Jelang New Normal, Super Indo Akan Batasi 50 Persen Jumlah Pengunjung

Risna Halidi, Frieda Isyana Putri

Senin, 08 Juni 2020 | 16:19 WIB
Jelang New Normal, Super Indo Akan Batasi 50 Persen Jumlah Pengunjung
Ilustrasi belanja bahan makanan. (Pexels)

Suara.com - Beberapa wilayah di Indonesia kini sedang mempersiapkan masa transisi menuju new normal atau kenormalan baru.

Sebagai salah satu pasar swalayan besar di Indonesia, Super Indo juga telah mempersiapkan sejumlah penerapan baru guna mengurangi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Kepada Suara.com, Yuvlinda Susanta, Head of Corporate Affairs & Sustainability Super Indo, menyatakan sejumlah tindakan preventif telah diberlakukan di semua gerai Super Indo.

"Sejak pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia, Super Indo telah menjalankan protokol kesehatan dan keamanan yang direkomendasikan oleh Pemerintah & WHO. Kesehatan dan keamanan karyawan serta pelanggan menjadi fokus utama Super Indo saat ini," ungkap Yuvlinda, Senin (8/6/2020).

Sejumlah tindakan preventif juga diberlakukan seperti penyemprotan ruangan dan pembersihan benda-benda yang sering dipegang dengan cairan disinfektan secara berkala.

Kemudian melakukan skrining suhu bagi karyawan dan pelanggan yang akan masuk ke gerai. Pihaknya juga melakukan pembatasan jumlah pelanggan yang berbelanja di dalam gerai serta imbauan penggunaan masker, memasang separator plastik dan jaga jarak aman di area kasir,

Selain itu, Super Indo juga menyediakan hand sanitizer, tisu basah dan tempat cuci tangan, serta melakukan monitoring kesehatan karyawan secara berkala.

"Kami telah melakukan pembatasan jumlah pengunjung yang berbelanja di dalam gerai hingga 50 persen dari biasanya atau maksimal dihitung dari keranjang belanja yang terpakai," lanjutnya.

Untuk pembatasan pengunjung, Super Indo juga memberikan sosialisasi dan rekomendasi pada pelanggan agar tidak membawa keluarga berlebih, terutama lansia dan anak-anak.

baca juga

Seperti diketahui bahwa pemerintah telah menganjurkan lansia dan anak-anak untuk tetap berada di rumah sebagai upaya tindakan pencegahan penularan Covid-19.

Yuvlinda menyarakan bahwa Super Indo akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah apabila ada perubahan terkait dengan peraturan pencegahan penanganan Covid-19 khususnya di supermarket.

"Tentunya sebagai kami akan menyesuaikan karena kesehatan dan keamanan karyawan dan pelanggan saat ini menjadi prioritas kami," tutupnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat 24 Protokol Kesehatan di Tempat Kerja Jakarta

Catat 24 Protokol Kesehatan di Tempat Kerja Jakarta

News | Senin, 08 Juni 2020 | 16:12 WIB

Kebijakan New Normal: Bisakah Diterapkan Pada Masyarakat?

Kebijakan New Normal: Bisakah Diterapkan Pada Masyarakat?

Your Say | Senin, 08 Juni 2020 | 15:29 WIB

Pandemi: DKI Jakarta Longgarkan PSBB, Gereja dan Kantor Pilih Tidak Buka

Pandemi: DKI Jakarta Longgarkan PSBB, Gereja dan Kantor Pilih Tidak Buka

News | Senin, 08 Juni 2020 | 15:22 WIB

Terkini

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar

Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji

Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:20 WIB

17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram

17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan

Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Pemerintah Tantang Pembiayaan UMKM Tembus Rp2.000 Triliun

Pemerintah Tantang Pembiayaan UMKM Tembus Rp2.000 Triliun

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Pemprov DKI Buka Wacana Tata Ulang Jalur Sepeda di Jakarta

Pemprov DKI Buka Wacana Tata Ulang Jalur Sepeda di Jakarta

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Harga Minyak Mentah di bawah 100 dolar AS, Stok Pertalite dan Biodiesel Diklaim Aman

Harga Minyak Mentah di bawah 100 dolar AS, Stok Pertalite dan Biodiesel Diklaim Aman

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Pekerja Garmen Didominasi Perempuan, Kesadaran Risiko Kanker dan Deteksi Dini Perlu Diperkuat

Pekerja Garmen Didominasi Perempuan, Kesadaran Risiko Kanker dan Deteksi Dini Perlu Diperkuat

Health | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:05 WIB

×