Apa Itu Saham Blue Chip? Kenali untuk Investasi Jangka Panjang

Yasinta Rahmawati

Minggu, 01 Februari 2026 | 20:06 WIB
Apa Itu Saham Blue Chip? Kenali untuk Investasi Jangka Panjang
Ilustrasi - Apa Itu Saham Blue Chip. (AI/GPT)

Suara.com - Gejolak pasar saham kembali menjadi perhatian publik setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam hingga 8 persen pada akhir Januari 2026.

Kondisi tersebut bahkan memicu pembekuan perdagangan sementara atau trading halt oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama dua hari berturut-turut.

Menyikapi situasi ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyarankan investor agar lebih selektif dan beralih ke saham-saham berkapitalisasi besar dengan kinerja keuangan yang stabil, atau yang dikenal sebagai saham blue chip.

Menurut Menteri Keuangan, pelemahan IHSG lebih disebabkan oleh efek kejut sementara, terutama terkait isu risiko penurunan status pasar modal Indonesia menjadi frontier market.

Isu tersebut mencuat setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan sementara penyesuaian bobot saham unggulan Indonesia dalam indeks global mereka, seiring evaluasi ulang terhadap aturan free float di Bursa Efek Indonesia.

Meski demikian, pemerintah meyakini fundamental ekonomi dan fiskal Indonesia masih kuat, sehingga tekanan pasar diperkirakan hanya berlangsung dalam jangka pendek.

Di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, saham blue chip sering dianggap sebagai pilihan yang relatif aman bagi investor, terutama bagi pemula. Saham ini juga menjadi salah satu instrumen investasi yang populer di Indonesia karena menawarkan stabilitas dan potensi keuntungan jangka panjang.

Ilustrasi saham (unsplash)
Ilustrasi saham (unsplash)

Mengenal Saham Blue Chip

Bagi investor yang baru terjun ke pasar modal, istilah seperti saham LQ45 dan saham blue chip tentu sering terdengar. Saham blue chip sendiri merujuk pada saham lapis atas dari perusahaan besar yang memiliki kinerja keuangan stabil, reputasi baik, serta mampu bertahan dalam berbagai kondisi ekonomi.

baca juga

Istilah blue chip berasal dari permainan poker, di mana keping berwarna biru memiliki nilai tertinggi dibandingkan chip merah atau putih. Dalam dunia saham, istilah ini pertama kali dipopulerkan oleh Oliver Gingold pada awal abad ke-20.

Ia mengamati bahwa saham-saham dengan harga tinggi, saat itu berkisar USD 200 hingga USD 250, menarik minat investor karena kualitas perusahaannya. Sejak itulah istilah blue chip stocks digunakan untuk menyebut saham-saham unggulan di pasar modal.

New York Stock Exchange mendefinisikan saham blue chip sebagai saham dari perusahaan yang memiliki reputasi nasional, kualitas manajemen yang baik, serta kemampuan untuk beroperasi secara menguntungkan dalam kondisi ekonomi yang baik maupun buruk. Dengan kata lain, saham blue chip adalah saham perusahaan papan atas yang menjadi pemimpin di sektor industrinya.

Karakteristik Saham Blue Chip

Tidak semua saham perusahaan besar otomatis masuk kategori blue chip. Ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi agar sebuah saham dapat disebut sebagai saham blue chip. Berikut beberapa karakteristik saham dapat dikatakan saham blue chip:

1. Kapitalisasi Pasar Besar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok

Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 19:57 WIB

IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan

IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 17:10 WIB

Strategi Pemerintah-OJK Berantas Praktik Saham Gorengan

Strategi Pemerintah-OJK Berantas Praktik Saham Gorengan

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 16:25 WIB

Terkini

Prabowo Panggil Tim Ekonomi ke Istana, Ada Menkeu hingga Gubernur BI

Prabowo Panggil Tim Ekonomi ke Istana, Ada Menkeu hingga Gubernur BI

News | Senin, 02 November 2026 | 14:28 WIB

Hujan Mulai Guyur Sejumlah Wilayah, BNPB Pertimbangkan Pindahkan Armada Modifikasi Cuaca

Hujan Mulai Guyur Sejumlah Wilayah, BNPB Pertimbangkan Pindahkan Armada Modifikasi Cuaca

News | Senin, 02 November 2026 | 14:21 WIB

Kurang Bersyukur Tidak Menjadi Jawaban atas Persoalan Kesehatan Mental

Kurang Bersyukur Tidak Menjadi Jawaban atas Persoalan Kesehatan Mental

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 14:20 WIB

Urutan Pemakaian Skincare yang Benar antara Toner, Serum, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari?

Urutan Pemakaian Skincare yang Benar antara Toner, Serum, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 14:20 WIB

Drawing Closer: Apa yang Ingin Kita Tinggalkan Jika Waktu Kita Terbatas?

Drawing Closer: Apa yang Ingin Kita Tinggalkan Jika Waktu Kita Terbatas?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 14:20 WIB

Self-Care Makin Didorong di Asia Pasifik, Literasi Kesehatan dan Keamanan Obat Jadi Kunci

Self-Care Makin Didorong di Asia Pasifik, Literasi Kesehatan dan Keamanan Obat Jadi Kunci

Health | Senin, 02 November 2026 | 14:18 WIB

BPBD Bingung! Tak Ada Hujan, Bongkahan Es Seukuran Kepala Bocah Jatuh Jebol Atap Rumah di Bantul

BPBD Bingung! Tak Ada Hujan, Bongkahan Es Seukuran Kepala Bocah Jatuh Jebol Atap Rumah di Bantul

News | Senin, 02 November 2026 | 14:18 WIB

New Delhi Diserang Kabut Asap Beracun, Pekerja Wajib WFH Hingga Tarif Parkir Dinaikkan

New Delhi Diserang Kabut Asap Beracun, Pekerja Wajib WFH Hingga Tarif Parkir Dinaikkan

News | Senin, 02 November 2026 | 14:15 WIB

Lenovo Yoga Tab Gen 2 Segera Hadir di Indonesia, Bawa Pena Digital dengan Kontrol Gestur AI

Lenovo Yoga Tab Gen 2 Segera Hadir di Indonesia, Bawa Pena Digital dengan Kontrol Gestur AI

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 14:15 WIB

Bahlil Murka, Ekspor Batu Bara hingga LNG Tak Boleh Mampir Singapura Lagi

Bahlil Murka, Ekspor Batu Bara hingga LNG Tak Boleh Mampir Singapura Lagi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 14:14 WIB

×