Staycation Jadi Industri Pariwisata Paling Relevan di Masa Pandemi Covid-19

Risna Halidi Suara.Com
Rabu, 12 Agustus 2020 | 15:12 WIB
Staycation Jadi Industri Pariwisata Paling Relevan di Masa Pandemi Covid-19
Ilustrasi (Pixabay/Engin_Akyurt)

Suara.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali mengadakan kegiatan bertajuk "Misi Penjualan Daring Pariwisata Nusantara 2" yang dihelat secara khusus untuk pasar Jakarta di platform online.

Ini dilakukan karena selama pandemi Covid-19, sektor pariwisata mengalami tingkat penurunan peminat yang amat tajam.

Alasannya, tak lain karena adanya regulasi yang mengharuskan masyarakat untuk tetap berasa di rumah aja selama pandemi terjadi. Meski begitu, ada salah satu jenis wisata yang ternyata mulai bergeliat yaitu wisata staycation.

Mengangkat strategi tersebut, wisata staycation dianggap sebagai industri paling relevan yang bisa bertahan saat ini.

Ilustrasi hotel [Shutterstock]
Ilustrasi hotel [Shutterstock]

Maka dari itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, mencoba memfasilitasi para seller agar dapat kembali bersiap dalam mempromosikan destinasinya di masa adapatasi kebiasaan baru.

Acara yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini bertujuan untuk membuka peluang bisnis dengan transformasi oine menuju online, mempromosikan pariwisata nusantara, memperoleh informasi tentang kondisi masyarakat dan sebagai langkah pasti untuk membantu menggerakan roda perekonomian pada sektor pariwisata.

Para seller, pemerintah daerah dan pelaku industri terkait yang memiliki minat dalam pengembangan pariwisata Nusantara diharapkan dapat menjadi bagian dari acara ini.

Sesi dua jam ini akan diisi oleh Deputi Bidang Pemasaran, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I, Kasubdit Pemasaran Pariwisata Nusantara.

Selain itu ada juga Pendiri Kelana Anantara Nusa dan IDHC (Indonesia Culture Heritage Tourism), serta pewakilan platform tiket online seperti Mister Aladin, Blibli Travel, hingga Tiket.com.

Baca Juga: Akibat Pandemi, Thailand Belum Buka Wisata Internasional Hingga 2021

"Melalui acara ini diharapkan dapat menghasilkan kerjasama antara seller dan buyer, agar pergerakan pariwisata Nusantara dan sektor ekonomi terus berkembang, serta dapat meningkatkan permintaan pasar nusantara di tengah masa pandemi saat ini," tulis rilis yang diterima Suara.com dari Kemenparekraf, Rabu (12/8/2020).

Selain acara yang dilaksanakan secara meeting online, rangkaian acara ini juga akan dilaksanakan secara oine, dengan tajuk “ Virtual Travel Fair” selama lima seri di setiap akhir pekan, yang dimulai pada tanggal 16 Agustus 2020 – 20 September 2020.

Acara “Virtual Travel Fair” akan diselenggarakan di berbagai tempat seperti kawasan mal dan hotel wilayah DKI Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI