Wisata Sepi Gegara Corona Covid-19? Travel Agent Ungkap Fakta

Risna Halidi, Frieda Isyana Putri

Selasa, 03 Maret 2020 | 16:17 WIB
Wisata Sepi Gegara Corona Covid-19?  Travel Agent Ungkap Fakta
Wisata Yogyakarta. (Serbada.com)

Suara.com - Industri wisata menjadi salah satu sektor paling terdampak oleh wabah virus corona Covid-19, tak terkecuali industri wisata di Indonesia.

Beberapa media lokal bahkan media asing menyebut industri pariwisata di Indonesia menjadi lesu dan sepi. Sejumlah kota destinasi wisata seperti Bali, Yogyakarta, dan Bandung digambarkan tengah mengalami penurunan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Hal tersebut lantas dibantah langsung oleh salah satu agen travel wisata di Indonesia, Panorama JTB Tours.

Menurut Head of Domestic Panorama JTB Tours, Rery Sankyo, jumlah wisatawan khususnya wisatawan lokal justru mengalami kenaikan bahkan hingga 15 persen jika dibandingkan periode Januari-Februari tahun 2019 untuk kategori perjalanan domestik.

Hal ini, tambahnya, merupakan bukti bahwa sektor pariwisata dalam negeri tidak terpengaruh oleh wabah virus corona Covid-19. Ia juga melihat tren warga Indonesia yang melakukan perjalanan domestik berkat banyaknya jadwal akhir pekan yang panjang.

Jajaran Management Panorama JTB Tours di Jakarta (Suara.com/ Frieda Isyana)
Jajaran Management Panorama JTB Tours di Jakarta (Suara.com/ Frieda Isyana)

"Kita lihat di kalendernya ada long weekend atau hari kejepit dibanding tahun lalu. Jadi kita bisa lihat wisatawan domestik menggunakannya sebagai ekstra liburan," kata Rery kepada wartawan pada acara Media Gathering Panorama JTB di Take's Hotel Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Dua kota destinasi wisata dengan jumlah wisatawan terbanyak di Indonesia adalah Bali dan Malang. Menurut Rery, tingginya minat wisatawan pada dua kota ini disebabkan curah hujan sedang tinggi-tingginya di bulan Januari-Februari sehingga lebih memilih berwisata ke kota-kota dibanding pulau ataupun pantai dan laut.

"Di Bali Januari-Februari masih stabil, tidak ada pembatalan. Destinasi wisata sepi, nggak juga ya. Di Bali pun nggak, cuma memang kalau dilihat banyak yang pakai masker di bandara, itu aja," ujar Rery.

baca juga

Ditambahkan oleh Endy Wiselly, Chief Product Officer Panorama JTB Tours, belum ada pembatalan yang ia terima meskipun wabah corona Civid-19 sudah terdeteksi ada di Indonesia. Namun ia mengaku akan tetap memantau pergerakan, dan belum ada destinasi wisata yang menjadi tujuan wisatawan yang diklaim menjadi sepi.

"Sampai saat ini saya belum melihat ada (destinasi wisata yang sepi). Tapi kami akan terus memantau, kami nggak bisa kerja sendiri. Kami ada partner di sana jadi nanti kalau ada apa-apa langsung kami update. Karena isu (corona Covid-19) ini sekarang bukan hanya travel tapi banyak sektor yang terdampak," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Masker Naik karena Corona Covid-19, Dokter Paru Ingatkan Etika Batuk

Harga Masker Naik karena Corona Covid-19, Dokter Paru Ingatkan Etika Batuk

Health | Selasa, 03 Maret 2020 | 13:52 WIB

Panic Buying! Ini Barang Paling Dicari Setelah Indonesia Positif Corona

Panic Buying! Ini Barang Paling Dicari Setelah Indonesia Positif Corona

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2020 | 11:30 WIB

Update Corona Covid-19: 90.441 Total Kasus Infeksi, Korban Meninggal 3.119

Update Corona Covid-19: 90.441 Total Kasus Infeksi, Korban Meninggal 3.119

Health | Selasa, 03 Maret 2020 | 09:03 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×