Orang Lajang Tak Selalu Kesepian, Bisa Bahagia Juga Kok!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 19 Februari 2020 | 13:40 WIB
Orang Lajang Tak Selalu Kesepian, Bisa Bahagia Juga Kok!
Ilustrasi perempuan lajang. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian menunjukkan beberapa orang memandang hidup melajang sebagai tujuan yang bahagia alih-alih berhenti dalam perjalanan menuju pernikahan.

Penelitian oleh Dr. Elyakim Kislev, profesor di Hebrew University of Jerusalem, menemukan dengan menjadi lajang, seseorang dapat mendefinisikan kembali konsep diri sendiri. Lajang itu tidak harus kesepian dan menganggap dirinya gagal.

Kislev percaya bahwa menjadi lajang dapat menjadi keuntungan daripada sumber penderitaan.

Basis data yang digunakan Kislev termasuk dari US Census Bureau dan European Social Survey. Dia memeriksa tren hubungan di lebih lebih dari 30 negara dan melakukan lebih dari 140 wawancara dengan orang lajang di Amerika Serikat dan Eropa.

Dia menemukan perbedaan utama antara lajang yang bahagia dan lajang yang tidak bahagia, yang umumnya, tergantung pada apakah mereka 'mendengarkan' stereotip tentang menjadi lajang atau mengabaikannya.

Ilustrasi perempuan lajang. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan lajang. (Shutterstock)

Dilansir CNN, orang lajang yang tidak bahagia merasa pasrah dengan alasan tidak pernah menemukan orang yang tepat, merasa mereka mungkin akan menjadi tua sendirian atau seolah-olah mereka kehilangan arti kehidupan.

Sebaliknya, para lajang yang bahagia menikmati kesendirian mereka dan mengambil tanggung jawab atas kehidupan mereka serta puas dengan ikatan sosial mereka, sebagai pengganti pernikahan, katanya.

Beberapa lajang yang bahagia menemukan kesenangan dalam kesendirian, dibentengi dengan mendapatkan pengalaman menarik yang bisa diperoleh di luar hubungan, seperti bepergian atau menemukan hobi baru.

"Mereka menggunakan waktu untuk mengisi kembali diri mereka sendiri dan memanfaatkannya dengan berfokus pada diri sendiri pada saat-saat ini," kata Kislev.

baca juga

Lainnya, menurut orang yang diwawancarai Kislev, mereka sengaja membangun lingkaran sosial yang kuat sebagai alternatif dari hubungan romantis yang intim.

Penelitian ini juga menemukan dalam kasus orang yang belum menikah, menjadi lebih bersosialisasi memberi mereka kepercayaan diri untuk merasa bahwa mereka tidak 'ketinggalan'.

"Mengembangkan hubungan yang berkualitas dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama, tetap berhubungan dengan keluarga dan teman-teman dan melakukan kegiatan yang menyenangkan adalah kunci untuk mengurangi kesepian," kata Dr. Indra Cidambi, direktur medis di Center for Network Therapy di New Jersey.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Pernah Percaya Ekspresi Seseorang untuk Deteksi Emosi Mereka!

Jangan Pernah Percaya Ekspresi Seseorang untuk Deteksi Emosi Mereka!

Health | Selasa, 18 Februari 2020 | 11:41 WIB

Jangan Sedih, Menjadi Lajang Ternyata Ada Untungnya, Lho

Jangan Sedih, Menjadi Lajang Ternyata Ada Untungnya, Lho

Lifestyle | Kamis, 01 Agustus 2019 | 18:10 WIB

Penelitian: Pria Menikah Hidup Lebih Lama dari Pria Lajang, Kok Bisa?

Penelitian: Pria Menikah Hidup Lebih Lama dari Pria Lajang, Kok Bisa?

Health | Selasa, 11 Juni 2019 | 20:50 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×