Array

Tak Mau Dipanggil Pangeran Lagi, Begini Kata Suami Meghan Markle

Minggu, 01 Maret 2020 | 15:46 WIB
Tak Mau Dipanggil Pangeran Lagi, Begini Kata Suami Meghan Markle
Meghan Markle pakai wrap dress. (Instagram/@sussexroyal)

Suara.com - Pangeran Harry dan Meghan Markle dikabarkan akan benar-benar menjadi masyarakat biasa mulai tanggal 1 April 2020 mendatang.

Dilansir dari laman E! News, berkaitan dengan hal tersebut, kini suami Meghan Markle tersebut tak mau dipanggil dengan julukan 'Pangeran' lagi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Duke of Sussex tersebut saat dirinya menghadiri acara perusahaan ramah lingkungannya, Travalyst.

Ia meminta kepada orang-orang untuk memanggilnya hanya dengan menyebut namanya saja. Tak hanya panggilan, perubahan sistem keamanan juga akan terjadi dalam kehidupan Pangeran Harry, Meghan Markle, dan anak pertama mereka Archie Harrison.

Perubahan sistem keamanan itu tentang bagaimana mereka tidak akan lagi dianggap sebagai orang yang dilindungi secara internasional oleh PBB.

Meghan Markle pakai wrap dress. (Instagram/@sussexroyal)
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Instagram/@sussexroyal)

Itu karena seiring dengan berakhirnya kehidupan Pangeran Harry dan Meghan Markle sebagai anggota keluarga Kerajaan Inggris. Jadi, sistem keamanan yang melindungi mereka pun akan berubah.

Diketahui bahwa saat ini Pangeran Harry dan Meghan Markle sedang tinggal di Kanada. Negara tersebut juga tak akan lagi mendanai fasilitas keamanan keluarga tersebut.

Kantor Menteri Keamanan Publik Kanada menyebutkan bahwa mereka akan menghentikan prosedur keamanan yang mereka berikan dalam beberapa minggu mendatang. Hal tersebut menyesuaikan dengan perubahan status keduanya.

Meghan Markle pakai wrap dress. (Instagram/@sussexroyal)
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Instagram/@sussexroyal)

"RCMP (The Royal Canadian Mounted Police) telah terlibat dengan para pejabat Inggris sejak awal pertimbangan keamanan (keluarga Pangeran Harry) karena Duke dan Duchess saat ini diakui sebagai Orang yang Dilindungi Secara Internasional," kata pihak Kantor Menteri Keamanan Publik Kanada.

Baca Juga: Tak Selalu Mewah, Kate Middleton Pakai Anting Seharga Rp 120 Ribu

"Kanada memiliki kewajiban untuk memberikan bantuan keamanan berdasarkan kebutuhan," jelasnya kemudian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI