Jangan Pernah Percaya Ekspresi Seseorang untuk Deteksi Emosi Mereka!

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah
Jangan Pernah Percaya Ekspresi Seseorang untuk Deteksi Emosi Mereka!
Ilustrasi perempuan tersenyum (Shutterstock)

Semua orang membuat ekspresi wajah yang berbeda berdasarkan konteks dan latar belakang budaya, kata peneliti.

Suara.com - Pernahkah Anda bertanya-tanya, 'apakah kita bisa mendeteksi emosi seseorang dari ekspresi mereka'? Yah, dan jawabannya adalah tidak.

Dalam sebuah peneliti yang dilakukan oleh Aleix Martinez dari Ohio State University di AS, peneliti menganalisis kinetika gerakan otot di wajah manusia dan membandingkat gerakan otot tersebut dengan emosi seseorang.

Kemudian mereka menemukan upaya untuk mendeteksi atau mendefinisikan emosi berdasarkan ekspresi wajah seseorang hampir selalu salah.

“Semua orang membuat ekspresi wajah yang berbeda berdasarkan konteks dan latar belakang budaya,” kata Martinez, dilansir Health Site.

Ilustrasi tertawa [shutterstock]
Ilustrasi ekspresi wanita tertawa [shutterstock]

"Dan penting untuk menyadari bahwa tidak semua orang yang tersenyum bahagia. Tidak semua orang yang bahagia tersenyum. Saya bahkan akan mengatakan hal ekstrem, kebanyakan orang yang tidak tersenyum belum tentu tidak bahagia," sambungnya.

Benar, kata peneliti, terkadang orang tersenyum karena kewajiban terhadap norma sosial.

Setelah menganalisis data tentang ekspresi wajah dan emosi, peneliti menyimpulkan dibutuhkan lebih dari sekadar ekspresi untuk mendeteksi emosi dengan benar.

"Apa yang kami tunjukkan adalah ketika Anda mengalami emosi, otak akan melepaskan peptida yang mengubah aliran darah dan komposisi darah, dan karena wajah dibanjiri dengan peptida ini, wajah akan berubah warna," jelas Martinez. Menurut para peneliti, warna wajah, misalnya, dapat membantu memberikan petunjuk.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS