alexametrics

Keren! Kini Ada Masker dari Kulit Ular Sanca, Siapa Mau Coba?

Bimo Aria Fundrika
Keren! Kini Ada Masker dari Kulit Ular Sanca, Siapa Mau Coba?
Masker kulit ular. (dok: Facebook/All American Gator)

Setelah masker bra, kini hadir masker dari kulit ular sanca, kreatif ya!

Suara.com - Keren! Kini Ada Masker dari Kulit Ular Sanca, Siapa Mau Coba?

Setelah sempat ramai tentang masker dengan bentuk mirip bra, kini ada sebuah inovasi terbaru. Seorang pemilik toko di Florida menjual masker wajah yang dibuat dari kulit ular sanca Burma.

Mereka menjualnya pada pelanggan yang ingin tampil berbeda sambil membatasi penyebaran virus yang menyebabkan Corona COVID-19. Demikian seperti dilansir dari Newsweek, Jumat (24/4/2020)

Brian Wood, pemilik All American Gator Products di Pantai Dania, Florida, telah merancang topeng yang terbuat dari kulit yang berbeda, termasuk kulit ular sanca, kulit kadal dan kulit buaya.

Baca Juga: Virus Corona Bermutasi, Pakar Sebut Tidak Perlu Khawatir atau Takut

Masker kulit ular. (dok: Facebook/All American Gator)
Masker kulit ular. (dok: Facebook/All American Gator)

"Orang-orang harus menutupi wajah mereka, dan sayangnya situasinya mungkin lebih lama dari yang kita bayangkan," kata Wood.

"Beberapa orang ingin membuat pernyataan mode bahkan selama pandemi ini, jadi saya ingin memberi mereka pilihan."

Topeng kulit ini tidak bisa memberikan perlindungan di dalam dan dari diri mereka sendiri. Melainkan perlu menggunakan filter dengan desain yang telah dimodifikasi.

Dia menjelaskan dirinya ingin mengambil keuntungan dari pasokan kulit negara dari ular, buaya dan buaya. Menurutnya, ular 10 kaki bisa menyediakan kulit yang cukup untuk 10 masker.

"Orang-orang mengatakan kepada saya bahwa mereka ingin membeli 5, 12 topeng ini, jadi saya pasti akan membeli ular dari pemburu lokal," kata Wood.

Baca Juga: Hot! Rekomendasi Menu Buka Hingga Sahur, Harry dan Meghan Tak Betah di LA

Di Florida, para pemburu diizinkan membunuh ular piton Burma di tanah pribadi dengan izin pemilik tanah. Bahkan, Komisi Konservasi Ikan dan Satwa Liar Florida (FWC) mendorongnya, asalkan dilakukan secara manusiawi dan tanpa menggunakan perangkap dan senjata api.

Komentar