Harapan Baik, Begini Prediksi Nasib Tukang Cukur setelah Pandemi Corona

Rima Sekarani Imamun Nissa

Jum'at, 17 April 2020 | 13:08 WIB
Harapan Baik, Begini Prediksi Nasib Tukang Cukur setelah Pandemi Corona
Ilustrasi tukang cukur. [Antara]

Suara.com - Pandemi corona tak ada berdampak pada bidang kesehatan, melainkan juga seluruh aspek kehidupan masyarakat. Beberapa bisnis pun tak bisa berjalan normal, termasuk usaha salon dan tukang cukur.

Guna mencegah penyebaran virus corona, beberapa ahli memang telah mengingatkan untuk menghindari perawatan kecantikan di salon.

Melansir Bustle, dr. Richard Firshein, D.O., ahli di bidang Integrative and Precision-Based Medicine, telah mengingatkan agar orang-orang harus senantiasa saling menjaga jarak paling tidak 6 kaki atau sekitar 2 meter.

Mengingat penata rambut harus senantiasa berdiri dalam jarak dekat dengan klien mereka, ada baiknya jika kita membatalkan rencana ke salon selama pandemi. Belum lagi, salon adalah tempat yang didatangi banyak orang.

Ilustrasi salon. (Unsplash/Aw Creative)
Ilustrasi salon. (Unsplash/Aw Creative)

"Ide dasarnya adalah dua hal," kata dr. Richard Firshein. "Satu untuk mengurangi kontak antara individu dan meratakan kurva. Dua untuk mencoba dan mengurangi jumlah orang terinfeksi."

Meski demikian, beragam cara pun dilakukan untuk menjaga mata pencaharian, termasuk oleh para tukang cukur. Beberapa di antara mencari cara agar bisa bekerja dengan aman, seperti menjaga jarak dengan klien lewat metode tertentu hingga menggunakan alat pelindung diri (APD).

Namun, tetap saja usaha perawatan kecantikan seperti salon dan tukang cukur begitu merugi di tengah pandemi corona ini. Pasalnya, banyak orang yang memilih tidak ke salon atau memotong rambut sendiri di rumah saja.

Lalu, apa yang kira-kira bakal terjadi saat keadaan telah menjadi lebih baik?

Prediksi nasib tukang cukur setelah pandemi corona. (Twitter/@jawafess)
Prediksi nasib tukang cukur setelah pandemi corona. (Twitter/@jawafess)

Belum lama ini, akun Twitter @jawafess mengunggah ilustrasi yang seolah menjadi prediksi nasib para tukang cukur setelah pandemi Covid-19 berakhir.

baca juga

Pada ilustrasi yang dibagikan, tampak Mr.Krabs, salah satu karater dari serial SpongeBob SquarePants, telah berbahagia karena mengumpulkan banyak uang.

"Kang cukur setelah corona selesai," cuit akun @jawafess, Kamis (16/4/2020) kemarin.

Ya, para tukang cukur diprediksi bakal panen duit karena kebanjiran pelanggan setelah virus corona Covid-19 teratasi.

Hingga Jumat (17/4/2020), cuitan tersebut telah mendapatkan lebih dari 1,3 ribu retweets. Banyak pula warganet yang meninggalkan beragam komentar, doa, dan harapan baik mereka.

"Auto panen duit," komentar seorang warganet.

"Amin. Semuanya, kang ojol, kang cilok, semuanya.... Amin amin amin," doa dari warganet lain.

"Aku tukang cukur, mas. Ya semoga saja begitu," imbuh warganet lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rela Risih Asal Tetap Aman, Begini Gaya Nyentrik Memes Saat Belanja

Rela Risih Asal Tetap Aman, Begini Gaya Nyentrik Memes Saat Belanja

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2020 | 11:00 WIB

Jogja Sudah Ramai Lagi, Akhir Pandemi Corona Bisa Makin Mundur

Jogja Sudah Ramai Lagi, Akhir Pandemi Corona Bisa Makin Mundur

Jogja | Kamis, 16 April 2020 | 14:45 WIB

Pendapatan Turun Gegara Pandemi Corona, Hotel Ini Jual Makanan Pesan Antar

Pendapatan Turun Gegara Pandemi Corona, Hotel Ini Jual Makanan Pesan Antar

Lifestyle | Kamis, 16 April 2020 | 13:00 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×