Apa Bedanya BLT Kesra dan BLT Dana Desa? Ini Perbandingan Sumber Dana, Besaran, dan Penerimanya

Farah Nabilla

Selasa, 05 Mei 2026 | 13:26 WIB
Apa Bedanya BLT Kesra dan BLT Dana Desa? Ini Perbandingan Sumber Dana, Besaran, dan Penerimanya
Ilustrasi beda BLT Kesra dan BLT Dana Desa (Freepik)
baca 10 detik
  • Pemerintah menyalurkan BLT Kesra pada 2025 bagi masyarakat kategori desil satu hingga empat untuk menjaga daya beli.
  • BLT Dana Desa ditujukan bagi warga miskin ekstrem di tingkat desa berdasarkan musyawarah dan kemampuan anggaran setempat.
  • Kedua program bantuan tersebut memiliki perbedaan mendasar pada sumber anggaran, mekanisme penyaluran, serta kriteria penerima manfaatnya.

Suara.com - Pemerintah kini kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui skema Dana Desa. Program ini hadir untuk membantu masyarakat desa, khususnya kelompok rentan dan miskin ekstrem.

Sebelumnya, pemerintah juga sempat menggulirkan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) pada 2025 sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat.

Meski sama-sama berupa bantuan tunai, BLT Dana Desa dan BLT Kesra memiliki sejumlah perbedaan mendasar. Mulai dari sumber anggaran, mekanisme penyaluran, hingga kriteria penerima.

Lantas, apa saja perbedaannya? Berikut penjelasan lengkapnya.

Ilustrasi BLT Kesra. (Pexels/Defrino Maasy)
Ilustrasi BLT Kesra dan BLT Dana Desa. (Pexels/Defrino Maasy)

Perbedaan Utama BLT Kesra dan BLT Dana Desa

Perbedaan paling mencolok antara kedua program ini terletak pada asal anggaran dan pengelolaannya.

BLT Kesra berasal dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dan dikelola secara nasional.
BLT Dana Desa (BLT DD) bersumber dari Dana Desa yang dialokasikan melalui skema Transfer ke Daerah, sehingga pengelolaannya dilakukan di tingkat desa.

Dengan demikian, BLT Kesra bersifat terpusat, sedangkan BLT Dana Desa lebih bergantung pada kebijakan dan kondisi masing-masing desa.

BLT Kesra: Program Bantuan dari Pemerintah Pusat

BLT Kesra diluncurkan pemerintah pada tahun 2025. Mengutip Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, program ini bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

1. Besaran Bantuan
Mengacu pada Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 239/HUK/2025, bantuan yang diberikan sebesar:

baca juga
  • Rp300.000 per bulan per Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
  • Disalurkan selama 3 bulan berturut-turut
  • Total bantuan mencapai Rp900.000
  • Penyaluran dilakukan pada Oktober, November, dan Desember.

2. Mekanisme Penyaluran
Dana BLT Kesra disalurkan melalui:

  • Himpunan Bank Milik Negara (Himbara)
  • PT Pos Indonesia

Skema ini dibuat agar bantuan dapat dimanfaatkan secara bertahap untuk kebutuhan dasar masyarakat.

3. Kriteria Penerima
Penerima BLT Kesra ditentukan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), dengan syarat:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Terdaftar dalam DTSEN
  • Masuk kategori desil 1–4
  • Lolos verifikasi dari Kementerian Sosial

4. Status Program 2026
Berdasarkan informasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital, BLT Kesra merupakan program tambahan yang hanya berlaku pada 2025. Hingga saat ini, belum ada jadwal lanjutan untuk tahun 2026.

BLT Dana Desa (BLT DD): Bantuan dari Desa untuk Warga

Berbeda dengan BLT Kesra, BLT Dana Desa merupakan program yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 7 Tahun 2026 serta Permendesa PDTT Nomor 16 Tahun 2025. Program ini menjadi bagian dari prioritas penggunaan Dana Desa, khususnya untuk penanganan kemiskinan ekstrem.

1. Besaran Bantuan
BLT Dana Desa memiliki ketentuan:

  • Maksimal Rp300.000 per bulan per KPM
  • Disalurkan paling banyak 3 bulan per tahap
  • Total bantuan bisa mencapai Rp900.000
  • Penyaluran dapat dilakukan secara tunai maupun non-tunai

2. Penetapan Penerima
Berbeda dari BLT Kesra yang berbasis data nasional, penerima BLT Dana Desa ditentukan melalui musyawarah desa dan ditetapkan oleh kepala desa.

Kriteria penerima meliputi:

  • Keluarga miskin ekstrem di desa setempat
  • Kehilangan mata pencaharian
  • Memiliki anggota keluarga sakit kronis atau disabilitas
  • Tidak menerima Program Keluarga Harapan (PKH)
  • Rumah tangga lansia tunggal
  • Perempuan kepala keluarga miskin

3. Jadwal Pencairan
BLT Dana Desa dialokasikan selama 12 bulan dan disalurkan secara bertahap, baik:

  • Bulanan
  • Triwulanan

Jadwal pencairan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran masing-masing desa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:12 WIB

Aksi May Day di Monas 'Banjir' Sembako dari Istana

Aksi May Day di Monas 'Banjir' Sembako dari Istana

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:55 WIB

Drama di Laut Mediterania! Militer Israel Hadang Armada Kemanusiaan Menuju Gaza

Drama di Laut Mediterania! Militer Israel Hadang Armada Kemanusiaan Menuju Gaza

News | Kamis, 30 April 2026 | 07:27 WIB

Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta

Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:17 WIB

Sengkarut MinyaKita: Antara Kelangkaan, Birokrasi BUMN, dan Rencana Kenaikan Harga

Sengkarut MinyaKita: Antara Kelangkaan, Birokrasi BUMN, dan Rencana Kenaikan Harga

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:07 WIB

Terkini

Cara Mengatasi Karet Pintu Kulkas Longgar agar Kembali Rapat, Bisa Pakai Air Hangat

Cara Mengatasi Karet Pintu Kulkas Longgar agar Kembali Rapat, Bisa Pakai Air Hangat

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:08 WIB

Ada Peringatan 'Merokok Membunuhmu' Tapi Berlabel Halal? Komnas PT: Apa Kata Dunia?

Ada Peringatan 'Merokok Membunuhmu' Tapi Berlabel Halal? Komnas PT: Apa Kata Dunia?

News | Sabtu, 19 September 2026 | 14:05 WIB

Ketika Pemimpin Tak Percaya Pakar, Bagaimana Negara Menentukan Arah?

Ketika Pemimpin Tak Percaya Pakar, Bagaimana Negara Menentukan Arah?

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:00 WIB

Dari A- ke Selective Default, Rating ADHI Ambruk dalam 6 Bulan

Dari A- ke Selective Default, Rating ADHI Ambruk dalam 6 Bulan

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 13:42 WIB

5 Rekomendasi Kompor Portable yang Bagus dan Aman, Harga Mulai Rp100 Ribuan

5 Rekomendasi Kompor Portable yang Bagus dan Aman, Harga Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 13:42 WIB

Gigabyte Resmi Masuk Indonesia, Bawa AI yang Bisa Atur Laptop Lewat Suara

Gigabyte Resmi Masuk Indonesia, Bawa AI yang Bisa Atur Laptop Lewat Suara

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 13:40 WIB

Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup, Luke Vickery: Saya Ingin Main di Panggung Internasional

Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup, Luke Vickery: Saya Ingin Main di Panggung Internasional

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 13:37 WIB

5 Cara Bersosialisasi Tanpa Kehabisan Energi untuk Kaum Introvert

5 Cara Bersosialisasi Tanpa Kehabisan Energi untuk Kaum Introvert

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 13:30 WIB

Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai

Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai

Sumbar | Sabtu, 19 September 2026 | 13:27 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem

Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 13:25 WIB

×