Kreatif tapi Rada Nyeleneh, Berani Coba Tren Kecantikan Alis Kepang?

Rima Sekarani Imamun Nissa

Rabu, 08 April 2020 | 08:21 WIB
Kreatif tapi Rada Nyeleneh, Berani Coba Tren Kecantikan Alis Kepang?
Ilustrasi Alis Tebal. (Shutterstock)

Suara.com - Bukan hal aneh lagi jika tren kecantikan kadang bikin geleng-geleng kepala. Pasalnya, ide yang tercetus sering kali di luar dugaan.

Memiliki alis tebal dan lebat selama ini menjadi idaman banyak wanita. Banyak pula model papan atas yang bangga karena memiliki alis tebal alami.

Alis sendiri dianggap memiliki peran penting dalam penampilan seseorang. Tak heran jika banyak orang tak ingin keluar rumah sebelum alisnya tampak cantik sempurna. Banyak pula yang melakukan beragam prosedur kecantikan untuk mendapatkan bentuk alis impian.

Di sisi lain, gaya rambut termasuk hal yang menyenangkan untuk dieksplorasi. Salah satunya adalah model rambut kepang yang jadi favorit banyak orang.

Tren kecantikan alis kepang. (Instagram/@goalsmakeuppage)
Tren kecantikan alis kepang. (Instagram/@goalsmakeuppage)

Mengepang rambut bukanlah sesuatu yang baru. Namun, bagaimana jika yang dikepang adalah rambut alis?

Selasa (7/4/2020) kemarin, akun Instagram @goalsmakeuppage mengunggah ulang video karya mahasiswa kecantikan Australia pemilik akun @tmtmakeup.

Dalam video singkat itu, tampak seorang model yang telah dikepang rambutnya. Namun, ternyata bukan hanya rambut kepalanya, melainkan juga bagian alisnya.

Alis kepang itu tampak begitu epik. Bahkan, masih ada sisa ekor rambut yang tidak ikut terkepang sehingga memberikan kesan lebih unik.

Hingga Rabu (8/4/2020) pagi, video tren kecantikan alis kepang itu telah ditonton sebanyak lebih dari 100 ribu kali. Tidak dijelaskan apakah itu alis asli atau hanya rambut sambungan. Namun, banyak warganet yang dibikin takjub melihatnya.

baca juga

"Ini, tuh, ditempel apa gimana, sih?" tanya seorang warganet yang penasaran.

"Eh, bisa dikepang. Ngakak! Wkwkwk," komentar salah satu warganet.

Tren kecantikan alis kepang. (Instagram/@goalsmakeuppage)
Tren kecantikan alis kepang. (Instagram/@tmtmakeup)

"Alis 2020, gaes," komentar warganet lain.

"Alisnya bisa dikepang, dong," imbuh warganet lain tak kalah takjub.

Beberapa warganet bahkan mengatakan jika mereka tertarik menjajal tren kecantikan unik itu.

"Boleh dicoba," komentar seorang warganet.

"Kalian harus mencobanya," ungkap warganet lain.

"Buat nanti nikahan," celetuk warganet lainnya.

Wah, bagaimana menurutmu? Ada yang tertarik mencoba tren kecantikan alis kepang unik ini?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bebas! Meghan Markle Kini Bisa Ikuti 5 Tren Kecantikan Terlarang Kerajaan

Bebas! Meghan Markle Kini Bisa Ikuti 5 Tren Kecantikan Terlarang Kerajaan

Lifestyle | Selasa, 28 Januari 2020 | 12:09 WIB

Hobi Pakai Jade Roller? Intip Cara Mudah Membersihkannya

Hobi Pakai Jade Roller? Intip Cara Mudah Membersihkannya

Lifestyle | Jum'at, 24 Januari 2020 | 09:25 WIB

Kenali Water Free Beauty, Tren Kecantikan Korea di Tahun 2020

Kenali Water Free Beauty, Tren Kecantikan Korea di Tahun 2020

Lifestyle | Rabu, 08 Januari 2020 | 09:44 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×