Sering Buka Puasa Makan Gorengan? Ini 5 Kerusakan Kulit yang Bakal Terjadi

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 08 Mei 2020 | 19:31 WIB
Sering Buka Puasa Makan Gorengan? Ini 5 Kerusakan Kulit yang Bakal Terjadi
Ilustrasi gorengan untuk buka puasa. (Shutterstock)

Suara.com - Siapa di antara kamu yang merasa belum afdol buka puasanya jika tidak makan gorengan? Hari-hati, kebiasaan ini tidak bagus untuk kesehatan kulitmu, terlebih jika dilakukan terus menerus dan setiap hari.

Dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Arini Astasari Widodo, SpKK mengatakan setidaknya ada empat alasan mengapa makanan yang digoreng bisa merusak kulit, yaitu:

  • Proses menggoreng itu sendiri.
  • Banyaknya lemak buruk yang diserap, yaitu lemak jenuh dan trans fat.
  • Kalori yang tinggi
  • Kemungkinan bahan yang di goreng yang tinggi garam (sodium) dan tinggi IG (indeks glycemic).

Nah, pikir ulang lagi ya kalau kamu mau buka puasa pakai gorengan. Kalau tidak, 5 kerusakan kulit ini bisa kamu alami.

1. Menyebabkan penuaan dini

Dr. Arini menjelaskan bahwa proses menggoreng bisa merusak molekul AGE (advanced glycation end products) pada kulit. Yang dirusak adalah kandungan kolagen dan elastis yang bisa berisiko menyebabkan penuaan dini.

"Proses ini juga membutuhkan temperatur yang tinggi, meningkatkan jumlah trans fat, dan membuat vitamin-vitamin yang berada di dalamnya menjadi rusak, termasuk vitamin yang berguna untuk kulit," jelas dr. Arini dalam acara diskusi online, Jumat (8/5/2020).

2. Menyebabkan kanker

Dokter yang berpraktik di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta itu menyebutkan yang lebih berbahaya karena sering mengonsumsi gorengan ialah risiko kanker, akibat dari proses menggoreng itu sendiri

"Proses menggoreng meningkatkan senyawa kimia yang disebut sebagai acrylamide. Acrylamide dapat meningkatkan risiko kanker," paparnya.

Acrylamide atau akrilamida adalah sejenis senyawa yang terbentuk organik. Biasanya terkandung pada bahan makanan gorengan yang mengandung pati, seperti kentang goreng atau roti yang dipanggang.

baca juga

3. Peradangan kulit

Gorengan juga mengandung lemak jenuh yang dinamakan trans fat. Nah, jika ini dikonsumsi secara berlebihan, maka bisa menimbulkan peradangan dan masalah pada kulit.

"Sehingga kulit menjadi lebih sensitif, terjadi inflamasi (radang). Hal ini perlu diwaspadai pada seseorang dengan kulit sensitif, bakat eksim, atau autoimun," jelasnya.

4. Kalori meningkat 3 kali lipat

Minyak goreng yang digunakan berkali-kali mengandung lemak, yang akan meningkatkan kandungan kalori hingga 3 kali lipat pada semua makanan yang digorengnya. Bayangkan!

"Kalori yang tinggi dapat berdampak pada kesehatan seperti penyakit diabetes, obesitas, penyakit jantung, dan gangguan metabolik lainnya, yang akan memberikan dampak buruk pada kulit," jelas dokter lulusan magister Universitas Indonesia itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makanan dan Minuman yang Perlu Kamu Hindari Saat Buka Puasa

Makanan dan Minuman yang Perlu Kamu Hindari Saat Buka Puasa

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2020 | 13:28 WIB

Coba Masak Koshari Sendiri di Rumah Yuk, Cocok untuk Buka Puasa

Coba Masak Koshari Sendiri di Rumah Yuk, Cocok untuk Buka Puasa

Video | Rabu, 06 Mei 2020 | 16:15 WIB

5 Jenis Makanan yang Cocok untuk Dikirimkan ke Teman di Bulan Puasa

5 Jenis Makanan yang Cocok untuk Dikirimkan ke Teman di Bulan Puasa

Video | Selasa, 05 Mei 2020 | 16:05 WIB

Terkini

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:14 WIB

Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?

Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:59 WIB

×