Tertarik Beli Losion Pemutih yang Dijual Online? Baca Dulu Imbauan BPOM

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi
Tertarik Beli Losion Pemutih yang Dijual Online? Baca Dulu Imbauan BPOM
Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Badan POM, Maya Gustina Andarini imbau masyarakat cerdas beli produk kosmetik. (Suara.com/Dini Afrianti)

Banyak krim atau losion pemutih abal-abal yang dijual di media sosial. Hal tersebut membuat Badan POM angkat bicara. Apa katanya?

Suara.com - Banyak produk kosmetik abal-abal yang dijual di media sosial, salah satunya adalah produk krim atau losion yang diklaim dapat memutihkan kulit dalam waktu singkat.

Hal tersebut rupanya membuat Badan Pengawas Obat dan Makanan atau Badan POM angkat bicara.

Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Badan POM, Maya Gustina Andarini mengingatkan masyarakat untuk cerdas dalam memilih kosmetik. Apalagi, lanjut Maya, segala sesuatu yang menjanjikan hasil instan kerap memiliki risiko yang buruk bagi tubuh.

"Putih waktu singkat, masyarakat itu harus cerdas, bahwa tidak ada sesuatu yang instan itu nggak ada. Artinya kita edukasi masyarakat juga untuk lebih selektif memilih produk yang akan dibeli, kan dia beli produk dengan uang," ujar Maya di Kantor BPOM, Jalan Percetakkan Negara, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2020).

Daripada membuang uang sia-sia dan malah berisiko merusak tubuh, Maya mengatakan lebih baik masyarakat membeli produk yang benar dan memerhatikan izin edar serta nomor registrasi resmi dari Badan POM.

Masyarakat juga bisa memeriksa nomor registrasi yang tertera pada produk melalui aplikasi Cek BPOM atau di situs terkait.

Akibat lotion pemutih abal-abal. (Instagram/@drmita.spkk)

Akibat lotion pemutih abal-abal. (Instagram/@drmita.spkk)

"Di situ ada harus ada badan nomor BPOM, kalau perlu ditanyakan yang memiliki marketplace memiliki produk itu kan disitu ada tanya jawab ada chatting. Tanya nomor BPOM ada atau enggak. Kemudian bisa di cek lagi di website BPOM, Cek BPOM, bisa dilihat," paparnya.

Selain izin edar dan nomor registrasi, masyarakat juga harus membaca kandungan produk kosmetik dan memastikan produk bebas dari kandungan berbahaya seperti hidrokinon, petrolatum, hingga merkuri. Kandungan tersebut terbukti secara ilmiah memiliki efek samping berbahaya bagi tubuh namun juga miliki efek memutihkan dengan cepat.

"Nanti efek sampingnya itu ada di pigmentasi yang jelas malah banyak totol-totol hitam, dan kalau ke dokter harganya jadi lebih mahal, itu harus dipikirkan. "Jadi lebih baik kita itu, terimalah kulit yang eksotis ini, nggak usah tergoda dengan putih cantik, sama sekali enggak," tambahnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dr. Listya Paramita lewat akun media sosial @drmita.spkk membagikan sebuah unggahan mengenai efek negatif losion pemutih abal-abal yang dijual bebas secara online. Pada unggahan tersebut, dr. Paramita juga membagikan foto kulit korban berupa area lengan, paha dan kaki yang penuh stretch mark.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS