Gaji di Bawah Rp 5 Juta, Simak Tips Bijak Mengelola Dana BLT Pekerja

Ririn Indriani

Rabu, 26 Agustus 2020 | 07:11 WIB
Gaji di Bawah Rp 5 Juta, Simak Tips Bijak Mengelola Dana BLT Pekerja
Ilustrasi mengelola uang atau dana bantuan tunai langsung (BLT) bagi karyawan swasta yang bergaji di bawah Rp 5 juta selama pandemi Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Karyawan swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta akan mendapat bantuan langsung tunai (BLT) pekerja atau karyawan swasta dari Pemerintah Republik Indonesia.

Seperti diketahui, bantuan ini merupakan bagian dari stimulus Pemulihan Ekonomi Nasional dalam menanggulangi dampak Covid-19.

Jumlah insentif atau BLT karyawan swasta ini sebesar Rp 600 ribu per bulannya.

Bantuan tersebut akan diberikan selama empat bulan, dengan pencairan yang dilakukan setiap dua bulan sekali yang dimulai pada akhir Agustus nanti. Maka, total tambahan penghasilan bagi para pekerja dengan gaji di bawah Rp 5 juta itu adalah Rp 2,4 juta.

BLT bagi pekerja swasta tentu jadi berkah tersendiri di tangah pandemi. Sebab, bantuan dana ini tentu saja bisa membawa pengaruh baik dalam pengelolaan keuangan kita.

Lantas, bagaimana cara bijak mengelola uang atau dana BLT bagi pekerja swasta? Simak beberapa tipsnya di halaman selanjutnya.

Berikut beberapa tips pengelolaan keuangan dari Lifepal.co.id bagi para pekerja dengan gaji dibawah Rp 5 juta yang akan menerima insentif ini.

1. Jangan gunakan bantuan dana ini untuk kebutuhan gaya hidup

Bagi mereka yang berstatus karyawan dan lajang, maka bantuan langsung tunai ini bisa serupa dengan insentif karyawan swasta yang bebas digunakan untuk apapun. Termasuk di antaranya adalah untuk memuaskan keinginan dan pengeluaran yang bersifat gaya hidup.

baca juga

Akan tetapi, patut diingat bahwa dana tersebut hanya akan menguap begitu saja jika digunakan untuk keperluan gaya hidup.

Sementara itu, kondisi di era pandemi ini kerap memaksa kita untuk menjaga kesehatan keuangan kita karena Covid-19 terbukti menciptakan ketidakpastian ekonomi di Indonesia.
Tidak sedikit sektor bisnis yang terpaksa gulung tikar atau mengurangi pegawai guna mengurangi biaya operasional mereka.

Sebagai karyawan, siapapun jadi berpotensi kehilangan pekerjaan atau mengalami pengurangan penghasilan di masa ini.

Jadikanlah BLT sebagai sebuah insentif karyawan swasta untuk menyehatkan pemasukan dan pengeluaran Anda per bulan.

Selanjutnya: Manfaatkan dana tersebut untuk menambah cadangan dana darurat ...

2. Manfaatkan dana tersebut untuk menambah cadangan dana darurat

Apakah cadangan dana darurat Anda sudah cukup? Jika belum, maka insentif ini tentunya bisa digunakan untuk menambah cadangan dana darurat.

Memang, tidak ada besaran pasti berapa dana darurat yang harus tersedia di rekening khusus dana darurat.

Namun, banyak perencana keuangan terkemuka yang menyarankan agar besaran dana darurat adalah minimal tiga kali pengeluaran pokok bulanan bagi mereka yang masih lajang, dan minimal enam kali pengeluaran pokok bulanan bagi mereka yang sudah berkeluarga.

Namun, di masa pandemi seperti ini, memiliki cadangan uang lebih banyak tentu akan lebih baik.

Jika minimal sudah ada dana senilai enam kali pengeluaran pokok bulanan di dalam pos dana darurat, itu tentu jadi persiapan yang baik dalam menghadapi segala ketidakpastian.

Segera simpan dana tersebut dan jangan gunakan untuk keperluan lain selain yang bersifat darurat. Sebab, sesuai namanya, dana ini hanya digunakan pada keadaan terdesak, seperti misalnya Anda terpaksa jadi korban PHK dan harus tetap memenuhi kebutuhan hidup sampai mendapatkan nafkah baru.

Selanjutnya: Cobalah untuk melunasi utang berbunga besar dan yang bersifat konsumtif ...

3. Cobalah untuk melunasi utang berbunga besar dan yang bersifat konsumtif

Alangkah baiknya bagi kita untuk hidup bebas utang di saat perekonomian sedang tidak bersahabat. Karena keberadaan cicilan utang per bulan tentu saja bisa mengganggu proses belanja kebutuhan pokok bagi kita yang menerima gaji di bawah Rp 5 juta.

Jika memang arus kas bulanan kita sudah sehat yang artinya pengeluaran tak lagi melebihi pemasukan, maka ada baiknya untuk menggunakan insentif itu untuk bayar utang.

Sebelum melakukan pelunasan, cobalah tanya ke pihak kreditur soal prosedur dan besaran biaya penalti yang dikenakan.

Apabila pokok utang terlihat masih cukup besar dan bisa mengakibatkan denda yang melebihi 35% pemasukan kita, maka jangan paksakan untuk mempercepat pelunasan.

Namun, jika biaya penalti tidak terlalu besar, lunasi saja secepatnya.

Selanjutnya: Selalu lindungi diri ...

4. Selalu lindungi diri

Jika memang kondisi keuangan kita sudah sehat, yakni di mana pengeluaran kita tak melebihi pemasukan, dana darurat tersedia dengan cukup, dan tidak ada tunggakan utang yang melebihi 50% dari total nilai aset kita, maka insentif itu pun bisa kita gunakan untuk terus melindungi diri dengan asuransi kesehatan atau asuransi jiwa.

Bagi Anda yang memiliki tunggakan pembayaran BPJS Kesehatan, dana ini mungkin juga bisa membantu untuk mengatasi masalah ini.

Hal ini juga berkenaan dengan pemotongan pengeluaran bulanan yang baiknya kita lakukan di saat pandemi seperti untuk gym, subscription pada app tertentu, pemakaian listrik berlebih, dan lain sebagainya.

Jika semua pengeluaran bulanan bisa disortir, prioritaskan hal-hal pokok termasuk perlindungan kesehatan diri yang dapat membantu kita menghadapi resiko finansial, terutama karena adanya inflasi biaya kesehatan yang terus naik.

Selanjutnya: Mulailah kebiasaan untuk berinvestasi secara rutin ...

5. Mulailah kebiasaan untuk berinvestasi secara rutin

Jika memang tidak memiliki beban utang konsumtif yang besar, dana darurat sudah dimiliki, dan jaminan kesehatan maupun asuransi kesehatan sudah ada, maka tidak ada alasan lain untuk tidak mencoba berinvestasi.

Investasi beragam jenisnya. Yang awam dikenal masyarakat adalah deposito, emas, properti, reksadana, hingga saham. Dengan dana BLT karyawan swasta yang hanya sebesar Rp 2,4 juta, rasanya mustahil untuk berinvestasi properti.
Berinvestasi emas pun bisa dikatakan kurang bijak saat ini karena harganya yang sudah terlalu melambung tinggi.

Menginvestasikan dana tersebut ke deposito bisa aman walaupun sedang kurang menguntungkan, karena suku bunga acuan saat ini sangat rendah.

Alternatif terbaik untuk berinvestasi di masa sulit seperti ini adalah di reksa dana pendapatan tetap, obligasi negara, reksa dana pasar uang, dan saham blue chip.

Jangan dulu bermimpi untuk meraup keuntungan besar dalam waktu singkat, apalagi sampai tergoda iming-iming investasi berimbal hasil besar yang tidak jelas legalitasnya.

Pada intinya, prinsip berinvestasi adalah untuk mengamankan nilai uang yang kita miliki saat ini agar tidak tergerus inflasi.

Mari menganggap bahwa dana bantuan ini sebagai “uang untuk belajar berinvestasi”. Gunakan uang tersebut sebagai dana awal investasi.

Paling tidak, jika selama ini belum pernah sama sekali berinvestasi, BLT bisa menjadi awal yang baik untuk memulai kebiasaan menguntungkan untuk berinvestasi secara rutin.

Selama ada niat, siapapun dapat mulai mengatur keuangannya dengan baik, termasuk kita yang menerima gaji di bawah Rp5 juta per bulan.

Bantuan langsung tunai yang berkisar Rp 600 ribu per bulan tentu bisa menjadi berkah untuk meringankan pengeluaran kita asalkan kita selalu bijak dalam menggunakannya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepuasan Publik Turun, Pemerintah Diminta Fokus Benahi Ekonomi

Kepuasan Publik Turun, Pemerintah Diminta Fokus Benahi Ekonomi

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:17 WIB

BLT Kesra Juli 2026 Sudah Cair Belum? Ini Klarifikasi dari Pemerintah

BLT Kesra Juli 2026 Sudah Cair Belum? Ini Klarifikasi dari Pemerintah

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:59 WIB

Gubernur Luthfi Salurkan BLT Cukai Tembakau Rp51 Miliar untuk 85 Ribu Pekerja

Gubernur Luthfi Salurkan BLT Cukai Tembakau Rp51 Miliar untuk 85 Ribu Pekerja

News | Senin, 29 Juni 2026 | 16:27 WIB

Bom Waktu BLT India saat Pengangguran Anak Muda Makin Kronis

Bom Waktu BLT India saat Pengangguran Anak Muda Makin Kronis

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:47 WIB

Apa Bedanya BLT Kesra dan BLT Dana Desa? Ini Perbandingan Sumber Dana, Besaran, dan Penerimanya

Apa Bedanya BLT Kesra dan BLT Dana Desa? Ini Perbandingan Sumber Dana, Besaran, dan Penerimanya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:26 WIB

Benarkah BLT Kesra Cair Lagi Bulan April 2026? Cek Info Terbarunya

Benarkah BLT Kesra Cair Lagi Bulan April 2026? Cek Info Terbarunya

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 10:04 WIB

Begini Cara Cek Bansos KTP Rp900 Ribu, Bisa Lewat Aplikasi dan Situs Resmi

Begini Cara Cek Bansos KTP Rp900 Ribu, Bisa Lewat Aplikasi dan Situs Resmi

Tekno | Jum'at, 17 April 2026 | 13:33 WIB

Takut Bansos Dicabut, Warga Enggan Laporkan Kematian Keluarga

Takut Bansos Dicabut, Warga Enggan Laporkan Kematian Keluarga

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 15:58 WIB

Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun

Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 20:43 WIB

Cara Cek Bansos PKH, BPNT, BLT 2026 dan Solusi Jika Nama Tidak Muncul

Cara Cek Bansos PKH, BPNT, BLT 2026 dan Solusi Jika Nama Tidak Muncul

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 07:15 WIB

Terkini

Persib Comeback 3-1 atas Port FC, Igor Tolic Puji Kecerdasan Pemain dan Umuh Sebut Mental Baja

Persib Comeback 3-1 atas Port FC, Igor Tolic Puji Kecerdasan Pemain dan Umuh Sebut Mental Baja

Jabar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:15 WIB

7 Dekade Berlalu, Ini 4 Alasan Mengapa Kritik Novel '1984' Makin Relevan Hari Ini

7 Dekade Berlalu, Ini 4 Alasan Mengapa Kritik Novel '1984' Makin Relevan Hari Ini

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Cara Cerdik Igor Tolic Manfaatkan Celah Port FC Bawa Persib Comeback Dramatis

Cara Cerdik Igor Tolic Manfaatkan Celah Port FC Bawa Persib Comeback Dramatis

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Dukung Strategi Investasi Nasabah, BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

Dukung Strategi Investasi Nasabah, BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

Bogor | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:14 WIB

Makin Beragam, Ini Tiga Reksa Dana Baru dari BRI Wealth Management

Makin Beragam, Ini Tiga Reksa Dana Baru dari BRI Wealth Management

Lampung | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:12 WIB

Nasabah BRI Private & Prioritas Silakan Nonton di The Premiere XXI Pakai Promo Beli 1 Dapat 2 Tiket

Nasabah BRI Private & Prioritas Silakan Nonton di The Premiere XXI Pakai Promo Beli 1 Dapat 2 Tiket

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:08 WIB

BRI Wealth Management Tambah Tiga Reksa Dana Baru untuk Optimalkan Diversifikasi Portofolio

BRI Wealth Management Tambah Tiga Reksa Dana Baru untuk Optimalkan Diversifikasi Portofolio

Surakarta | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Kabut Asap Indonesia 'Ikut' Sesi Latihan Bebas GP Singapura, George Russell Jadi yang Tercepat

Kabut Asap Indonesia 'Ikut' Sesi Latihan Bebas GP Singapura, George Russell Jadi yang Tercepat

Sport | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:04 WIB

BRI Manjakan Nasabah Private dan Prioritas dengan Promo Eksklusif The Premiere

BRI Manjakan Nasabah Private dan Prioritas dengan Promo Eksklusif The Premiere

Sumbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Maladewa hingga Praha, Destinasi Luar Negeri yang Bisa Masuk Wishlist Liburan

Maladewa hingga Praha, Destinasi Luar Negeri yang Bisa Masuk Wishlist Liburan

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:01 WIB

×