6 Hal yang Terjadi Saat Negera Terapkan The New Normal

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi
6 Hal yang Terjadi Saat Negera Terapkan The New Normal
Ilustrasi konsep new normal (Shutterstock)

Penasaran seperti apa nantinya jika The New Normal bakal diterapkan?

Suara.com - 6 Hal yang Terjadi Saat Negera Terapkan The New Normal

Meski kasus positif virus corona Covid-19  masih tinggi, namun pemerintah Indonesia sudah merencanakan menjalani fase New Normal, yakni fase terjadinya perubahan perilaku masyarakat dalam beraktivitas di masa pandemi.

Perubahan itu meliputi tidak pernah lupa memakai masker saat keluar rumah, rutin mencuci tangan pakai sabun, patuh menjaga jarak, hingga menerapkan pola hidup sehat agar sistem imun tetap kuat untuk melawan virus.

Selain itu, mereka yang berusia dibawah 45 tahun juga diminta kembali beraktivitas sembari tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Wacana New Normal ini juga akan dilakukan Amerika Serikat, meski masih banyak pro kontra terkait hal itu. Salah satu bahan pertimbangannya adalah sektor ekonomi yang harus tetap berjalan, mencegah lebih banyak lagi orang yang menganggur dan kelaparan.

Tapi penasaran nggak sih, seperti apa nantinya jika The New Normal bakal diterapkan? Melansir Bored Panda, Jumat (22/5/2020) berikut beberapa potret yang akan terjadi jika New Normal dijalankan.

1. Bioskop Drive In akan diminati
Mungkin ini salah satu cara terbaik terhindar dari virus tapi tetap bisa menonton bioskop. Yap, menonton bioskop dari dalam mobil, membuat penikmatnya tidak perlu keluar mobil yang berisiko terinfeksi virus karena berdesak-desakkan.

2. Pembersih tangan dijalankan dengan kaki
Alat ini sempat viral karena membuat penggunanya tidak perlu memencet botol tempat tangan semua orang memegangnya. Cukup dengan memencet dengan kaki maka dengan sendirinya cairan pembersih tangan akan keluar.

3. Piknik dengan jarak
Potret ini dibagikan Miss Cris, dimana terlibat di satu lapangan besar terlukis lingkaran-lingkaran di taman. Lingkaran itu adalah tempat yang boleh ditempati untuk orang berpiknik.

Lingkaran tersebut memiliki jarak 1 sampai 2 meter dengan lingkaran lainnya. Itu artinya mereka yang datang saat berpiknik tidak boleh keluar lingkaran untuk memastikan jarak aman satu dengan yang lain.

4. Food truck menggunakan alat peluncur
Ini dibuat agar antara pembeli dan pelayan makanan tetap berada di jarak aman. Sehingga keduanya tidak perlu ada kontak fisik dimana itu bisa berisiko penularan virus corona. Begitu pun dengan uang, pelanggan meletakkannya di kotak tertentu sebagai pembayaran.

5. Wisuda dengan jaga jarak
Mungkin tidak pernah terpikir, melangsungkan wisuda di lapangan bisbol atau stadion sepak bola. Ternyata ini sudah dilakukan California, yang melangsungkan wisuda pada 15 Mei.

Dalam potret itu terlihat peserta wisuda duduk berjauhan satu sama lain di lapangan. Ditambah para orang tua yang duduk di kursi penonton memperhatikan jalannya upacara.

6. Kedai kopi tanpa tempat duduk
Jika sebelumnya kita asik berkumpul di kedai kopi selama berjam-jam untuk mengobrol. Bersiap, saat new normal nampaknya itu tidak bisa dilakukan, kini kita hanya bisa membeli untuk di bawa pulang atau take a way.

Cara ini efektif untuk mengurangi penularan karena berkumpulnya banyak orang di satu tempat. Begitu juga antrian kini yang berjarak 1 sampai 2 meter di tempat-tempat publik, seperti restoran, supermarket, dan sebagainya.

Bagaimana, kira-kira cara ini bisa diterapkan tidak ya di Indonesia?

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS