3. Abu-abu
Warna ini menandakan kurangnya emosi. Tidak hitam dan tidak juga putih, orang yang suka warna abu-abu bahkan tidak begitu yakin dengan apa yang mereka sukai.
Lelaki yang suka memakai baju abu-abu cenderung memandang seks sebagai cara untuk meredakan ketegangan. Sedangkan pada perempuan, hubungan seks dipandang sebagai cara melayani pasangan.
4. Biru
Kedamaian batin dipancarkan oleh orang-orang penyuka warna ini. Mereka biasanya juga dipandang sebagai pasangan seks yang peka terhadap kebutuhan pasangan.
Berpegang pada kejujuran, kepercayaan, dan kesetian, membuat para pecinta warna biru lebih suka membangun hubungan yang langgeng.
5. Merah muda
Gabungan gairah merah dan kemurnian putih melambangkan bahwa pecinta merah muda dinilai sebagai sosok yang mencintai tanpa syarat, romantis, dan perhatian. Merah muda juga bisa meredakan amarah, kebencian, tapi mereka juga bisa bersikap naif dan kurang pengalaman. Itulah sebabnya mereka biasanya dipasangkan oleh pecinta warna hitam, yang membuatnya tampak dua kali lebih seksi.
Bagi pecinta merah muda, seks bisa menjadi liar, tetapi selalu memuaskan, karena mereka tidak akan beristirahat sampai pasangannya puas.
6. Oranye
Penyuka warna ini adalah sosok yang ceria dan antusias. Mereka sangat berjiwa petualang dan ekstrovert. Pecinta warna oranye ini tidak hanya bersandar pada fantasi seksual, tetapi membuat fantasi itu menjadi kenyataan!
Meski mereka impulsif, tapi juga berani mengambil risiko. Pecinta oranye juga mampu berkomunikasi dengan hebat dan punya semangat positif. Sebagai seorang kekasih, pecinta oranye adalah kekasih yang tegas dan intuitif, yang menghargai pemanasan sebelum seks, dan bisa mengeluarkan sisi 'nakal' dari dalam diri pasangannya.
7. Kuning
Dikenal sebagai sosok yang kreatif dan mandiri, pecinta warna kuning berkomunikasi dengan baik dan suka melontarkan ide-ide baru dan menarik, seperti posisi saat berhubungan seksual, fantasi seksual, atau seks di luar ruangan.
Sayangnya, memuaskan kebutuhan si kuning sedikit sulit, karena harus melibatkan banyak spontanitas (misalnya quickie!), sehingga sebuah hubungan tidak membosankan.
8. Ungu
Pecinta ungu memiliki kualitas si merah yang energik, dikombinasikan dengan stamina si biru yang dapat dipercaya, membuat mereka mampu menjadi kekasih yang kharismatik. Sangat sensitif dan penuh kasih sayang, mereka selalu ingin memuaskan keinginan tubuhnya dengan intensitas yang bervariasi, mulai dari yang perlahan hingga quickie.
Pecinta ungu juga hebat untuk urusan fantasi seksual dan bermain peran, mulai dari menjadi si seksi hingga mengenakan kostum.
9. Hijau
Pecinta warna hijau mampu menyeimbangkan kejernihan mental si kuning sekaligus kedalaman emosional si biru. Mereka sangat tahu seperti apa pasangan yang mereka cari, dan mau berkomitmen penuh untuk menemukannya.
Mereka suka mengamati menemukan fantasi erotis, tapi juga mampu menghargai orang lain. Pecinta hijau tidak suka mengambil risiko. Tapi soal kemurahan hati seksual, ia tidak tertandingi.
10. Cokelat
Penyuka cokelat cenderung bersikap hangat dan mendalam, serta peka terhadap kebutuhan maupun keinginan pasangan. Pecinta cokelat sangat bersahaja dan sangat setia, sehingga kadang sedikit takut kehilangan kontrol saat berhubungan seks. Tapi itu dapat diatasi dengan pemanasan yang intim.
Mereka juga cukup sering tidak bisa menyatakan cinta. Keamanan dan kesetiaan jadi hal terpenting, dengan kegigihan yang kuat untuk membangun hubungan menuju jenjang yang lebih pasti, langgeng, dan harmonis.
11. Putih
Putih digambarkan pada segala sesuatu yang bersih dan suci, sehingga terkadang dianggap mengabaikan seksualitas. Pecinta putih mendambakan kesederhanaan, yang bisa bermanifestasi sebagai hubungan kasual yang tidak rumit atau rutinitas pernikahan yang andal.
Pecinta putih kadang-kadang bisa bersikap bijaksana, tidak ingin kelemahan fisik terungkap. Mereka lebih suka menyembunyikan segala ketidaksempurnaan dan menghadirkan sosok yang sempurna, sehingga mungkin menjadi tantangan bagi mereka untuk secara terbuka mengomunikasikan kebutuhan dan keinginan seksualnya.