Kartini Masa Kini, Jalan Panjang Monika Anggreini Jadi Pilot Perempuan

Bimo Aria Fundrika, Frieda Isyana Putri

Selasa, 21 April 2020 | 07:15 WIB
Kartini Masa Kini, Jalan Panjang Monika Anggreini Jadi Pilot Perempuan
Kartini masa kini, Monika Anggreini pilot perempuan. (dok: Instagram/@monikaanggreini)

Sulit Mendapat Kerja

November 1996, Monik lulus dari sekolah penerbangan. Ia mencoba peruntungan dengan mendaftar sebagai pilot di beberapa maskapai penerbangan. 

Sayangnya krisis tengah melanda Indonesia. Beberapa perusahaan penerbangan tengah mengalami penurunan. Akhirnya di tahun 1997, Monik melanjutkan studinya di Avindo Angkasa Pilot School mengambil kelas lanjutan multi engine.

Sembari bersekolah, Monik juga bekerja di salah satu perusahaan travel yang bekerjasama dengan salah satu maskapai penerbangan di Indonesia.

"Saya sambil sekolah lagi di Juanda. Jadi sambil bekerja sambil sekolah juga. Apply-apply lagi jadi pilot, cuma belum ada yang manggil dan nggak ada pengumuman lulus atau nggak, jadi kayak digantung," tuturnya.

Monika pilot perempuan. (dok: Instagram/@monikaanggreini)
Monika pilot perempuan. (dok: Instagram/@monikaanggreini)

Masih belum beruntung, Monik akhirnya kembali kuliah mengambil jurusan ekonomi di tahun 1998. Lulus di tahun 2002, masih belum ada maskapai penerbangan yang mau menerimanya sebagai seorang pilot.

Monik akhirnya banting setir dengan mendaftarkan diri ke perusahaan berbeda. Akhirnya ia diterima bekerja sebagai finance officer di sebuah perusahaan otomotif.

Gayung bersambut, tak sampai setahun bekerja, Monik diterima di maskapai penerbangan Top Air. Namun lagi-lagi perjalanannya tak mulus, untuk bisa mengoperasikan pesawat Boeing 737 seri 200 ia harus merogoh kocek sendiri. Beruntung, ia selalu mendapat dukungan dari sang ibu.

Perusahaan tersebut ternyata tak berjalan hingga akhirnya Monik memutuskan keluar kerja. Ia pun diterima di maskapai Star Air hingga disekolahkan ke Swedia.

baca juga

"Baru akhirnya setelah 8 tahun lulus dari sekolah pilot di Juanda, diterima di Airlines, terbang di tahun 2004," ujarnya.

Hanya sepuluh bulan bergabung di maskapai tersebut, badai kembali menerpa Monik. Perusahaan maskapai tersebut tutup, membuatnya harus kembali mencari pekerjaan.

Pucuk dicinta ulam pun tiba, di bulan Juli 2005, Monik dipertemukan dengan AirAsia Indonesia dan diterima menjadi pilot di maskapai penerbangan tersebut, hingga kini selama 15 tahun.

Bagaimana kisahnya selama menjadi pilot? Baca selengkapnya di halaman selanjutnya.

Tak Kalah dengan Laki-laki

Menjadi satu dari sedikit pilot perempuan, Monik mengaku tantangan dan kendalanya masih besar. Salah satunya bagaimana perempuan masih harus menunjukkan bahwa kemampuan pilot perempuan sama dengan pilot laki-laki.

"Karena persyarataan dan prosedur yang dilakukan sama, bisa dilakukan oleh perempuan juga. (Perempuan) harus menunjukkan prestasi yang lebih, semangatnya juga harus lebih, harus menunjukkan yang terbaik," kata Monik.

Akan tetapi, semua perjuangan dan kendala tersebut tertutup dengan kecintaan Monik bekerja sebagai pilot. Apalagi dengan dukungan keluarga yang tak ada habisnya.

Monika pilot perempuan. (dok: Instagram/@monikaanggreini)
Monika pilot perempuan. (dok: Instagram/@monikaanggreini)

Di tengah kesibukannya sebagai pilot, ia juga menulis buku dengan harapan dapat menularkan semangat dan motivasinya ke orang banyak. Bukunya berjudul Iron Bird: Monika telah diluncurkan pada 2016 lalu.  

Saat bekerja ia juga sering menyempatkan bertemu dengan keluarga. "Kadang kalau lagi disempatkan di suatu kota, ibu sama adik saya ikut. Jadi setelah terbang bisa makan bareng, kumpul bareng. Alhamdulillah disempat-sempatkan," imbuhnya.

Menurutnya, tidak ada yang tidak bisa dilakukan oleh perempuan. Walau memang di masa kini untuk bisa bertahan di ranah pekerjaan yang mayoritas laki-laki, perempuan harus menunjukkan prestasi yang lebih.

Monik mengingatkan kepada para Kartini Indonesia untuk tetap menjadi diri sendiri, dan selalu melakukan yang terbaik.

"Pejuang Kartini harus bisa menikmati passion mereka, seperti saya menikmati passion saya sebagai seorang pilot," tandasnya.

Itulah kisah inspiratif Kartini masa kini, pilot perempuan Monika Anggreini  yang diharapkan bisa menjadi pecut semangat bagi kaum  perempuan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inspirasi Kartini Masa Kini: Mendongkrak Bisnis Kukis di Masa Pandemi

Inspirasi Kartini Masa Kini: Mendongkrak Bisnis Kukis di Masa Pandemi

Lifestyle | Senin, 20 April 2020 | 17:02 WIB

Yuni Shara Ajak Perempuan Indonesia Berbagi di Hari Kartini

Yuni Shara Ajak Perempuan Indonesia Berbagi di Hari Kartini

Entertainment | Senin, 20 April 2020 | 14:34 WIB

Lewat Arisan, Ini Sederet Kisah Inspiratif Kartini Masa Kini

Lewat Arisan, Ini Sederet Kisah Inspiratif Kartini Masa Kini

Lifestyle | Rabu, 24 April 2019 | 13:30 WIB

Terkini

Cushion Mini yang Bagus Merek Apa? Ini 3 Pilihan Mungil dengan Hasil Maksimal

Cushion Mini yang Bagus Merek Apa? Ini 3 Pilihan Mungil dengan Hasil Maksimal

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:15 WIB

4 Cara Pakai Soda Api untuk Atasi Saluran Air Mampet akibat Rambut atau Lumpur

4 Cara Pakai Soda Api untuk Atasi Saluran Air Mampet akibat Rambut atau Lumpur

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:11 WIB

Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui

Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:59 WIB

4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus

4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:15 WIB

4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman

4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:00 WIB

Kota Semakin Panas: Penelitian Ini Tunjukkan Atap Putih Bisa Bantu Turunkan Suhu

Kota Semakin Panas: Penelitian Ini Tunjukkan Atap Putih Bisa Bantu Turunkan Suhu

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:55 WIB

Berapa Lama Hasil Viva Whitening Cream Terlihat? Simak Manfaat dan Ulasannya

Berapa Lama Hasil Viva Whitening Cream Terlihat? Simak Manfaat dan Ulasannya

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15 WIB

Perbedaan Pompa Air Shimizu PS-135 E dan PL-138 BIT, Mana yang Paling Awet?

Perbedaan Pompa Air Shimizu PS-135 E dan PL-138 BIT, Mana yang Paling Awet?

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:14 WIB

Day Cream Viva untuk Kulit Apa? Ini 2 Pilihan Lengkap dengan Review Pengguna

Day Cream Viva untuk Kulit Apa? Ini 2 Pilihan Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:36 WIB

5 Parfum Aroma Teh yang Awet Menurut Review, Ada yang Tahan sampai 12 Jam

5 Parfum Aroma Teh yang Awet Menurut Review, Ada yang Tahan sampai 12 Jam

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:21 WIB