Penyebab dan Cara Mencegah Jamur di Kuku

Reza GunadhaHani Suara.Com
Senin, 27 Juli 2020 | 21:47 WIB
Penyebab dan Cara Mencegah Jamur di Kuku
Begini penampakan kuku kaki yang tak dipotong selama setahun. (Screenshot YouTube Channel Caters Clips)

Suara.com - Jamur di kuku bisa menyebabkan kuku menjadi berwarna kuning, menebal, hingga hancur sebagian atau seluruh bagian.

Menyadur dari Mayo Clinic, jamur kuku disebut juga dalam bahasa medis yakni, onikomikosis. Biasanya, jamur lebih sering menyerang kaki daripada tangan, sebab jari kaki sering terlalu lembap dan juga tertutup.

Jika jamur sudah sampai mengganggu dan membuat kakimu sakit, sebaiknya periksakan ke dokter agar dilakukan tindakan pengobatan.

Pengobatan yang dilakukan dokter beragam macamnya sesuai dengan tingkat keparahan infeksi jamur. Jika jamur di kuku tidak terlalu parah, dokter hanya memberi salep anti jamur. Namun, jika sudah sangat parah, dokter bisa melakukan tindakan medis seperti operasi pencabutan kuku.

Meskipun bukan penyakit yang serius, pengobatan jamur di kuku memerlukan waktu yang panjang. Setidaknya membutuhkan waktu minimal sekitar dua hingga empat bulan.

Kuku yang sudah terserang jamur, biasanya lebih rapuh dan juga berbau sedikit busuk. Meskipun sudah dilakukan perawatan oleh dokter, jamur kuku tetap bisa datang kembali. 

Lantas, apa saja penyebab dan cara mencegahnya? Berikut Suara.com rangkum.

Penyebab Jamur di Kuku

  1. Umur yang semakin tua. Berkurangnya aliran darah membuat kuku menjadi tumbuh lebih lambat
  2. Keringat berlebih
  3. Memiliki kerusakan pada kulit atau kuku
  4. Berjalan tanpa alas kaki di tempat yang basah dan lembap seperti kolam renang
  5. Mempunyai riwayat penyakit kronis seperti diabetes, psoriasis, dan juga kelemahan sistem imun dalam tubuh. 

Cara Mencegah Jamur di Kuku

Baca Juga: Gagal Mengecat Kuku, Isi Kuteks yang Dibeli Warganet Ini Bikin Kecewa

  1. Cuci tangan dan kaki secara teratur. 
  2. Melembapkan kuku setelah dicuci
  3. Potong kuku secara lurus melintang, jangan sampai terlalu pendek karena bisa melukai kuku. Jangan lupa untuk mengkikis tepi dan bagian yang tebal agar halus. Disinfektan peralatan gunting kuku dengan alkohol  setelah digunakan.
  4. Gunakan kaos kaki yang menyerap keringat. Ketika sudah lembap, segera ganti.
  5. Gunakan sepatu yang memiliki sirkulasi udara agar kaki bisa bernapas.
  6. Rawat dan disinfektan sepatu lama dengan bubuk antijamur
  7. Kenakan alas kaki saat berada di kolam renang
  8. Pilih salon kuku yang menggunakan alat yang selalu disterilkan 
  9. Sudahi menggunakan cat kuku atau kuku palsu.

Meskipun kecil, kuku jari juga harus tetap diperhatikan kesehatan dan kebersihannya. Cegah sebelum terlambat.

Itulah penyebab dan cara mencegah jamur di kuku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI