Masih Pandemi, FKUI Serukan Tunda Pembukaan Bioskop di Jakarta

Risna Halidi

Senin, 20 Juli 2020 | 13:49 WIB
Masih Pandemi, FKUI Serukan Tunda Pembukaan Bioskop di Jakarta
Ilustrasi penonton memakai masker saat menonton film di bioskop. (Antara)

Suara.com - Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 140 tahun 2020 yang salah satunya mengatur izin operasional atau rencana dibukanya kembali gedung bioskop di Jakarta.

Menanggapi hal tersebut, beberapa pakar lintas bidang ilmu di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia atau FKUI telah melakukan diskusi dan meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menunda pembukaan bioskop sampai dengan waktu yang belum dapat ditentukan.

Beberapa pertimbangan FKUI adalah karena tanggung jawab masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan masih sangat kurang.

"Peningkatan jumlah kasus (Covid-19) di DKI Jaya saat masa transisi PSBB selain karena adanya active case finding tetapi juga ada faktor masyarakat abai menerapkan protokol kesehatan," tulis rilis yang dibagikan FKUI kepada media, Senin (20/7/2020).

Ditulis juga, berdasarkan scientific brief yang diterbitkan oleh WHO pada 9 Juli 2020 lalu, dinyatakan bahwa penyebaran atau transmisi SARS CoV 2--virus penyebab Covid-19 kemungkinan dapat terjadi melalui droplet, airborne, kontak langsung, kontak tidak langsung (fomite), fecal oral, darah, ibu ke anak, dan hewan ke manusia.

Transmisi secara airborne sendiri merupakan penyebaran mikroba melalui aerosol yang tetap bersifat infeksius meski terbawa angin dalam jarak jauh.

Beberapa data hasil penelitian membuktikan bahwa aerosol mengandung virus dapat terbentuk dari droplet yang mengalami penguapan ataupun ketika seseorang berbicara atau bernapas.

Aerosol kemudian dihirup oleh seseorang yang peka dengan dosis infeksi yang sampai saat ini belum diketahui namun virus Covid-19 dapat bertahan dalam keadaan hidup pada aerosol selama 3-16 jam tergantung suhu, kelembapan dan kepadatan orang.

Penemuan ini didukung dengan adanya laporan beberapa klaster Covid-19 yang berhubungan dengan berkumpulnya sekelompok orang di dalam ruang tertutup misalnya pada kegiatan paduan suara, restoran, dan fitness.

baca juga

Ruangan tertutup tersebut juga merupakan ruangan dengan ventilasi yang tidak optimal dan kegiatan atau pertemuan dalam waktu yang relatif lama.

Ruangan bioskop pada umumnya adalah ruangan tertutup tanpa ventilasi dengan pendingin udara yang bersikulasi di dalam ruangan.nApabila ada satu orang pengunjung bioskop menderita Covid-19 meski tanpa gejala, maka akan berpotensi menjadi sumber penyebaran virus kepada pengunjung lainnya.

"Durasi film yang minimal 1,5 jam akan meningkatkan waktu paparan dan meningkatkan jumlah partikel aerosol yang terhirup," tulis rilis tersebut.

Seperti diketahui sebelumnya, seseorang yang tampak sehat, tanpa keluhan tidak menjamin bebas Covid-19. Menurut FKUI, orang tanpa gejala inilah yang bisa menjadi sumber penularan di komunitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Teken PP Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Jokowi Teken PP Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional

News | Senin, 20 Juli 2020 | 13:44 WIB

Seekor Anjing Harus Disuntik Mati Setelah Positif Virus Corona, Kenapa?

Seekor Anjing Harus Disuntik Mati Setelah Positif Virus Corona, Kenapa?

Health | Senin, 20 Juli 2020 | 13:40 WIB

Buatan China, Vaksin Covid-19 Sinovac Biotech Tiba di Indonesia

Buatan China, Vaksin Covid-19 Sinovac Biotech Tiba di Indonesia

News | Senin, 20 Juli 2020 | 12:55 WIB

Terkini

Dipanggil KPK Terkait Korupsi ATR/BPN, Nusron Wahid Belum Tampak hingga Siang Ini

Dipanggil KPK Terkait Korupsi ATR/BPN, Nusron Wahid Belum Tampak hingga Siang Ini

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Survei SMRC Ungkap Potret Kapabilitas Tokoh Menuju 2029: Mahfud MD Teratas, Skor Prabowo di Bawah 6

Survei SMRC Ungkap Potret Kapabilitas Tokoh Menuju 2029: Mahfud MD Teratas, Skor Prabowo di Bawah 6

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:37 WIB

6 Cara Membedakan Pensil Alis Viva Asli dan Palsu, Cek Warna hingga Kode Produk

6 Cara Membedakan Pensil Alis Viva Asli dan Palsu, Cek Warna hingga Kode Produk

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Bukan Sekadar Tarik Tunai, Agen BRILink Ikut Jadi Ujung Tombak Melek Keamanan Transaksi

Bukan Sekadar Tarik Tunai, Agen BRILink Ikut Jadi Ujung Tombak Melek Keamanan Transaksi

Bri | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:34 WIB

UGM Buka Suara Soal Tarif Wisdom Park: Pengelola Hanya Beri Edukasi, Tidak Ada Pemungutan

UGM Buka Suara Soal Tarif Wisdom Park: Pengelola Hanya Beri Edukasi, Tidak Ada Pemungutan

Jogja | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:31 WIB

Sitkom Palace Land Tayang 2027, Intip Daftar Para Pemain Utamanya!

Sitkom Palace Land Tayang 2027, Intip Daftar Para Pemain Utamanya!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Pasar Global Tuntut Produk Hijau, Pemerintah Pacu Pembangkit EBT dan Investasi Rp 2.967 Triliun

Pasar Global Tuntut Produk Hijau, Pemerintah Pacu Pembangkit EBT dan Investasi Rp 2.967 Triliun

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:27 WIB

6 Rekomendasi Drakor yang Menyimpan Kritik terhadap Sistem Peradilan Formal

6 Rekomendasi Drakor yang Menyimpan Kritik terhadap Sistem Peradilan Formal

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Prabowo Mulai Preteli PLN, Bos Lama yang Dekat dengan Jokowi Harus Angkat Kaki

Prabowo Mulai Preteli PLN, Bos Lama yang Dekat dengan Jokowi Harus Angkat Kaki

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:20 WIB

SK Pemberhentian Bupati Gowa di Tangan Gubernur Sulsel, Ini Tahapan Berikutnya

SK Pemberhentian Bupati Gowa di Tangan Gubernur Sulsel, Ini Tahapan Berikutnya

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:20 WIB

×