Nyamuk Juga Pilih-Pilih, Kenapa Ada Orang yang Lebih Sering Digigit Nyamuk?

Vania Rossa

Selasa, 14 Juli 2020 | 10:06 WIB
Nyamuk Juga Pilih-Pilih, Kenapa Ada Orang yang Lebih Sering Digigit Nyamuk?
Ilustrasi digigit nyamuk. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Ada banyak teori tentang mengapa ada orang yang lebih sering digigit nyamuk. Orang yang lebih besar, yang mengeluarkan lebih banyak CO2, peminum bir, dan orang yang suka berkeringat, dianggap lebih menarik bagi nyamuk.

Dilansir dari Bright Side, genetika dan kimia tubuh seseorang adalah kunci untuk memahami daya tarik nyamuk terhadap manusia. Secara statistik, hanya sekitar satu dari sepuluh orang yang secara khusus menarik bagi nyamuk.

Lalu, mengapa ada orang yang lebih sering digigit nyamuk?

Mari kita lihat apa yang dicari nyamuk ketika mereka mendarat di kulit kita. Kita tahu bahwa hanya nyamuk betina yang akan menggigit, karena mereka membutuhkan darah mamalia untuk memberi makan telur mereka.

Di Amerika, dikatakan peneliti bahwa terdapat 150 spesies nyamuk, dan masing-masing spesies memiliki preferensi untuk memperbaiki darah ideal mereka.
Eksperimen telah membuktikan ini, dan para ilmuwan telah menguji preferensi berbagai spesies nyamuk dan mendapatkan hasil yang bervariasi.

Nyamuk sangat pemilih dan mereka menginginkan yang terbaik untuk telurnya. Manusia memproduksi bahan kimia dan mikroba yang membentuk bau tubuh unik pada masing-masing orang. Nyamuk tahu persis campuran kimia yang tepat dan baunya, karena ini secara akurat mewakili darah yang mereka inginkan. Nyamuk juga dapat mendeteksi aroma yang menarik ini hingga 30 meter jauhnya.

Apa yang membentuk campuran kimia pada bau manusia?

Bayangkan saja manusia memiliki 100 triliun mikroba, sepuluh kali lipat dari jumlah sel manusia yang kita miliki. Dan manusia memiliki tanda tangan mikroba yang unik, yang sebagian besar disebabkan oleh genetika. Ini akan menentukan jenis bakteri apa yang kita inangi di usus dan tubuh kita.

Mikroba ini adalah bagian penting dari sistem kekebalan tubuh manusia, jadi sering mencuci tidak akan mengubah keberadaan mikroba ini. Dan itu juga tidak akan menghalangi nyamuk untuk tidak mendekat, karena indra penciuman mereka sangat tajam.

baca juga

Golongan darah manusia juga menjadi faktor

Nyamuk mengejar darah, dan jika baunya tepat, Anda akan menjadi sasarannya. Dalam satu percobaan terbatas, ditemukan bahwa nyamuk lebih menyukai orang-orang dengan golongan darah O dua kali lebih banyak daripada manusia yang memiliki golongan darah A.

Dalam 85% kasus, manusia benar-benar mengirim sinyal kimia yang menunjukkan golongan darah yang mereka miliki kepada nyamuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Tanaman Ini Bisa Usir Nyamuk di Rumah

10 Tanaman Ini Bisa Usir Nyamuk di Rumah

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2020 | 12:57 WIB

Kenali 6 Penyakit yang Bisa Ditularkan Lewat Nyamuk

Kenali 6 Penyakit yang Bisa Ditularkan Lewat Nyamuk

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 15:41 WIB

Studi: Nyamuk Tidak Bisa Tularkan Virus Corona

Studi: Nyamuk Tidak Bisa Tularkan Virus Corona

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 11:46 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×