Protokol Normal Baru Diharapkan Mampu Tingkatkan Kepercayaan Wisatawan

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 06 Juni 2020 | 14:15 WIB
Protokol Normal Baru Diharapkan Mampu Tingkatkan Kepercayaan Wisatawan
Wamenparekraf/Wabarerkraf, Angela Tanoesoedibjo, saat membuka Webinar Series 3, Jumat (5/6/2020). (Dok : Kemenparekraf)

Suara.com - Tiga kunci terkait protokol normal baru di bidang pariwisata, yaitu kebersihan, kesehatan, dan keamanan (cleanliness, health, and safety atau CHS), diharapkan dapat dilakukan oleh para pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Jika protokol ini dilakukan dengan baik, maka diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan wisatawan. 

Hal ini dikemukakan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wabarerkraf), Angela Tanoesoedibjo, saat membuka kegiatan Webinar Series 3 dengan tema “Road Map to Bali Next Normal: What Is the State of the Biggest Tourism Market for Bali”, Jumat (5/6/2020).

Kunjungan wisatawan. (Dok : Kemenparekraf).
Kunjungan wisatawan. (Dok : Kemenparekraf).

Angela menjelaskan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Barekraf) sedang menyusun upaya dan langkah-langkah pemulihan dalam menyambut kondisi kenormalan baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. 

Protokol ini diberlakukan pada penyedia akomodasi, jasa makanan dan minuman, daya tarik wisata, usaha perjalanan wisata, usaha fasilitas seni, dan produksi film, serta usaha-usaha lainnya di seluruh sektor ekonomi kreatif.

“Gaining trust atau confidence adalah kunci dalam percepatan pemulihan, jadi harus sangat diperhatikan dan diimplementasikan. Jika hanya menjadi promosi tanpa aksi, maka kepercayaan yang dibangun bisa hilang dan akan lebih sulit lagi untuk membangunnya kembali,” ujar Wamen termuda di Indonesia ini.

“Implementasi protokol mengacu kepada gugus tugas dan akan melalui beberapa tahapan ‘pra-kondisi’, yaitu edukasi, sosialisasi, dan simulasi. Dalam pelaksanaannya, daerah akan menyiapkan manajemen krisis dalam monitoring dan evaluasi,” ujarnya.

Angela juga menjelaskan, pihaknya tengah menyiapkan handbook yang mengacu kepada standar global, sebagai panduan teknis untuk pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Handbook ini merupakan turunan yang lebih detil dari protokol yang sedang disusun oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berdasarkan masukan dari Kemenparekraf untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Webinar Series 3 ini diikuti lebih dari 900 peserta dan dihadiri Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), Duta Besar RI untuk Republik Rakyat China merangkap Mongolia, Djauhari Oratmangun, Duta Besar RI untuk Republik Federal Jerman, Arif Havas Oegroseno, Duta Besar RI untuk Australia merangkap Republik Vanuatu, Yohanes Kristiarto Soeryo Legowo, Duta Besar RI untuk Republik Demokrasi Rakyat Laos, R. P. Pratito Soeharyo, Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho.

Pada kesempatan yang sama, Cok Ace menjelaskan, pada 2019, Bali menyumbang 6,3 juta wisman, dengan asal wisman tertinggi secara berurutan adalah Australia, China, India, Eropa, dan Amerika. Para wisatawan yang datang ke Bali memiliki minat daya tarik wisata yang beragam, dimana minat terhadap daya tarik wisata budaya sebesar 65 persen, alam 30 persen, dan wisata buatan 5 persen.

baca juga
Aturan protokol kesehatan Bali Paragon Resort Hotel. (Dok : Kemenparekraf)
Aturan protokol kesehatan Bali Paragon Resort Hotel. (Dok : Kemenparekraf)

Angela kembali menekankan, Bali merupakan salah satu gerbang utama serta ikon dari pariwisata Indonesia di mata dunia yang turut mengalami dampak dari pandemi Covid-19. Namun ia optimistis, sektor pariwisata di Bali akan cepat bangkit, mengingat kesungguhan yang ditunjukkan Pemerintah Provinsi Bali dan pemangku kepentingan, serta para industri pariwisata untuk bahu-membahu membangkitkan pariwisata Bali.

Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo, setiap pemerintah daerah lain juga harus memperhatikan betul kondisi laju penyebaran Covid-19 di daerahnya dalam pembukaan destinasi wisatanya.

“Saya optimistis, Bali akan kembali bangkit, khususnya dalam upaya membangkitkan industri pariwisata Bali. Selain adanya penerapan protokol yang baik oleh para pelaku industri, dibutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perwakilan Indonesia di luar negeri, media, dan seluruh stakeholder lainnya,” katanya.

Ilustrasi pemberlakuan tatanan baru dalam bidang pariwisata. (Dok : Kemenparekraf)
Ilustrasi pemberlakuan tatanan baru dalam bidang pariwisata. (Dok : Kemenparekraf)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bali Optimistis dan Siap Jalani Tatanan Kenormalan Baru Pariwisata

Bali Optimistis dan Siap Jalani Tatanan Kenormalan Baru Pariwisata

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2020 | 08:28 WIB

Pasca Covid-19, ASEAN Beri Jaminan pada Wisatawan soal Kualitas Kesehatan

Pasca Covid-19, ASEAN Beri Jaminan pada Wisatawan soal Kualitas Kesehatan

Lifestyle | Jum'at, 05 Juni 2020 | 12:25 WIB

Kemenparekraf : Industri MICE Berperan Penting dalam Pendapatan PDB

Kemenparekraf : Industri MICE Berperan Penting dalam Pendapatan PDB

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2020 | 13:26 WIB

Luhut Sebut Industri Pariwisata Baru Pulih 10 Bulan ke Depan

Luhut Sebut Industri Pariwisata Baru Pulih 10 Bulan ke Depan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2020 | 07:58 WIB

6 Bidang Usaha Wisata Prioritas akan Uji Protokol Tatanan Hidup Baru

6 Bidang Usaha Wisata Prioritas akan Uji Protokol Tatanan Hidup Baru

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2020 | 09:00 WIB

Begini Strategi Kemenparekraf Atasi Dampak Penurunan Wistawan

Begini Strategi Kemenparekraf Atasi Dampak Penurunan Wistawan

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 16:03 WIB

Terkini

PLN Electric Run 2026, PLN Siap Hadirkan Ajang Lari Berstandar Internasional & Ramah Lingkungan

PLN Electric Run 2026, PLN Siap Hadirkan Ajang Lari Berstandar Internasional & Ramah Lingkungan

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 11:43 WIB

5 Rekomendasi Serum Penumbuh Rambut Lokal Murah di Bawah Rp100 Ribu

5 Rekomendasi Serum Penumbuh Rambut Lokal Murah di Bawah Rp100 Ribu

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 11:43 WIB

Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Opening Day Film Live-Action di Jepang

Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Opening Day Film Live-Action di Jepang

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 11:42 WIB

Persija Klarifikasi Laporan APPI Soal Pembayaran Pemain yang Sempat Tertunggak

Persija Klarifikasi Laporan APPI Soal Pembayaran Pemain yang Sempat Tertunggak

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 11:37 WIB

Batik Tulis Jadi Statement Fashion Pria Modern Lewat Koleksi Terbaru Mahavira

Batik Tulis Jadi Statement Fashion Pria Modern Lewat Koleksi Terbaru Mahavira

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 11:25 WIB

Bagaimana Cara Daftar Nikah Lewat SIMKAH?

Bagaimana Cara Daftar Nikah Lewat SIMKAH?

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 11:25 WIB

Perbandingan Honda Jazz RS Bekas vs Toyota Yaris Bakpao: Cek Harga Seken, BBM, dan Penyakit Khasnya

Perbandingan Honda Jazz RS Bekas vs Toyota Yaris Bakpao: Cek Harga Seken, BBM, dan Penyakit Khasnya

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 11:23 WIB

CPNS 2026 untuk Lulusan Apa? Intip Bocorannya

CPNS 2026 untuk Lulusan Apa? Intip Bocorannya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 11:22 WIB

UMKM Menjamur, Pekerjaan Layak Menghilang: Ironi Sistem Kerja di Indonesia

UMKM Menjamur, Pekerjaan Layak Menghilang: Ironi Sistem Kerja di Indonesia

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 11:10 WIB

Pemain Takut, Rizky Ridho Ungkap Alasan Timnas Indonesia Batal Away ke Yordania

Pemain Takut, Rizky Ridho Ungkap Alasan Timnas Indonesia Batal Away ke Yordania

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 11:09 WIB

×