat plastik, dan juga merusak terumbu karang dan habitatnya. Belum lagi, efek bahayanya bagi tubuh saat tercampur dengan makanan atau minuman.

Gerakan diet plastik memang sudah mulai disadari dan diikuti masyarakat Indonesia, meski belum dilakukan secara luas.

Langkah-langkah pengurangan plastik juga sudah digalakkan oleh pemerintah di berbagai daerah; seperti Bali yang melarang penggunaan plastik sejak awal tahun 2019, kemudian DKI Jakarta yang menyusul pada Juni 2020.

Meskipun demikian, mengurangi pemakaian plastik harus dimulai dari unit lingkungan hidup yang paling kecil, yakni di dalam keluarga dan rumah. Anda bisa mengikuti langkah-langkah mudah dari Dekoruma di bawah ini untuk mulai mengurangi penggunaan plastik di rumah.

1. Bawa kantong belanja sendiri

baca juga

Dalam konteks rumah tangga, kantong plastik dari supermarket, minimarket, atau pasar yang digunakan untuk membungkus barang-barang belanjaan bisa dikatakan adalah sumber plastik terbesar di dalam rumah. Maka dari itu, Anda bisa mulai menguranginya dengan membawa kantong belanja sendiri, berupa kantong kain atau reusable bag. Ini artinya, Anda tidak perlu menambah plastik setiap pergi belanja yang biasanya dilakukan seminggu, dua minggu, atau sebulan sekali.

2. Daur ulang dan alih fungsikan plastik

Langkah daur ulang bisa dimulai dengan memisahkan sampah organik dan anorganik di rumah. Sampah organik bisa diubah menjadi kompos dan menjadi sumber nutrisi untuk tanaman-tanaman Anda di rumah. Sementara itu, sampah anorganik bisa dibawa ke bank sampah untuk didaur ulang. Anda juga bisa belajar mendaur ulang sampah sendiri untuk lebih praktis.

Sampah plastik juga bisa dialihfungsikan menjadi barang-barang yang memiliki nilai guna lebih daripada hanya disimpan atau dibuang. Contohnya, Anda bisa mengubah botol air minum plastik menjadi pot untuk tanaman, menjadikannya kotak pensil atau wadah peralatan makan.

3. Kurangi memesan makanan dari luar

Dengan kemudahan layanan pemesanan dan pengantaran makanan dari restoran itu sendiri atau layanan ojek dalam jaringan (daring), memesan makanan dari luar bisa dilakukan dengan sentuhan jari di ponsel pintar Anda. Namun faktanya, memesan makanan dari luar memproduksi dan membawa banyak plastik ke dalam rumah yang digunakan untuk membungkus makanannya.

Oleh karenanya, Anda bisa mulai mengurangi memesan makanan dari luar, khususnya dengan layanan pengantaran. Perbanyak memasak di rumah dan apabila ingin makan di luar, langsung datang saja ke restoran yang ingin Anda kunjungi. Selain mengurangi plastik, Anda juga bisa mengurangi pengeluaran.

4. Sediakan peralatan masak dan perangkat makan non plastik

Peralatan masak saat ini sudah jarang menggunakan plastik. Memang masih ada alat-alat masak yang terbuat dari silikon, namun banyak alternatif lain yang terbuat dari kayu. Sementara itu, perangkat makan masih banyak yang terbuat dari plastik sekali pakai. Piring, gelas, sendok dan garpu plastik seringkali digunakan dengan alasan kepraktisan karena tidak perlu dicuci.

Walaupun begitu, perangkat makan plastik hanya akan menambah polusi plastik dan mencemari lingkungan, terutama saat dibuang sembarangan dan tidak diolah kembali. Lebih baik meluangkan waktu untuk mencuci peralatan makan untuk meminimalisir sampah plastik.

5. Temukan alternatif produk-produk ini

Meski terkesan sepele, produk-produk yang Anda gunakan sehari-hari yang digunakan dalam jangka waktu panjang dan interval yang cukup sering bisa menjadi polutan. Barang-barang seperti tisu basah memiliki kandungan plastik di dalamnya atau sabun cair yang dibungkus dengan plastik sebagai wadah.

Anda bisa mulai meninggalkan produk-produk ini dan menemukan alternatifnya dengan mudah. Daripada menggunakan tisu basah, Anda bisa menggunakan lap yang bisa dicuci secara rutin. Anda juga bisa beralih menggunakan sabun batang yang memiliki pembungkus plastik yang lebih kecil dan bahan kimia yang lebih sedikit.

Mengurangi plastik sekali pakai bisa dimulai dari kamu. Kalau kamu sudah terbiasa dan menjadi gaya hidup, kamu bisa mulai mengajak orang-orang terdekat seperti pasangan, keluarga, dan teman-teman untuk mengimplementasikan diet plastik.

Artikel terkait:
Agar Tanah Subur, Ikuti Cara Membuat Kompos Organik dari Sampah Rumah Tangga Berikut!
Furniture 101: 5 Jenis Plastik yang Sering Digunakan Sebagai Bahan Furnitur
Malas Bersih-Bersih? Saatnya Beralih ke Karpet Plastik!

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah: Sudah Pedulikah Terhadap Masalah Sampah Plastik?

Pemerintah: Sudah Pedulikah Terhadap Masalah Sampah Plastik?

Your Say | Kamis, 16 Januari 2020 | 14:24 WIB

Jangan Sering Minum Air Kemasan dalam Botol, Ini 3 Bahaya pada Tubuh!

Jangan Sering Minum Air Kemasan dalam Botol, Ini 3 Bahaya pada Tubuh!

Health | Kamis, 16 Januari 2020 | 13:30 WIB

Malaysia Ganti Sedotan Plastik dengan Serai Lho, Solusi Ramah Lingkungan

Malaysia Ganti Sedotan Plastik dengan Serai Lho, Solusi Ramah Lingkungan

Lifestyle | Kamis, 16 Januari 2020 | 13:30 WIB

Terkini

BRI Peduli Berikan Sepeda untuk Siswa SD di Semarang Agar Lebih Semangat Tempuh Pendidikan

BRI Peduli Berikan Sepeda untuk Siswa SD di Semarang Agar Lebih Semangat Tempuh Pendidikan

Bogor | Senin, 28 September 2026 | 15:24 WIB

Komnas Perempuan Ungkap Dalih Nakes dan Polisi Sungkan Edukasi Hak Aborsi Korban Perkosaan

Komnas Perempuan Ungkap Dalih Nakes dan Polisi Sungkan Edukasi Hak Aborsi Korban Perkosaan

News | Senin, 28 September 2026 | 15:22 WIB

Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia di GBK, Tiket Pertandingan Masih Tersedia

Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia di GBK, Tiket Pertandingan Masih Tersedia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 15:22 WIB

Trump Tolak Damai dengan Iran, Ancaman Perang Kembali Memanas

Trump Tolak Damai dengan Iran, Ancaman Perang Kembali Memanas

News | Senin, 28 September 2026 | 15:20 WIB

Gonta-Ganti Aplikasi Birokrasi: Gen Z Butuh Efisiensi, Bukan Viral

Gonta-Ganti Aplikasi Birokrasi: Gen Z Butuh Efisiensi, Bukan Viral

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 15:20 WIB

Dapur Warmindo di Sleman Meledak, Tiga Pegawai Terpental Keluar Warung

Dapur Warmindo di Sleman Meledak, Tiga Pegawai Terpental Keluar Warung

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 15:19 WIB

BRI Peduli Wujudkan Impian Murid Asal Semarang Ini Agar Punya Sepeda untuk Sekolah

BRI Peduli Wujudkan Impian Murid Asal Semarang Ini Agar Punya Sepeda untuk Sekolah

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 15:19 WIB

5 Cara Mengatasi Tali Strap Smartwatch Silikon yang Bikin Kulit Gatal dan Iritasi

5 Cara Mengatasi Tali Strap Smartwatch Silikon yang Bikin Kulit Gatal dan Iritasi

Tekno | Senin, 28 September 2026 | 15:15 WIB

9 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation

9 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 15:15 WIB

Navigasi Quarter-Life Crisis: Menemukan Ketenangan di Tengah Ketidakpastian

Navigasi Quarter-Life Crisis: Menemukan Ketenangan di Tengah Ketidakpastian

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 15:11 WIB

×