Seekor Anjing Harus Disuntik Mati Setelah Positif Virus Corona, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 20 Juli 2020 | 13:40 WIB
Seekor Anjing Harus Disuntik Mati Setelah Positif Virus Corona, Kenapa?
Ilustrasi anjing. (Pixabay)

Suara.com - Seekor anjing Carolina Selatan haru di-eutanasia atau suntik mati setelah dinyatakan positif terkena virus korona awal bulan ini, kata pejabat Universitas Clemson.

Dilansir dari New York Post, dokter hewan swasta memutuskan untuk menguji anjing itu setelah salah satu pemiliknya dipastikan memiliki penyakit menular. Demikian kata Dr. Boyd Parr, dokter hewan negara bagian dan direktur Clemson Livestock Poultry Health.

Temuan oleh USDA National Veterinary Services Laboratories mengkonfirmasi bahwa anjing itu terkena virus pada 9 Juli. Temuan itu juga mengindikasikan anjing itu memiliki kondisi kesehatan kronis - yang mengarah pada keputusan untuk menidurkannya.

Ilustrasi anjing labrador. (Pixabay)
Ilustrasi anjing. (Pixabay)

Anjing itu adalah hewan pertama yang dikonfirmasi memiliki virus di South Carolina, menurut Parr.

Selain itu, awal bulan ini, anjing Fort Worth berusia 2 tahun menjadi anjing pertama di Lone Star State yang dinyatakan positif Covid-19. Bulan lalu, FDA memperingatkan bahwa manusia mungkin dapat menyebarkan coronavirus ke hewan peliharaan mereka.

"Berdasarkan pengetahuan saat ini, tidak ada bukti bahwa hewan peliharaan memainkan peran penting dalam menyebarkan SARS-CoV-2 kepada orang-orang,” kata Parr.

"Tetap merupakan ide bagus untuk membatasi kontak dengan hewan peliharaan Anda dan hewan lain," tambah dokter itu. "Sama seperti yang Anda lakukan dengan orang lain, jika Anda terinfeksi COVID-19 untuk melindungi mereka dari paparan virus seperti yang direkomendasikan oleh CDC."

Pada bulan April, dua kucing peliharaan di New York dinyatakan positif menderita coronavirus, yang juga membuat harimau dan singa sakit di Kebun Binatang Bronx

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buatan China, Vaksin Covid-19 Sinovac Biotech Tiba di Indonesia

Buatan China, Vaksin Covid-19 Sinovac Biotech Tiba di Indonesia

News | Senin, 20 Juli 2020 | 12:55 WIB

Hampir 140.000 Orang Meninggal Dunia karena Covid-19 di Amerika Serikat

Hampir 140.000 Orang Meninggal Dunia karena Covid-19 di Amerika Serikat

Health | Senin, 20 Juli 2020 | 12:42 WIB

Mengharukan, Potret  Anak Temani Ibunya yang Positif Covid-19 dari Jendela

Mengharukan, Potret Anak Temani Ibunya yang Positif Covid-19 dari Jendela

Jogja | Senin, 20 Juli 2020 | 12:41 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×