5 Strategi Mengurangi Jumlah Pakaian di Rumah

Vania Rossa Suara.Com
Kamis, 05 Maret 2020 | 14:34 WIB
5 Strategi Mengurangi Jumlah Pakaian di Rumah
Strategi Mengurangi Jumlah Pakaian di Rumah. (Instagram/@nickdepartee)

Suara.com - Dengan pergerakan aktivis peduli dan ramah lingkungan, limbah garmen atau pakaian adalah salah satu isu yang juga digaungkan. Industri pakaian sendiri merupakan salah satu industri yang paling menyumbang polusi di dunia, dengan sumbangan 10% emisi gas karbon di dunia, mengotori laut dengan mikroplastik, dan membuang 15 juta ton limbah pakaian setiap tahunnya.

Maka dari itu, diet membeli pakaian bisa dilakukan mulai dari diri sendiri untuk tidak semakin memperparah situasi ini. Membatasi konsumsi sandang dengan cukup memiliki pakaian untuk berbagai kegiatan merupakan langkah awal yang positif.

Setidaknya, mulai dari rumah sendiri dengan tidak menumpuk pakaian berlebihan, yang ujung-ujungnya tidak terpakai atau dibuang. Pakaian dengan jumlah yang cukup juga membuat isi lemari tidak berlebihan dan berantakan.

Untuk Anda yang ingin memulai mengurangi jumlah pakaian di rumah, Anda bisa mengikuti lima strategi mudah namun efektif dari Dekoruma di bawah ini untuk mengurangi konsumsi pakaian yang mencederai bumi.

1. Tidak Perlu Terlalu Mengikuti Mode

Prinsip paling utama dalam mengurangi jumlah pakaian di rumah adalah dengan tidak perlu terlalu semangat mengikuti tren dan mode. Bukan berarti Anda tidak boleh mengikuti sama sekali. Pakaian yang trendi dan bergaya juga penting untuk menunjang penampilan, tetapi janganlah sampai berlebihan.

Beli pakaian-pakaian trendi seperlunya saja dan disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya pergi kuliah, kantor, jalan-jalan, acara yang lebih formal, atau kesempatan-kesempatan lainnya. Belilah dalam jumlah yang sekiranya cukup dan pakai terus sampai pakaian benar-benar kekecilan atau rusak.

2. Rutin Bersihkan Lemari

Rutin membersihkan lemari juga menjadi salah satu strategi yang jitu. Kadang-kadang kita cenderung memakai pakaian-pakaian yang gampang dijangkau dan itu-itu saja, sehingga kita tidak terlalu familiar dengan isi lemari. Dengan rutin melihat isi lemari, kemudian menyortirnya dalam beberapa kategori, Anda bisa menentukan pakaian mana yang masih akan disimpan dan dipakai, pakaian mana yang bisa disingkirkan.

Baca Juga: Dominique Diyose: Selama Ini Saya Menumpuk Sampah di Lemari Pakaian

3. Buang yang Rusak, Donasikan yang Layak

Jika Anda sudah mengelompokkan pakaian mana yang mau disingkirkan, Anda kemudian bisa memilih antara membuangnya dan mendonasikannya. Sebisa mungkin saat membuang pakaian, buang pakaian yang sudah benar-benar rusak dan tidak layak dipakai lagi. Untuk pakaian yang masih layak, Anda bisa donasikan untuk orang-orang yang kurang mampu atau membutuhkan (korban bencana alam, misalnya) dan baju-baju Anda masih punya nilai guna yang bermanfaat buat orang lain.

4. Jual yang Masih Trendi

Alternatif lain untuk pakaian-pakaian yang masih layak, trendi, tapi jarang dipakai adalah dengan menjualnya. Dengan banyaknya situs e-commerce atau thrift shop (toko baju bekas) di Instagram, Anda bisa menjualnya melalui kanal-kanal ini atau menitip pada penjual yang sudah populer dan punya banyak pengikut dan pembeli. Anda pun juga bisa mencoba peruntungan sendiri yang siapa tahu bisa membuahkan hasil berupa penghasilan tambahan atau malah jadi bisnis utama.

5. Terapkan Prinsip Reuse dan Recycle

Langkah terakhir adalah menerapkan prinsip reuse dan recycle. Baju yang benar-benar rusak seperti sobek parah bisa Anda berikan ke tempat-tempat daur ulang yang bisa mendaur ulang kain untuk dijadikan kain lagi atau material-material lain yang lebih berguna. Sementara itu, reuse atau menggunakan kembali; Anda bisa menggunakan baju-baju yang sudah usang dan rusak untuk keperluan rumah tangga. Lap dapur, lap piring, atau keset misalnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI