Bukan Hanya Fisik dan Mental, Ini Tips Sehat Finansial Hadapi Pandemi

Risna Halidi

Kamis, 23 April 2020 | 10:15 WIB
Bukan Hanya Fisik dan Mental, Ini Tips Sehat Finansial Hadapi Pandemi
Ilustrasi uang. (Pixabay/stevepb)

Suara.com - Bukan Hanya Sehat Fisik dan Mental, Ini Tips Sehat Finasial Hadapi Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 tak semata-mata mengguncang pelayanan kesehatan, melainkan juga ekonomi dunia.

Salah satu dampak yang langsung terasa adalah ribuan karwayan terpaksa dirumahkan tanpa digaji atau bahkan PHK karena beberapa sektor industri berhenti beroperasi.

Bagi yang lebih beruntung, tetap digaji dengan bekerja dari rumah. Keluhan pun masih tetap ada, yakni merasa menjadi lebih boros selama di rumah saja.

"Mungkin kesannya memang menjadi lebih boros karena di minggu pertama kita seperti kaget dan euforia. Segala dibeli melalui online. Tak hanya makanan, melainkan juga pernak-pernik rumah, alat memasak, bahkan meja kursi kerja agar bisa bekerja dengan nyaman di rumah," kata Financial Trainer dari QM Training, Ligwina Hananto dari siaran rilis yang diterima Suara.com dari GueSehat dan Teman Bumil, Rabu (22/4/2020).

Belum lagi, tambah Ligwina, adanya fenomena panic buying yang dilakukan guna mengantisipasi PSBB (Pembatasan Wilayah Skala Besar).

"Kita harus mulai berhitung, apakah benar memang bertambah boros. Boros atau hemat itu tidak berdasarkan asumsi, tetapi berdasarkan angka. Coba mulai sekarang hitung semua pengeluaran per bulan, apakah memang menjadi berlebihan?" jelas Ligwina lagi.

Menurutnya, selama pandemi ini memang ada pos pengeluaran yang membesar. Namun, ada juga pos pegeluaran yang berkurang, misalnya biaya transportasi dan gaya hidup.

Menurut Ligwina, keuangan keluarga dikatakan sehat jika mengikuti kaidah pembelanjaan berikut: dari 100% penghasilan, maka 30% maksimal digunakan untuk cicilan, pengeluaran rutin 40-60%, menabung 10-30%, gaya hidup maksimal 20%, dan aktivitas sosial minimal 2,5%.

baca juga

"Namun, itu adalah saat kondisi normal. Saat seperti sekarang jika kondisi keuangan sudah masuk kondisi darurat, maka pengeluaran untuk menabung, gaya hidup, dan sosial bisa dihilangkan. Harus ada prioritas, terutama bagi yang mendapatkan penghasilan dari upah harian. Bagi yang masih mendapatkan gaji, biaya cicilan dan pengeluaran rutin tetap harus diprioritaskan," jelas Ligwina.

Bagaimana dengan dana darurat? Menurut Ligwina, tidak banyak orang yang menyiapkan dana darurat. Jumlahnya pun sangat personal karena kebutuhan masing-masing keluarga berbeda.

Namun, patokan umum besarnya dana darurat adalah sebagai berikut: untuk lajang sebaiknya memiliki dana darurat 4 kali pengeluaran bulanan, pasangan tanpa anak 6 kali pengeluaran bulanan, pasangan dengan 1 anak 9 kali pengeluaran bulanan. Sedangkan untuk pasangan dengan dua anak, minimal memiliki dana darurat 12 kali pengeluaran bulanan.

Golongan yang lebih mendesak untuk memiliki dana darurat adalah pekerja paruh waktu. Misalnya karyawan di industri film, di mana saat ini semua produksi berhenti.

"Tidak ada kata terlambat. Mulai sekarang bersiap jika nanti ada krisis ekonomi skala luas. Yang memiliki penghasilan, mulai menyiapkan dana darurat," pungkas Ligwina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinpar Bantul Siap Lakukan Promosi Besar-besaran Begitu Pandemi Corona Usai

Dinpar Bantul Siap Lakukan Promosi Besar-besaran Begitu Pandemi Corona Usai

Jogja | Rabu, 22 April 2020 | 15:50 WIB

Karena Pandemi, Hewan Langka Penyu Belimbing Kembali Berkembang Biak

Karena Pandemi, Hewan Langka Penyu Belimbing Kembali Berkembang Biak

Lifestyle | Rabu, 22 April 2020 | 12:52 WIB

Ketika 5 Lukisan Terkenal Dunia Kampanyekan Cara Aman dari Pandemi Covid-19

Ketika 5 Lukisan Terkenal Dunia Kampanyekan Cara Aman dari Pandemi Covid-19

Lifestyle | Rabu, 22 April 2020 | 12:03 WIB

Terkini

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

News | Senin, 28 September 2026 | 18:57 WIB

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Bola | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

Buka Rekening di IMIFEST 2026, Nasabah Baru BRI Langsung Dapat Cashback!

Buka Rekening di IMIFEST 2026, Nasabah Baru BRI Langsung Dapat Cashback!

Bri | Senin, 28 September 2026 | 18:53 WIB

Buntut Tewasnya ASN, Amnesty Desak Pemerintah Hentikan Latsamir Komcad

Buntut Tewasnya ASN, Amnesty Desak Pemerintah Hentikan Latsamir Komcad

News | Senin, 28 September 2026 | 18:52 WIB

Transaksi Derivatif Kripto CFX Melonjak 50% Jadi Rp5,98 Triliun Sepanjang Agustus

Transaksi Derivatif Kripto CFX Melonjak 50% Jadi Rp5,98 Triliun Sepanjang Agustus

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:51 WIB

Pakai Viva Queen White Advance Day Cream SPF 30 PA+++ Perlu Sunscreen Tambahan atau Tidak?

Pakai Viva Queen White Advance Day Cream SPF 30 PA+++ Perlu Sunscreen Tambahan atau Tidak?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 18:50 WIB

Pengadilan Pajak Dialihkan ke MA Akhir Tahun, Kemenkeu Siapkan Masa Transisi SDM & IT

Pengadilan Pajak Dialihkan ke MA Akhir Tahun, Kemenkeu Siapkan Masa Transisi SDM & IT

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:50 WIB

Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan

Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 18:50 WIB

Jakarta Kian Padat, Pemprov Siapkan 11 Rumah Susun Baru pada 2027

Jakarta Kian Padat, Pemprov Siapkan 11 Rumah Susun Baru pada 2027

Foto | Senin, 28 September 2026 | 18:46 WIB

×