- MAS Arya Indonesia menyelenggarakan program Aloka sejak 2019 guna meningkatkan kesadaran pekerja perempuan terhadap risiko kanker.
- Sejak 2024, kemitraan dengan Rumah Sakit Charlie Kendal menyediakan edukasi, pelatihan pemeriksaan mandiri, dan layanan skrining kesehatan.
- Inisiatif pencegahan kanker di tempat kerja tersebut telah berhasil memfasilitasi total 2.907 karyawan perempuan hingga saat ini.
Suara.com - Bekerja di industri garmen sering kali identik dengan aktivitas yang padat dan ritme kerja yang cepat. Di balik proses produksi yang berlangsung setiap hari, terdapat banyak pekerja perempuan yang menjadi bagian penting dalam menopang industri tersebut.
Namun, di tengah kesibukan bekerja dan memenuhi tanggung jawab keluarga, perhatian terhadap kesehatan pribadi tidak jarang terabaikan.
Salah satu persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian adalah kanker, terutama kanker payudara dan kanker serviks. Kedua jenis kanker tersebut menjadi penyakit yang penting diwaspadai perempuan karena sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal.
Kondisi ini membuat pemeriksaan dan deteksi dini menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesehatan. Apalagi, pada pekerja perempuan di industri garmen, tantangan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dapat semakin kompleks.
Keterbatasan pengetahuan mengenai tanda-tanda awal kanker, stigma terhadap penyakit, hingga akses terhadap layanan skrining rutin dapat membuat sebagian perempuan memilih menunda pemeriksaan.
Padahal, deteksi dini dapat membantu menemukan adanya kelainan lebih cepat sehingga seseorang memiliki kesempatan untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan dan penanganan yang sesuai.
Kesadaran untuk mengenali perubahan pada tubuh dan melakukan pemeriksaan secara berkala pun menjadi langkah yang tidak kalah penting.
Melihat kebutuhan tersebut, lingkungan kerja dapat menjadi salah satu ruang untuk meningkatkan literasi kesehatan. Informasi mengenai kanker tidak harus selalu disampaikan dalam suasana medis yang formal.
Edukasi yang dilakukan secara terbuka dan mudah dipahami justru dapat membantu mengurangi rasa takut maupun stigma yang masih melekat.
Upaya inilah yang dilakukan MAS Arya Indonesia melalui program Aloka yang diperkenalkan sejak 2019. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan pemahaman karyawan mengenai risiko kanker, mengenali tanda-tanda peringatan sejak dini, sekaligus membuka akses terhadap layanan skrining dan perawatan preventif.
Sejak 2024, pelaksanaan program dilakukan melalui kemitraan dengan Rumah Sakit Charlie Kendal. Kegiatannya mencakup sesi edukasi, pembelajaran praktis mengenai pemeriksaan mandiri, akses skrining, hingga diskusi interaktif mengenai kesehatan dan kesejahteraan.
Dengan membawa edukasi kesehatan ke tempat kerja, pembahasan mengenai kanker diharapkan menjadi lebih terbuka dan tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang menakutkan.
Pendekatan tersebut juga memungkinkan pekerja memperoleh informasi dan akses pemeriksaan dengan lebih mudah di tengah rutinitas mereka.
“Deteksi dini dapat memberikan dampak yang sangat berarti terhadap keberhasilan penanganan penyakit. Melalui Aloka, kami ingin karyawan memiliki pengetahuan yang memadai, merasa didukung, serta lebih percaya diri untuk mengambil langkah proaktif dalam menjaga kesehatan mereka,” ujar Francisca Vina Oktavia, Assistant Manager Human Resources, MAS Arya Indonesia.
Sejak diterapkan, program tersebut telah memfasilitasi 2.907 karyawan dan jumlahnya terus bertambah. Inisiatif ini juga telah menjangkau seluruh karyawan perempuan di perusahaan melalui berbagai kegiatan peningkatan kesadaran dan keterlibatan karyawan.
Bagi pekerja perempuan, perhatian terhadap kesehatan seharusnya tidak menunggu munculnya keluhan. Mengenali kondisi tubuh, memahami faktor risiko, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan ketika menemukan perubahan yang tidak biasa merupakan bagian dari langkah preventif.
Pada akhirnya, membangun kesadaran mengenai kanker bukan hanya tentang pemeriksaan. Lebih dari itu, diperlukan lingkungan yang membuat perempuan merasa aman untuk bertanya, mendapatkan informasi yang benar, dan mengambil keputusan terkait kesehatannya.
“Meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan bukan hanya merupakan langkah yang tepat bagi karyawan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan kerja yang lebih kuat dan tangguh,” tutup Rajitha Kamalchandra, Chief Executive Officer, MAS Arya Indonesia.