Survei: 73 Persen Orang Indonesia Sudah Rencanakan Perjalanan Liburan

Risna Halidi

Kamis, 30 Juli 2020 | 05:25 WIB
Survei: 73 Persen Orang Indonesia Sudah Rencanakan Perjalanan Liburan
Wisata (Shutterstock)

Suara.com - Aturan Adaptasi Kebiasaan Baru atau AKB memungkinkan masyarakat Indonesia untuk kembali beraktivitas seperti biasa termasuk berlibur, meski tetap harus mematuhi protokol kesehatan.

Bahkan menurut survei daring yang dilakukan OpenTripID pada sekitar 1005 orang responden dari seluruh Indonesia, diketahui bahwa 73 persen mengaku memiliki rencana untuk melakukan perjalanan dalam jangka waktu dua bulan mendatang.

Sisanya yaitu 27 persen masih belum melakukan perencanaan perjalanan wisata.

INFOGRAFIS: Travel Insight 2020 (Dok: OpenTripID)
INFOGRAFIS: Travel Insight 2020 (Dok: OpenTripID)

Ini membuktikan minat masyarakat untuk berwisata masih sangat tinggi di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda.

"Di era new normal ini minat masyarakat sangat tinggi untuk bisa kembali berwisata," ucap Founder OpenTripID, Eka Saparingga melalui siaran tertulis yang diterima Suara.com, Kamis (30/7/2020).

Dari survei tersebut juga membuktikan banyak responden yang memilih untuk berwisata di dalam negeri dibandingkan luar negeri.

Besarannya adalah 73 persen memilij wisata dalam negeri dan 27 persen wisata luar negeri.

Sementara untuk tujuan wisata, 51 persen memilih untuk liburan di pantai, 30 persen wisata pegunungan, 12 persen untuk wisata kuliner dan 7 persen untuk wisata modern seperti mal atau taman rekreasi.

INFOGRAFIS: Travel Insight 2020 (Dok: OpenTripID)
INFOGRAFIS: Travel Insight 2020 (Dok: OpenTripID)

Untuk destinasi, empat destinasi wisata teratas yang dipilih responden adalah Bromo, Kawah Ijen, Yogyakarta dan Bali.

baca juga

Hal yang menarik lainnya, dari 1005 responden, 36 persen memilih menggunakan pesawat sebagai moda transportasi dan 12 persen memilih bus.

Sementara orang yang memilih menggunakan kereta dan kendaraan pribadi memiliki persentase sama yakni masing-masing 26 persen.

Soal lama waktu liburan, 57 persen menginginkan liburan selama tiga hari, 17 persen satu atau dua hari dan sisanya lebih dari tiga hari.

Kebanyakan mengatakan waktu tiga hari adalah waktu yang pas untuk berwisata.

Bicara masalah kesehatan, hampir 100 persen (94 persen) mengatakan peduli terhadap protokol kesehatan selama liburan. Sedangkan sisanya memilih tidak tahu.

"Terbukti meski banyak masyarakat ingin berlibur, mereka masih mementingkan kesehatan. Ini juga yang membuat kami menjamin penerapan protokol kesehatan di setiap perjalanan wisata," tutup Eka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alun-alun Wates Mulai Rame, Sutedjo Ingatkan Lagi Soal Protokol Kesehatan

Alun-alun Wates Mulai Rame, Sutedjo Ingatkan Lagi Soal Protokol Kesehatan

Jogja | Rabu, 29 Juli 2020 | 20:30 WIB

Hal yang Perlu Diperhatikan Orangtua Saat Anak Kembali ke Sekolah

Hal yang Perlu Diperhatikan Orangtua Saat Anak Kembali ke Sekolah

Health | Rabu, 29 Juli 2020 | 17:28 WIB

5 Tips Sehat Mengonsumsi Daging saat Idul Adha

5 Tips Sehat Mengonsumsi Daging saat Idul Adha

Video | Rabu, 29 Juli 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×