Maggie Hutauruk-Eddy, Desainer Indonesia yang Melenggang di NFW 2020

Risna Halidi, Frieda Isyana Putri

Senin, 02 Maret 2020 | 07:30 WIB
Maggie Hutauruk-Eddy, Desainer Indonesia yang Melenggang di NFW 2020
Maggie Hutauruk-Eddy (Suara.com/ Frieda Isyana)

Suara.com - Desainer yang membawa tema out-of-the-box dengan warna yang berani mungkin sudah biasa kita lihat melenggang di panggung dunia.

Namun bagaimana dengan desainer yang memadupadankan keduanya dengan bahan-bahan yang tak biasa seperti karung goni atau karung bekas tepung terigu?

Maggie Hutauruk-Eddy membuktikannya dengan membawa kombinasi 'ajib' tersebut ke panggung New York Fashion Week 2020. Perempuan kelahiran 31 Maret tersebut membawakan karyanya yang bertajuk Liga dari mereknya 2Madison Avenue.

Maggie Hutauruk pamerkan busana karyanya bergambar wajah Susi Pudjiastuti (IG/2maggieson)
Maggie Hutauruk pamerkan busana karyanya bergambar wajah Susi Pudjiastuti (IG/2maggieson)

Beberapa karyanya menggunakan karung goni bekas dengan memejeng gambar wajah orang-orang berpengaruh seperti Presiden RI Joko Widodo, Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti, aktivis Swedia Greta Thunberg dan Presiden AS Donald Trump. 

Ini bukan kali pertama Maggie, sapaannya, melenggang di panggung NYFW dan menampilkan karya dari barang bekas. Sebelumnya ia juga ramai diperbincangkan karena menggunakan karung bekas tepung terigu Segitiga Biru dan kerap membawa pesan-pesan isu lingkungan.

Maggie berkecimpung di dunia fesyen sudah cukup lama namun baru berani merintis merek fesyennya sendiri di tahun 2016.

"Dari kecil saya senang seni dan berbagai hal terkait kesenian. Saya lebih bisa membuat lukisan dulu sebelum bisa membaca-tulis. Saya sempat kuliah seni murni dulu di AS, namun atas arahan ayah saya almarhum, saya pindah ke desain fesyen. Mungkin supaya saya tidak tambah 'aneh'," ungkapnya kepada suara.com, ditulis Jumat (28/2/2020).

Perkenalannya dengan panggung NYFW bermula saat sebuah institusi yang kebetulan saat itu dipercaya untuk mengkurasi desainer-desainer Indonesia untuk tampil di NYFW menghubunginya.

Tidak hanya saja brand dan produknya yang direview, tapi konsep koleksi juga harus diajukan terlebih dahulu sebelum disetujui bisa mengambil bagian di show ini.

baca juga

Selain NYFW, Maggie juga pernah tampil di Jakarta, baik independent show atau kolektif seperti Jakarta Modest Fashion Week dan Bali Fashion Week.

Ketika ditanyai mengapa karyanya begitu 'berbeda', Maggie menjawab tiap karya adalah ekspresi seni dari dirinya dan busana bukan hanya sekadar penutup badan saja. Setiap pelanggan 2Madison Avenue pun menjadi muse dan inspirasi baginya.

"Fesyen adalah ekspresi diri, dan fesyen adalah pencerminan siapa kita. Kalau kita mau mengenal karakter atau mood seseorang, lihatlah apa yang dikenakannya. Jangan lihat harganya, itu semu. Lihat apa yang dikenakannya dan coba telusuri kepribadiannya dari situ," katanya.

Ia juga tak pernah memedulikan tren, semua buah karyanya adalah hasil ide spontan yang muncul di kepalanya. Belum lagi respons negatif yang ia terima soal karyanya yang memang tak biasa, namun ia yakin apresiasi terhadap fesyen atau karya yang unik akan semakin baik.

Maggie sangat berharap bahwa industri fesyen Indonesia ke depan dapat mengedepankan kejujuran. Karena baginya segala sesuatu yang dilakukan dengan hati bersih dan kejujuran, pasti akan mendatangkan rejeki yang sesuai tepat pada waktunya.

"Saya banyak melalui fase pahit dimana saya tertipu atau dirugikan oleh pihak-pihak tertentu. Saya tahu bukan hanya saya yang melalui hal ini. Banyak teman-teman kreatif yang juga melalui hal pahit ini," ujar ibu dua anak tersebut.

"Saya berharap para pemain di industri kreatif Indonesia memiliki pemahaman yang sama, dan menjaga agar lahan industri kreatif Indonesia bisa menjadi lahan yang aman, jujur, dan bisa mensejahterakan banyak orang yang terlibat di dalamnya," sambungnya.

Selain itu, ia juga menyarankan para desainer Indonesia untuk tak lupa menggunakan platform seperti media sosial dan koneksi-koneksi dengan figur publik untuk menyuarakan karyanya. "Yang buat saya gemas adalah persepsi bangsa kita terhadap karya lokal. Yang mengatakan kalau kalau lokal harus murah atau yang mengatakan kurang keren kalau made in Indonesia," pungkas perempuan lulusan Rhode Island School of Design ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits: Busana Berwajah Jokowi di NYFW, Foto Liburan Terakhir BCL dan Ashraf

Hits: Busana Berwajah Jokowi di NYFW, Foto Liburan Terakhir BCL dan Ashraf

Lifestyle | Rabu, 19 Februari 2020 | 09:23 WIB

Kisah di Balik Busana Berwajah Jokowi & Susi Pudjiastuti di NYFW 2020

Kisah di Balik Busana Berwajah Jokowi & Susi Pudjiastuti di NYFW 2020

Lifestyle | Selasa, 18 Februari 2020 | 18:03 WIB

Busana Bergambar Wajah Susi Pudjiastuti Tembus New York Fashion Week 2020

Busana Bergambar Wajah Susi Pudjiastuti Tembus New York Fashion Week 2020

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 12:55 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×