Angka Corona di DKI Naik Terus, DPRD Minta Bioskop Bersabar

Bimo Aria Fundrika, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 17 Juli 2020 | 21:29 WIB
Angka Corona di DKI Naik Terus, DPRD Minta Bioskop Bersabar
Suasana simulasi pembukaan dan peninjauan tempat hiburan bioskop CGV Cinemas di Bandung Electronic Center (BEC), Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/7). [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]

Suara.com - Ketua Komisi A DPRD DKI Bidang Pemerintahan Mujiyono meminta agar tempat hiburan di ruangan tertutup atau indoor bersabar sampai diizinkan beroperasi kembali. Sebab, angka penularan corona Covid-19 di Jakarta belakangan ini terus naik.

Karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi diperpanjang, berbagai tempat hiburan seperti bioskop, billiard, bowling dan rekreasi indoor lainnya urung dibuka. Padahal pekan lalu Pemprov DKI sudah memberikan lampu hijau.

Ilustrasi penonton memakai masker saat menonton film di bioskop. (Antara)
Ilustrasi penonton memakai masker saat menonton film di bioskop. (Antara)

Mujiyono mengakui kenaikan angka corona ini tidak seperti yang diharapkan. Seharusnya ketika masa PSBB transisi, pelonggaran dilakukan secara bertahap sambil menekan penularan corona.

"Pengusaha seperti bioskop dan tempat hiburan mesti sabar dulu sampai perpanjangan PSBB transisi berakhir 14 hari ke depan. Masalahnya, angka COVID-19 di DKI naik terus, enggak sesuai harapan," ujar Mujiyono saat dihubungi, Jumat (17/7/2020).

Ia menyebut meski ekonomi kian merosot, kesehatan tetap yang utama. Masa PSBB transisi ini dianggap lebih baik dibandingkan saat bulan April-Mei ketika PSBB awal diberlakukan karena berbagai sektor dan kegiatan ekonomi mulai diizinkan buka.

"Alasan penentuan kebijakan yang mengalahkan kepentingan ekonomi, kan,  kesehatan. Kalau tempat hiburan tersebut dibuka lagi lalu angka melonjak, jangan sampai kita malah kembali lagi seperti PSBB awal dengan pembatasan ketat," jelasnya.

Penularan corona di tempat indoor, kata Mujiyono masih menjadi momok bagi masyarakat. Pasalnya penularan terjadi melalui mikrodroplet atau percikan kecil air liur.

Karena itu jika tempat indoor dibuka, potensi penularan semakin tinggi. Karena sirkulasi udara tak berjalan baik dibandingkan dengan di luar ruangan.

"Sekarang gini, apa bioskop bisa mencari alternatif lain, dalam hal ini lebih mengurangi kapasitas? Kalau (kapasitas) dikurangin lagi jadi 30 persen, ter-cover enggak keuntungan mereka?" kata Mujiyono.

baca juga

Terlebih lagi belum ada solusi bagi para pengelola bioskop untuk bisa beroperasi di situasi sekarang. Jika semakin dikurangi kapasitasnya, maka yang ada hanya membuat rugi.

"Dengan kapasitas 50 persen untuk sewa film dan bayar karyawan saja rugi, kalau mau dikuraingin lagi, ya mereka enggak akan kuat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaga Jarak Dinilai Dapat Mengurangi Penyeraban Covid-19 Hingga 13 Persen!

Jaga Jarak Dinilai Dapat Mengurangi Penyeraban Covid-19 Hingga 13 Persen!

Health | Jum'at, 17 Juli 2020 | 19:34 WIB

Pemprov DKI Terima Rp 330 Juta dari Pelanggar PSBB Transisi

Pemprov DKI Terima Rp 330 Juta dari Pelanggar PSBB Transisi

News | Jum'at, 17 Juli 2020 | 18:58 WIB

Jumlah Pemeriksaan Spesimen Corona Indonesia Hampir Dekati Target Jokowi

Jumlah Pemeriksaan Spesimen Corona Indonesia Hampir Dekati Target Jokowi

News | Jum'at, 17 Juli 2020 | 18:42 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×