Sering Menangis saat Sungkem Lebaran? Simak Manfaat Positifnya!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
Sering Menangis saat Sungkem Lebaran? Simak Manfaat Positifnya!
Sungkeman atau bermaaf-maafan merupakan salah satu tradisi Lebaran di Indonesia. (Shutterstock)

Selain bermaaf-maafan, momen sungkeman saat Lebaran kerap membuat haru.

Suara.com - Salah satu momen yang identik dengan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran adalah tradisi sungkeman. Sembari bermaaf-maafan, momen sungkem Lebaran juga kerap mengundang tangis dan rasa haru.

Pada tahun 2020 ini, beberapa orang mungkin tidak akan bisa melakukan tradisi sungkeman secara langsung kepada orang tua.

Meski begitu, tradisi sungkeman dan bermaaf-maafan tetap menjadi sesuatu yang sudah lekat dengan kita serta tidak terlupakan.

Nah, bagi kamu yang terbiasa melakukan sungkem Lebaran kepada orangtua, apakah kamu tipe yang mudah merasa tersentuh hingga menangis?

Baca Juga: Seragam dengan Keluarga Saat Lebaran? 5 Selebriti Ini Bisa Jadi Inspirasi!

Jika iya, sudah tahukah kamu bahwa menangis tidak selalu identik dengan perasaan negatif dan dapat memiliki manfaat positif?

Dilansir dari laman Boldsky, inilah beberapa manfaat menangis yang bisa kamu dapatkan!

Ilustrasi perempuan menangis. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan menangis. (Shutterstock)

1. Menghilangkan stres dan melepaskan racun

Menangis ternyata membantu kita untuk meredakan kadar stres di dalam tubuh.

Dengan menangis, hormon stres dalam tubuh pun akan keluar dalam bentuk air mata dan kamu bisa merasa lega.

Baca Juga: 8 Pertanyaan Ini Bikin Insecure saat Lebaran, Warganet Auto Sedih

2. Mengurangi rasa sakit

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS